Tampilkan postingan dengan label Pengobatan Herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengobatan Herbal. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Oktober 2010

Rahasia Khasiat Kenikir (Cosmos Caudatus Kunth)

Cosmos caudatus kunth, atau yang lebih dikenal dengan daun kenikir mungkin cukup akrap di telinga masyarakat Jawa. Umumnya dijadikan salah satu sayuran dalam pecel, atau lalapan yang lain. Selain baunya yang khas saat disantap dan rasanya yang enak ternyata kenikir juga banyak mengandung khasiat.

Di daerah Sumatra atau masyarakat Melayu pada umumnya menyebutnya ulam raja. Pohon kenikir merupakan tumbuhan tropika yang berasal dari Amerika Latin, tetapi tumbuh liar dan mudah didapati di Florida, Amerika Serikat, serta di Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya.

Kenikir merupakan sejenis spesis bunga intan berayun yang berwarna unggu atau kuning dan berbunga kecil. Manakala tumbuhan bunga yang berwarna kuning jarang digunkan sebagai sayuran, yang berbunga unggu merupakan sayuran yang sangat populer dimakan.

Kenikir yang berbunga putih keunguan memiliki aroma yang cukup khas, sedikit wangi dan rasa yang agak getir. kenikir tumbuh baik di dataran rendah dengan kondisi tanah yang subur, liat, dan berdrainase baik, sampai pegunungan kurang lebih 700 m dpl., terutama di tempat terbuka yang mendapatkan sinar matahari penuh.

Daun kenikir mengandung saponin, flavonoida polifenol, dan minyak atsiri. Secara tradisional daun ini juga digunakan sebagai obat penambah nafsu makan , lemah lambung, memperbaiki peredaran darah dan mencuci darah, untuk menguatkan tulang serta dapat juga sebagai pengusir serangga.

Dalam sebuah penelitian juga menemukan kalau daun kenikir mengandung senyawa yang memiliki daya antioksidan yang cukup tinggi. Senyawa yang bersifat antioksidan dapat memacu proses apoptosis melalui jalur intrinsik (jalur mitokondria). Pemacuan apoptosis merupakan salah satu cara penghambatan karsiogenesis atau penyebab kanker. Senyawa radikal bebas dapat menghambat apoptosis melalui inhibisi pelepasan sitokrom c, yaitu sitokrom c berperan dalam aktivasi protein-protein regulator positif apoptosis. Sifat antioksidan yang dimiliki kenikir memungkinkan pengembangan tanaman ini sebagai agen kemopreventif.

Artikel Yang Berkaitan

1. Cengkeh, Rempah Yang Kaya Antioksidan.
2. Makanan Untuk Membantu Menurunkan Berat Badan.
3. Berbagai Jenis Teh dan Manfaatnya Bagi Tubuh.
4. Baik Buruk Kopi Bagi Tubuh Anda.
5. Mengompres Anak Dengan Daun Bunga Sepatu.
6. Pengobatan Herbal Demam Nifas.
7. Manfaat Yang Terkandung Dalam Buah Apel.
8. Manfaat Jeruk Nipis.
9. Lindungi Arteri Dengan Lycopene.

Minggu, 24 Oktober 2010

Mengompres Anak Dengan Daun Bunga Sepatu

Orag tua zaman dahulu masih sering menggunakan ramuan alami bila anak yang mereka sayangi sakit. Ramuan semacam ini memang mempunyai kelebihan yaitu toksisitasnya lebih rendah apabila dibandingkan dengan obat-obatan kimia. Bila penggunaannya benar dan tepat, obat tradisional hampir tidak ada efeksampingnya.

Dari segi medis, obat tradisional ini dapat berfungsi sebagai pertolongan pertama. Misalnya saja jika ada anak yang sakit panas, dulu banyak orang tua yang menggunakan daun kembang sepatu sebagai pertolongan pertamanya, yaitu dengan mengompresnya.

Bunga sepatu (hibiscus rosa sinensis) pada umumnya digunakan sebagai tanaman hias, karena bunganya yang indah sehingga tepat apabila digunakan untuk mempercantik taman di halaman depan rumah Anda. Bunga ini berbentuk seperti trompet, dimana pohon bunga sepatu hanya menghasilkan bunga yang indah tidak menghasilkan buah.

Selain sebagai tanaman hias, bunga sepatu apabila diteliti lebih lanjut sebenarnya mengandung berbagai zat kimia tertentu yang sangat baik untuk kesehatan. Misalnya, daun, bunga dan akar kembang sepatu mengandung flavonoida. Di samping itu daunnya juga mengandung saponin, dan polifenol, bunga mengandung polifenol, akarnya juga mengandung tanin dan saponin. Pada bunganya juga mengandung hibisetin, sedangkan batang dan daunnya mengandung Ca-oksalat, peroxidase, lemak dan protein.

Dulu selama bertahun-tahun banyak masyarakat memanfaatkan tanaman bunga sepatu sebagai tanaman obat karena mempunyai berbagai macam khasiat bagi penyembuhan penyakit, yaitu diantaranya.

O Untuk mengompres anak yang panas demam, cuci bersih daunnya, keringkan kemudian panaskan sebentar di atas api agar layu. Remas-remas hingga layu, beri minyak kelapa, tempelkan pada perut dan kepala. Berfungsi sebagai kompres untuk anak yang panas demam, hal ini karena daun kembang sepatu mengandung flavonoida, sponin, dan polifenol.

O Obat sakit panas, akar ditumbuk halus, kemudian direbus dalam air yang mendidih selama lebih kurang setengah jam, lalu airnya disaring dan kemudian diminum.

O Sariawan, daunnya direbus dalam air yang mendidih selama lebih kurang seperempat jam, disaring dan kemudian airnya diminum.

O Bronkhitis, bunganya direbus selama lebih kurang seperempat jam, kemudian airnya disaring lalu diminum.

O Gonnorhoea, bunganya direbus selama lebih kurang seperempat jam, kemudian airnya disaring lalu diminum, air yang telah disaring setelah didiamkan selama satu malam (diembun-embunkan) lalu diminum.

O Gondok, akar diserbukkan dan direbus dalam air yang mendidih selama lebih kurang setengah jam, dapat digunakan sebagai obat kompres.

O Bisul atau abses, daun secukupnya dicuci bersih, lalu digiling halus sampai menjadi adonan seperti bubur. Letakkan diatas bisul atau abses, lalu dibalut. (khusus untuk pemakaian luar)

Artikel Yang Berkaitan

1. Pengobatan Herbal Demam Nifas.
2. Cacingan Dapat Menurunkan Fungsi Kongnitif Pada Anak.
3. Radang Telinga Pada Anak.
4. Merawat Dan Pengobatan Penyakit Typhus.
5.Diagnosis Dan Cara Mengobati Cacingan Pada Anak.
6. Kenali Gejala Typhus Pada Anak.
7. Radang Otak (Meningitis) Pada Anak.

Pengobatan Herbal Demam Nifas

Demam nifas (febris puerperalis/morbiditas puerperalis) biasanya dialami oleh para ibu setelah melhirkan. Dimana ibu yang mengalami demam nifas akan mengalami peningkatan suhu badan setelah persalinan. Biasanya, demam ini terjadi karena infeksi. Gejalanya tergantung pada bagian mana tubuh diserang, gejala akan mulai terlihat setelah infeksi tersebut berkembang lebih lanjut.

Gejalanya

Bila infeksi terjadi pada daerah antara lubang vagina dan anus, bagian luar alat kelamin, vagina atau mulut rahim, biasanya timbul gejala rasa nyeri dan panas pada tempat yang terinfeksi. Selain itu, kadang juga terasa perih ketika buang air kecil dan lantas terjadi demam. Bila terjadi pada selaput lendir rahim, gejalanya bisa dikenali dari cairan yang keluar setelah melahirkan. Cairan ini seringkali tertahan oleh darah, sisa-sisa plasenta atau selaput ketuban. Padahal, hal ini mengakibatkan suhu tubuh meningkat dan rahim membesar disertai rasa nyeri.

Bila infeksi menyebar melalui pembuluh darah balik ke berbagai organ tubuh, seperti paru-paru, ginjal, otak atau jantung, akan mengakibatkan terjadinya abses-abses di tempat tersebut. Bila infeksi menyebar melalui pembuluh getah bening dalam rahim, dapat langsung menuju selaput perut atau kadang melalui permukaan selaput lendir rahim menuju saluran telur serta indung telur. Gejala yang akan muncul berupa rasa sakit, denyut nadi meningkat, dan suhu tubuh meningkat disertai mengigil.

Penyebab infeksi nifas

Biasanya demam tersebut terjadi karena rahim kemasukan basil sewaktu tangan si penolong masuk ke dalam rahim. Tetapi sebenarnya banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi tergantung dimana kuman tersebut dapat masuk sehingga terjadi demam.

O Eksasogen : kuman datang dari luar.
O Autogen : kuman masuk dari tempat lain dalam tubuh.
O Endogen : dari jalan lahir sendiri.

Selain itu infeksi nifas dapat pula disebabkan oleh:

O Streptococcus haemolytieus aerobicus merupakan sebab infeksi yang paling berat, khususnya golongan A. Infeksi ini biasanya eksogen (dari penderita lain, alat atau kain yang tidak steril, infeksi tenggorokan orang lain).
O Staphylococcus aerus menyebabkan infeksi terbatas, walaupun kadang-kadang menjadi infeksi umum. Banyak ditemukan di RS dan dalam tenggorokan orang-orang yang nampaknya sehat.
O E. coli berasal dari kandung kemih atau rektum dan dapat menyebabkan infeksi terbatas pada perineum, vulva dan endometrium.
O Clostridium Welchii, bersifat anaerob. Jarang ditemukan akan tetapi sangat berbahaya. Infeksi lebih sering terjadi pada abortus kriminalis.

Pencegahan

Berikut beberapa tip yang dapat Anda lakukan dalam upaya mencegah terjadinya demam nifas.

O Anemia adalah salah satu kondisi yang memudahkan Anda terkena infeksi nifas. Jadi jagalah kondisi tubuh sebaik mungkin sebelum persalinan agar daya tahan tubuh anda prima pada waktu persalinan.
O Biasakanlah pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan tubuh. Dengan begitu , benteng pertahanan tubuh cukup kuat untuk menahan kuman penyakit. Kalaupun terjadi infeksi, akan lebih cepat dan mudah diatasi berkat sistem kekebalan tubuh yang cukup kuat.
O Menjaga agar air ketuban tidak pecah sebelum waktunya.
O Sebaiknya anda meminta kepada dokter agar proses persalinan yang tidak berlarut-larut dan diselesaikan dengan meninggalkan sedikit mungkin luka dan pendarahan. Disamping itu, kesterilan dari alat-alat dalam proses persalinan juga harus tetap terjaga.
O Jaga agar luka-luka selama nifas agar tidak kemasukan kuman.
O Batasi pengunjung pada hari pertama nifas.

Pengobatan

O Diberikan antibiotika dengan spectrum luas.
O Lakukan tindakan untuk mempertinggi daya tahan tubuh.
O Lakukan transfusi darah bila perlu.

Pengobatan herbal.

O Resep 1.
Sediakan daun turi merah 1/3 genggam dicuci bersih lalu digiling sampai halus. Tambahkan 3/4 cangkir air minum dan sedikit garam, diperas lalu disaring kemudian diminum.

O Resep 2.
Ambil 3 helai daun pare yang masih segar dicuci, dilumatkan. Seduh dengan segeas air dan beri sedikit garam. Peras dan saring. Diminum 2x sehari setengah gelas.

O Resep 3.
Sehelai daun pepaya muda dicuci, diiris-iris, lalu direbus dengan sedikit gula aren dan segelas air sampai airnya tinggal setengah. minum sekaligus segera setelah melahirkan selama 2 hari berturut-turut.

Artikel Yang Berkaitan

1. Vaksin HPV Untuk Mncegah Gejala kanker Serviks.

2. Penyebab, Gejala dan Penularan Kanker Serviks.
3. Cairan Pereda Tingkat Depresi Pada Perempuan.
4. Manfaat Minum Air Putih Selama Kehamilan.
5. Bagaimana Cara Mencegah dan Mengatasi Depresi Setelah Melahirkan.
6. Mimisan (Epistaksis) Saat Hamil.
7. Preeklamsia (Keracunan Pada Kehamilan).
8. Waspadai TORCH Pada Kehamilan.
9. Pengaruh Anemia Pada Ibu Hamil Denga Tingkat Kecerdasan Anak.
10. Endometriosis.
11. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.