Sabtu, 18 September 2010

Agar Si Kecil Kreatif Tanpa Agresif

Si kecil sekarang telah berusia sekitar 4 tahun dan dia adalah tergolong anak yang aktif. Saat ini si kecil sangat suka sekali dengan kegiatan yang diajarkan oleh orang tuanya yaitu menggambar dan menulis. Karena begitu aktifnya semua buku gambar yang telah dibelikan orang tuanya penuh semua dengan gambar-gambar yang sulit sekali dimengerti maksud dan bentuknya. Entah apa yang dipikirkan oleh orang tuanya, sehingga lupa untuk membelikan buku gambar lagi. Akibatnya dinding seisi rumah penuh dengan coretan. Belum lagi jika si kecil mulai asyik untuk bermain. Mainan yang baru kemarin dibelikan orang tuanya sudah rusak dibongkarnya. Bahkan jam weker sang ayah pun remuk diotak-atik olehnya. Ibunya menjadi sangat jengkel dan memarahi si kecil. Nah bagaimana pendapat Anda mengenai ulah si kecil ini?

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi anak aktif antara lain:

Jangan asal melarang

Seringkali cara pandang terhadap suatu masalah antara orang tua dan anak berbeda. Sesuatu yang menurut anak-anak baik utuk dikerjakan, bisa jadi sebaliknya di mata orang dewasa. Selamilah pikiran anak, pahami maksud dari apa yang dikerjakannya dan jangan asal melarang. Bila terpaksa melarang usahakan untuk tidak melarang secara tegas. Beri pengertian dengan kalimat yang mendidik dan dapat dipahami oleh anak.

Arahkan si kecil membangun kreatifitasnya

Yaitu dengan cara memilih sarana bermain yang sesuai, mengenalkan dengan lingkungan sosial dan beri kesempatan untuk berinteraksi dengan alam, libatkan dalam aktifitas Anda dan ciptakan komunikasi yang sehat.

Anda dapat mengajak si kecil memasak, membetulkan sepeda, menyulam, atau membuat sesuatu yang berguna disertai komunikasi yang sehat sehingga akan menciptakan kedekatan orang tua dengan anak.

Simpan barang atau alat sehingga tidak mudah dijangkau anak

Kita hendaknya menyimpan barang-barang atau alat yang bukan untuk mainan anak dan mungkin akan berbahaya di tempat yang aman yang tidak mudah dijangkau oleh anak.

Memenuhi kebutuhan akan kegemaran anak secara khusus

Orang tua hendaknya memperhatikan dan memenuhi kebutuhan alat-alat kegemaran anak secara khusus. Bila anak timbul hasrat ingin menulis, menggambar dan bermain maka ia akan mengekspresikan dengan benda-benda yang ditemuinya. Orang tua harus menyediakan alat-alat tulis maupun gambar dan mainan dalam tempat yang khusus seperti tas atau kotak mainan.

Pengawasan, perhatian dan mengontrol kegiatan anak

Kurangnya pengawasan dan perhatian terhadap anak bila anak itu akan, sedang, atau setelah melakukan kegiatan bermainnya. Ini bisa berakibat buruk, apalagi bila anak kehabisan alat, bisa jadi ia akan mengekspresikan ke alat-alat dan tempat lain di sekitarnya. Usahakan untuk senantiasa mengontrol kegiatan anak walau sebentar, walau kita sedang sesibuk apapun.

Usahakan mendampingi anak pada waktu bermain maupun belajar

Minimnya bimbingan dan nasehat yang baik tentang kegiatan anak akan membuat prilaku anak berdasarkan ekspresi polosnya saja. Orang tua perlu sesekali turun ikut bermain bersama anak sambil mengarahkan dengan cara yang baik sehingga anak mudah menyerap dan menjadikan contoh yang baik pula. Bila ia masih asyik bermain hingga melewati batas waktu, sebagai orang tua hendaknya harus sdikit bersabar dan mungkin dengan mengalihkannya dengan kegiatan yang lain (mandi, makan, tidur, salat bersama atau kegiatan positif lainnya) untuk menambah wawasan bagi anak tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar