Bagi banyak orang di negara kita, keinginan untuk mendapatkan anak laki-laki memang sangat kuat. Tentu saja ini berkaitan erat dengan kondisi sosial budaya dan tradisi yang sudah berakar di dalam masarakat kita. Dimana masih menempatkan kaum laki-laki mempunyai tempat yang lebih, dari pada perempuan dalam segala hal.
Lain halnya, di negara yang sudah maju keinginan untuk mempunyai anak dengan jenis kelamin tertentu, khususnya, laki-laki mungkin hampir tidak ada lagi. Bagi mereka laki-laki maupun perempuan itu sama saja, mereka tidak memasalahkan soal gender.
Usaha pertama yang tidak boleh kita lupakan, tentu saja berdoa dan meminta secara bersungguh-sungguh kepada Sang Pembuat Hidup. Kita harus mensyukurinya apapun yang diberi baik perempuan maupun laki-laki, karena itu sudah merupakan pilihan yang terbaik yang diamanahkan kepada kita sebagai orang tuanya.
Secara ilmiah pemegang kendali dalam menentukan jenis kelamin bayi yang dikandung adalah sperma suami. Seperti yang kita tahu, dalam sperma terdapat dua gen. Androsperma yang juga disebut gen Y dan Gynosperma yang bisa kita sebut sebagai gen X. Gen Y adalah gen yang memungkinkan kita seorang ibu mengandung anak perempuan, sedangkan gen X adalah sebaliknya. Jika suami dan istri sama-sama dominan gen X nya maka kemungkinan besar, keduanya akan mempunyai anak perempuan. Tapi jika sang ayah dominan gen Y dan sang ibu gen X maka kemungkinan besar anak yang dilahirkan adalah laki-laki. Meskipun demikian, hal itu adalah hitung-hitungan logika yang tak pernah mengalahkan keajaiban alam dan kekuasaan Tuhan.
Ciri-ciri spermatozoa
1. Androsperma, membawa gen Y:
*. Bergerak lebih lambat.
*. Lebih mampu bertahan hidup lebih lama (berumur rata-rata kira-kira 2 sampai 3 hari).
*. Lebih tahan dalam ‘suasana’ asam.
*. Tidak tahan dalam ‘suasana’ basa.
*. Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih ringan.
2. Gynosperma, membawa gen X:
*. Bergerak lebih gesit.
*. Hidup lebih singkat (berumur rata-rata kira-kira hanya 1 hari saja)
*. Tidak tahan dalam ‘suasana’ asam.
*. Lebih tahan dalam ‘suasana’ basa.
*. Memiliki Berat Jenis (BJ) lebih berat.
Bagi Anda yang ingin memiliki bayi dengan jenis kelamin tertentu, saat ini sudah banyak metode yang bisa dilakukan.
Salah satunya adalah inseminasi dengan menggunakan teknik pencucian sperma khusus (albumin gradient) yang disebut metode Ericsson, atau pemisahan sperma X dan Y dengan alat khusus (mikroskop).
Teknik lainnya adalah dengan metode posisi penis, yaitu kedalaman dan posisi penis saat terjadi ejakulasi di pintu rahim (partio), sehingga sperma dengan kromosom Y tidak banyak bersinggungan dengan ruang vagina yang bersifat asam. Hanya saja, metode ini hanya dapat dilakukan pada laki-laki yang penisnya mampu menjangkau atau melebihi pintu rahim, sebab kedalaman pintu rahim sekitar 7 hingga 10 cm dari bibir vagina. Penis yang mampu menjangkau atau melebihi pintu rahim, akan mencegah sperma tercecer di dinding vagina. Tak heran bila tingkat keberhasilannya mencapai 60 persen.
Tapi menurut Sex Consultant Rehabilitation Specialist, Dr. Ferryal Loetan, salah satu cara yang paling akurat adalah melalui program bayi tabung. Yakni dengan memilih jenis kelamin embrio yang akan dimasukkan ke dalam rahim dengan teknik khusus (pre implantation genetic diagnosist/PGD). Selain kedua cara di atas, dr. Ferryal juga memberikan metode lainnya, yaitu teknik dan posisi senggama yang tepat bagi mereka yang ingin memprogram jenis kelamin bayi. Tapi sebelumnya, ia mengingatkan bahwa keberhasilan metode ini pun tak ada jaminannya.
"Suami-istri harus menyadari bahwa ini hanyalah suatu upaya, tetapi hasilnya bisa berbeda dari harapan kita dan kita tetap harus bisa menerima apapun hasilnya dengan bersyukur," terangnya.
Untuk mendapatkan anak laki-laki
1. Makanan yang dikonsumsi.
*. Sebaiknya bagi laki-laki mengkonsumsi kafein dan minuman yang bersifat basa (seperti cola), sedangkan ibu sebaiknya mengkonsumsi daging dan makanan asin.
2. Teknik dalam hubungan seks.
*. Sebelum melakukan hubungan seks, suami mandi air dingin terlebih dulu.
*. Dengan memanfaatkan zat yang bersifat asam atau basa. Bila menginginkan bayi laki-laki, lakukan bilasan pada vagina dengan bahan yang bersifat basa sebelum melakukan hubungan seksual. Basuhlah vagina dengan larutan bikarbonat (soda), yaitu 1 liter air bersih + 2 sendok garam soda.
*. Dengan mengatur teknik melakukan hubungan seksual sehingga orgasme dapat diatur. Dimana pihak istri harus mencapai orgasme lebih dulu agar suasana di dalam vagina menjadi basa, dan pastikan pada saat orgasme, suami melakukan penetrasi yang dalam.
*. Pilih posisi hubungan seks berdiri (doggy style) atau menyamping/knee chest (genupektoral). Posisi ini dapat mempercepat masuknya sperma ke dalam vagina, rahim dan saluran telur.
*. Dengan mengatur waktu melakukan hubungan seksual. Hubungan seksual yang dilakukan tepat pada saat subur memungkinkan spermatozoa Y mencapai sel telur lebih dulu, sehingga diharapkan menghasilkan bayi laki-laki. Lakukan senggama sedekat mungkin dengan/atau saat masa subur (ovulasi).
*. Pantang bersenggama beberapa hari sebelum ovulasi.
Untuk mendapatkan anak perempuan.
1. Makanan yang dikonsumsi.
*. Anda berdua sebaiknya memperbanyak konsumsi ikan dan sayuran hijau.
*. Mintalah istri untuk makan makanan manis seperti permen dan cokelat.
2. Teknik dalam hubungan seks.
*. Sebelum melakukan hubungan seks, sebaiknya suami mandi dulu dengan air dingin.
*. Lakukan senggama 3 hari sebelum ovulasi dan berhenti bersenggama saat 2 hari menjelang ovulasi. lakukan senggama setelah haid tiap 2 hari secara teratur, hingga 2-3 kali sebelum ovulasi.
*. Saat orgasme/ejakulasi, suami jangan melakukan penetrasi penis yang dalam melainkan agak mengambil jarak dengan mulut rahim.
*. Sebaliknya, bila menginginkan bayi perempuan, lakukan bilasan dengan zat yang bersifat asam sebelum melakukan hubungan seksual yaitu dengan membasuh vagina dengan satu liter air yang dicampur dengan satu sendok air cuka.
*. Untuk posisi, pilih posisi 'women on the top' (istri berada di atas), sebab posisi ini memperlambat sperma masuk ke rahim dan saluran telur.
*. Pastikan suami mengalami orgasme lebih dulu dan sebisa mungkin istri tidak mengalami orgasme atau mencapai orgasme kemudian agar suasana di dalam vagina tetap asam.
Artikel Yang Berkaitan
1. Bila Anda Ingin Hamil, Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan.
2. Jika Posisi Janin Sungsang.
3. Manfaat Air Putih Selama Kehamilan.
4. Mengenal Proses Persiapan, Kelahiran dan Menyusui Bayi Kebar.
5. Infertilitas (Kemandulan).
6. Masa subur Pada Wanita.
7. Mengetahui Kondisi Janin.
8. Cara Menghitung Usia Kehamilan dan Hari Perkiraan Lahir.
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 09 Oktober 2010
Teknik Agar Mempunyai Anak Laki-Laki
Rabu, 06 Oktober 2010
Bila Anda ingin Hamil, Hal - Hal Yang Perlu Diperhatikan
Kehamilan hanya mungkin terjadi bila terjadi pertemuan antara sel sperma dan sel telur. Dalam kondisi penetrasi saat berhubungan seksual hal ini baru bisa dicapai. Tentu saja masih ada sederet syarat lainnya, seperti kondisi sperma yang baik dan lendir rahim yang baik agar sel sperma bisa mencapai sel telur dengan mudah.
Bagi calon ayah dan ibu yang sudah ngebet ingin menimang bayi, ada beberapa faktor yang sebaiknya diperhatikan, yakni:
1. Kurangi berat badan, bagi Anda yang mengalami obesitas.
Kegemukan mengurangi kesuburan, baik pada pria dan wanita. Lagi pula, postur tubuh yang terlalu gemuk juga akan menyulitkan posisi hubungan seksual.
Beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari beberapa penelitian adalah bahwa kegemukan dapat mengurangi kesuburan ,baik karena asupan kalori yang berlebihan ataupun karena hormon yang diakibatkan karena obat-obatan penunda kehamilan, semuanya dapat menyebabkan berkurangnya kesuburan.
Kegemukan juga dapat mengurangi aktivitas seksual / minat seksual dari pasangan ,jadi mana mungkin hamil tanpa adanya aktivitas seksual??????
2. Berhenti merokok.
Merokok bukan hanya mengurangi kesuburan pada wanita, tapi juga bisa memengaruhi kesehatan janin, bila Anda beruntung bisa hamil. Dimanan dengan merokok dapat menyebabkan kanker leher rahim (serviks). Penggunaan tembakau akan meningkatkan risiko perubahan sel pra-kanker menjadi kanker pada leher rahim.
Merokok selama masa kehamilan berbahaya karena kehamilan merupakan masa perkembangan janin. Seorang ibu perokok dapat melahirkan bayi prematur atau dengan berat lahir rendah, penyakit pernapasan dan penyakit lainnya. Berat lahir rendah merupakan penyebab kematian utama pada bayi.
Nikotin dalam rokok akan menyebabkan pembuluh darah pada tali pusat dan uterus menyempit, sehingga akan menurunkan jumlah oksigen yang diterima bayi. Nikotin juga menurunkan jumlah darah dalam aliran darah bayi, yang dapat berakibat berat lahir bayi menjadi rendah.
Wanita yang merokok selama kahamilan memiliki risiko pecahnya membran secara prematur sebelum proses kelahiran dimulai. Ini dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan kemungkinan kematian janin. Jika ibu menyusui merokok, maka air susunya kemungkinan mengandung nikotin, dan akan membahayakan bayi yang meminumnya.
3. Bercinta.
Frekuensi, seberapa sering untuk melakukan hubungan seksual, ini semua tergantung dari setiap pasangan. Sebab ada wanita yang hamil hanya dengan satu kali saja tapi yang lain memerlukan waktu yang lebih lama. Bercintalah minimal dua atau tiga kali setiap minggu untuk meningkatkan peluang pembuahan. Jangan hanya berhubungan seks di masa subur karena agar sukses dalam membuahi sel telur sperma harus segar. Pria sedikitnya harus sering ejakulasi agar testikel selalu memproduksi sperma baru.
Orgasme yang bersamaan dengan ejakulasi, penelitian menunjukkan bahwa ketika seorang wantia mencapai orgasme, akan membentuk suasana alkaline (basa) pada vagina yang mana sperma sukai dariapda kondisi normal vagina (suasana asam). Jika anda mencapai orgasme pada saat yang bersamaan atau sesaat sesudah pasangan anda ejakulasi maka kesempatan sperma untuk selamat sampai di servik lebih meningkat.
Posisi seks, posisi yang dianjurkan untuk meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan adalah pria diatas (man on top). Posisi pria diatas adalah yang terbaik untuk mencoba hamil. Letakkan sebuah bantal kecil dibagian panggul anda, sehingga panggul anda beristirahat untuk menampung sejumlah sperma selama 15 menit atau lebih. Dan memudahkan sperma berenang ke dalam rahim.
Jangan menggunakan bantal yang besar akan menyebabkan sperma tergenang dibelakang rahim saja dan sulit untuk berenang untuk meraih sel telur. Sehingga menjadikan usaha anda sia-sia saja.
Hindari posisi wanita di atas, duduk atau berdiri, yang akan menyebabkan sebagian dari sperma keluar dan hanya tersisa sedikit sperma yang mencoba berjalan kearah sel telur.
Jangan banyak bergerak setelah bercinta, ada ahli yang tetap menganjurkan untuk memberi waktu sejenak untuk sperma berenang ke servik dan menganjal pinggul dengan sebuah bantal selama seks.
4. Periksakan diri Anda ke dokter.
Periksakan diri Anda ke dokter ginekologi. Terbukalah kepada dokter tentang kondisi kesehatan sekarang dan di masa lalu sehingga dokter bisa memberikan terapi yang efektif.
5. Hindari alkohol.
Mengkonsumsi alkohol juga akan secara khusus berpengaruh kepada ketidakstabilan hormonal yang pada gilirannya akan menggangu fungsi reproduksi mereka. Sebab seperti diketahui keseimbangan hormonal yang dikendalikan oleh fungsi otak akan terganggu oleh masuknya minuman beralkohol. Dan terganggunya keseimbangan hormonal ini secara langsung akan mengganggu fungsi reproduksinya antara lain berupa gangguan pada masa haid. Konsumsi enam gelas atau lebih alkohol setiap minggu mengurangi kesempatan wanita untuk hamil. Jika tak mau ambil risiko, tinggalkan minuman beralkohol sama sekali.
Menurut buku Psychological Disorder in Obstetrics and Gynaecology, disebutkan bahwa pengaruh alkohol terhadap kehamilan dapat dilihat pada fetus dan bayi yang dilahirkan.
Alkohol yang masuk ke dalam tubuh akan secara bebas melewati plasenta. Ibu yang alkoholik akan memungkinkan terjadinya pembentukan janin yang tidak sempurna. Bibir terbelah, lumpuh, keabnormalan fungsi jantung, dan visceral. Bayi yang dilahirkan dari ibu yang minum enam jenis minuman berkadar alkohol setiap harinya, akan memiliki berta badan yang kurang serta mengalami perkembangan yang lambat. Hal ini dikenal dengan sebutan the fetal alcohol syndrome. Sementara itu, bila ibu bayi yang hamil minum dua minuman beralkohol setiap harinya, akan melahirkan bayi yang kurang berat badannya.
Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Minnesota di Amerika Serikat membuktikan bahwa bayi yang dilahirkan seorang penderita alkoholik memiliki kemungkinan lebih besar terkena leukemia (Acute Myeloid Leukemia/AML). Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa alkohol menyebabkan kanker, karena alkohol memberikan pengaruh carcinogenic.
6. Hindari kafein yang berlebihan.
Pada wanita kafein dapat menyebabkan gangguan mesntruasi. Bahkan pada konsumsi berlebih diduga dapat menyebabkan kemandulan (infertilitas). Pada pria mengonsumsi kafein terlalu banyak diperkirakan dapat menyebabkan kemandulan karena dapat menurunkan jumlah sperma atau pun merusaknya. Beberapa pasangan yang memiliki masalah kesuburan diusahakan agar mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein.
Dampak kafein pada perempuan hamil mungkin saja sedikit banyak akan berpengaruh terhadap janinnya. Hasil penelitian lain menyebutkan, bayi yang ibunya terlalu banyak minum kopi ketika hamil mempunyai risiko tinggi terkena epilepsi. Kafein dapat menyebabkan proses pelepasan muatan listrik yang berlebihan dan tak teratur dari sel otak bayi karena kekurangan oksigen dan dapat menyebabkan kerusakan sel otak terutama bagian otak besar yang mengontrol memori. Kafein dalam kopi yang diminum wanita hamil juga terbukti bisa masuk ke otak janin. Di sisi lain, saat persalinan kadar oksigen yang dapat mencapai bayi sering kali menurun. Karena itu, wanita hamil sebaiknya tidak minum kopi secara berlebihan.
Artikel Yang Berkaitan
1. Cara menghitung usia Kehamilan dan Hari Perkiraan Lahir.
2. Jika Posisi Janin Sungsang.
3. Mimisan (Epistaksis) Saat Hamil.
4. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.
5. Waspadai TORCH Pada Kehamilan.
6. Preeklamsia (Keracunan pada Kehamilan).
Bagi calon ayah dan ibu yang sudah ngebet ingin menimang bayi, ada beberapa faktor yang sebaiknya diperhatikan, yakni:
1. Kurangi berat badan, bagi Anda yang mengalami obesitas.
Kegemukan mengurangi kesuburan, baik pada pria dan wanita. Lagi pula, postur tubuh yang terlalu gemuk juga akan menyulitkan posisi hubungan seksual.
Beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari beberapa penelitian adalah bahwa kegemukan dapat mengurangi kesuburan ,baik karena asupan kalori yang berlebihan ataupun karena hormon yang diakibatkan karena obat-obatan penunda kehamilan, semuanya dapat menyebabkan berkurangnya kesuburan.
Kegemukan juga dapat mengurangi aktivitas seksual / minat seksual dari pasangan ,jadi mana mungkin hamil tanpa adanya aktivitas seksual??????
2. Berhenti merokok.
Merokok bukan hanya mengurangi kesuburan pada wanita, tapi juga bisa memengaruhi kesehatan janin, bila Anda beruntung bisa hamil. Dimanan dengan merokok dapat menyebabkan kanker leher rahim (serviks). Penggunaan tembakau akan meningkatkan risiko perubahan sel pra-kanker menjadi kanker pada leher rahim.
Merokok selama masa kehamilan berbahaya karena kehamilan merupakan masa perkembangan janin. Seorang ibu perokok dapat melahirkan bayi prematur atau dengan berat lahir rendah, penyakit pernapasan dan penyakit lainnya. Berat lahir rendah merupakan penyebab kematian utama pada bayi.
Nikotin dalam rokok akan menyebabkan pembuluh darah pada tali pusat dan uterus menyempit, sehingga akan menurunkan jumlah oksigen yang diterima bayi. Nikotin juga menurunkan jumlah darah dalam aliran darah bayi, yang dapat berakibat berat lahir bayi menjadi rendah.
Wanita yang merokok selama kahamilan memiliki risiko pecahnya membran secara prematur sebelum proses kelahiran dimulai. Ini dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan kemungkinan kematian janin. Jika ibu menyusui merokok, maka air susunya kemungkinan mengandung nikotin, dan akan membahayakan bayi yang meminumnya.
3. Bercinta.
Frekuensi, seberapa sering untuk melakukan hubungan seksual, ini semua tergantung dari setiap pasangan. Sebab ada wanita yang hamil hanya dengan satu kali saja tapi yang lain memerlukan waktu yang lebih lama. Bercintalah minimal dua atau tiga kali setiap minggu untuk meningkatkan peluang pembuahan. Jangan hanya berhubungan seks di masa subur karena agar sukses dalam membuahi sel telur sperma harus segar. Pria sedikitnya harus sering ejakulasi agar testikel selalu memproduksi sperma baru.
Orgasme yang bersamaan dengan ejakulasi, penelitian menunjukkan bahwa ketika seorang wantia mencapai orgasme, akan membentuk suasana alkaline (basa) pada vagina yang mana sperma sukai dariapda kondisi normal vagina (suasana asam). Jika anda mencapai orgasme pada saat yang bersamaan atau sesaat sesudah pasangan anda ejakulasi maka kesempatan sperma untuk selamat sampai di servik lebih meningkat.
Posisi seks, posisi yang dianjurkan untuk meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan adalah pria diatas (man on top). Posisi pria diatas adalah yang terbaik untuk mencoba hamil. Letakkan sebuah bantal kecil dibagian panggul anda, sehingga panggul anda beristirahat untuk menampung sejumlah sperma selama 15 menit atau lebih. Dan memudahkan sperma berenang ke dalam rahim.
Jangan menggunakan bantal yang besar akan menyebabkan sperma tergenang dibelakang rahim saja dan sulit untuk berenang untuk meraih sel telur. Sehingga menjadikan usaha anda sia-sia saja.
Hindari posisi wanita di atas, duduk atau berdiri, yang akan menyebabkan sebagian dari sperma keluar dan hanya tersisa sedikit sperma yang mencoba berjalan kearah sel telur.
Jangan banyak bergerak setelah bercinta, ada ahli yang tetap menganjurkan untuk memberi waktu sejenak untuk sperma berenang ke servik dan menganjal pinggul dengan sebuah bantal selama seks.
4. Periksakan diri Anda ke dokter.
Periksakan diri Anda ke dokter ginekologi. Terbukalah kepada dokter tentang kondisi kesehatan sekarang dan di masa lalu sehingga dokter bisa memberikan terapi yang efektif.
5. Hindari alkohol.
Mengkonsumsi alkohol juga akan secara khusus berpengaruh kepada ketidakstabilan hormonal yang pada gilirannya akan menggangu fungsi reproduksi mereka. Sebab seperti diketahui keseimbangan hormonal yang dikendalikan oleh fungsi otak akan terganggu oleh masuknya minuman beralkohol. Dan terganggunya keseimbangan hormonal ini secara langsung akan mengganggu fungsi reproduksinya antara lain berupa gangguan pada masa haid. Konsumsi enam gelas atau lebih alkohol setiap minggu mengurangi kesempatan wanita untuk hamil. Jika tak mau ambil risiko, tinggalkan minuman beralkohol sama sekali.
Menurut buku Psychological Disorder in Obstetrics and Gynaecology, disebutkan bahwa pengaruh alkohol terhadap kehamilan dapat dilihat pada fetus dan bayi yang dilahirkan.
Alkohol yang masuk ke dalam tubuh akan secara bebas melewati plasenta. Ibu yang alkoholik akan memungkinkan terjadinya pembentukan janin yang tidak sempurna. Bibir terbelah, lumpuh, keabnormalan fungsi jantung, dan visceral. Bayi yang dilahirkan dari ibu yang minum enam jenis minuman berkadar alkohol setiap harinya, akan memiliki berta badan yang kurang serta mengalami perkembangan yang lambat. Hal ini dikenal dengan sebutan the fetal alcohol syndrome. Sementara itu, bila ibu bayi yang hamil minum dua minuman beralkohol setiap harinya, akan melahirkan bayi yang kurang berat badannya.
Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas Minnesota di Amerika Serikat membuktikan bahwa bayi yang dilahirkan seorang penderita alkoholik memiliki kemungkinan lebih besar terkena leukemia (Acute Myeloid Leukemia/AML). Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa alkohol menyebabkan kanker, karena alkohol memberikan pengaruh carcinogenic.
6. Hindari kafein yang berlebihan.
Pada wanita kafein dapat menyebabkan gangguan mesntruasi. Bahkan pada konsumsi berlebih diduga dapat menyebabkan kemandulan (infertilitas). Pada pria mengonsumsi kafein terlalu banyak diperkirakan dapat menyebabkan kemandulan karena dapat menurunkan jumlah sperma atau pun merusaknya. Beberapa pasangan yang memiliki masalah kesuburan diusahakan agar mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein.
Dampak kafein pada perempuan hamil mungkin saja sedikit banyak akan berpengaruh terhadap janinnya. Hasil penelitian lain menyebutkan, bayi yang ibunya terlalu banyak minum kopi ketika hamil mempunyai risiko tinggi terkena epilepsi. Kafein dapat menyebabkan proses pelepasan muatan listrik yang berlebihan dan tak teratur dari sel otak bayi karena kekurangan oksigen dan dapat menyebabkan kerusakan sel otak terutama bagian otak besar yang mengontrol memori. Kafein dalam kopi yang diminum wanita hamil juga terbukti bisa masuk ke otak janin. Di sisi lain, saat persalinan kadar oksigen yang dapat mencapai bayi sering kali menurun. Karena itu, wanita hamil sebaiknya tidak minum kopi secara berlebihan.
Artikel Yang Berkaitan
1. Cara menghitung usia Kehamilan dan Hari Perkiraan Lahir.
2. Jika Posisi Janin Sungsang.
3. Mimisan (Epistaksis) Saat Hamil.
4. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.
5. Waspadai TORCH Pada Kehamilan.
6. Preeklamsia (Keracunan pada Kehamilan).
Selasa, 05 Oktober 2010
Cara Menghitung Usia Kehamilan dan Hari Perkiraan Lahir
Secara tradisional usia kehamilan sering dinyatakan dalam bulan. Untuk mengkonversinya ke dalam hitungan minggu, tentu sangat mudah. Satu bulan kita rata-ratakan 30 hari ( bukan 4 minggu, kurang tepat), selanjutnya usia kehamilan dalam minggu yang disebut oleh SpOG dikalikan 7 didapat usia hamil dalam hari, selanjutnya dibagi 30 hari. Contoh: Usia kehamilan 30 mg x 7 = 210 hari, 210 hari : 30 = 7 bulan. Sehingga usia hamil cukup bulan 40 minggu = 9 bulan 10 hari.
Pembagian usia kehamilan juga sering dibagi per tiga bulanan (trimester). Trimester pertama berarti kehamilan 0 – 14 minggu, trimester kedua berarti kehamilan 14 – 28 minggu, dan trimester ketiga berarti kehamilan 28 – 42 minggu.
Sekalipun bidan atau dokter dapat memperkirakan usia kehamilan Anda, akan lebih baik jika Anda mengetahui cara menghitung usia kehamilan sendiri. Menghitung usia kehamilan berguna untuk pemeriksaan, penjagaan kesehatan, dan memperkirakan kapan saatnya bayi akan lahir.
Perhitungan Usia Kehamilan.
1). Kapan haid terakhir/hari pertama haid terakhir (HPHT)
Pada umumnya penghitungan dilakukan mulai saat haid selesai. Memang secara medis bisa dilakukan seperti itu dengan catatan waktu terjadinya pelepasan sel telur diketahui pasti dalam hal ini dapat dilihat dengan ultrasonografi (USG) dan penghitungan seperti ini menghasilkan usia kehamilan cukup bulan 38 minggu.
Karena tidak praktis maka cara menghitung yang dipakai ialah dengan menghitung kapan tanggal hari pertama haid terakhir Anda. Begitu bulan berikutnya Anda tidak haid, maka sudah dihitung sebagai hitungan 1 bulan. Ini dapat dihitung apabila siklus haid normal. Dengan cara ini didapatkan usia kehamilan cukup bulan 40 minggu (280 hari).
2). Menghitung tinggi puncak rahim (fundus uteri).
Secara sederhana ada patokan penetuan usia kehamilan berdasarkan tingginya puncak rahim ibu saat diraba pada dinding perut. Ada 3 patokan, pertama: setinggi pusat = usia hamil 6 bulan, kedua: antara pusat - ujung tulang dada = 8 bulan dan terakhir antara pusat - pinggir atas tulang kemaluan (dibagian atas bulu kemaluan) = usia hamil 4 bulan. Bagaiman jika tinggi puncak rahim tidak berada pada tiga patokan diatas? Ya betul sekali: maka usia hamil kira-kira berada antara patok-patok diatas yaitu 5 bulan dan antara 7 bulan.
3). Deteksi denyut jantung janin pertama kali.
Jika dalam pemeriksaan dokter dapat mendengar detak janin untuk pertama kali, maka dapat diperkirakan usia janin sudah mencapai 12 minggu. Ukuran ini kurang begtu valid karena detak jantung usia ini masih sangat lemah.
4). Deteksi gerakan janin pertama kali.
Saat janin bergerak untuk pertama kalinya, diperkirakan usia kehamilan mencapai 18 minggu atau 4,5 bulan. Pada kehamilan pertama, ibu biasanya merasakan gerakan janin pada usia 5 bulan. Perhitungan ini keakuratannya tidak bisa dijadikan standar umum karena gerakan ini cukup lemah dan bisa jadi Anda sendiri tidak begitu merasakannya. Namun demikian, cara ini cukup bisa membantu untuk memastikan usia kehamilan. Semakin tua usia kehamilan semakin kuat gerakan janinnya.
5) Ultrasonografi (USG).
Penentuan usia kehamilan dapat dilakukan pula dengan melihat biometri janin, seperti panjang janin, lebar otak, ukuran jantung, ukuran ginjal, dan sebagainya. Alat ini cukup valid untuk memastikan usia kehamilan Anda.
Perhitungan Hari Perkiraan Lahir (HPL).
Untuk menghitung HPL, caranya mudah. Yang perlu anda ingat adalah Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Penghitungannya dilakukan dengan menggunakan rumus Naegele. Dimana cara menghitungnya yaitu hari pertama haid terakhir ditambah 7 hari, bulan dikurangi 3, dan tahunnya ditambah 1. Untuk haid terakhir di bulan Januari, Februari, dan Maret, bulannya ditambah 9, dan tahunnya tetap.
Misalnya, tanggal pertama haid terakhir adalah tanggal 10 Oktober 2010. Maka perkiraan lahirnya adalah 17 (20 + 7), bulan 7 (10-3), tahun 2011, atau 17 Juli 2011. Atau jika tanggal haid terakhir 10 Januari 2010, maka perkiraan lahirnya 17 (15+7), bulan 10 (1+9), tahun 2010, atau 17 Oktober 2010.
Penghitungan ini akan mendekati ketepatan jika siklus haid teratur (28-30 hari). Dominannya, bayi lahir 2 minggu sebelum atau sesudah penghitungan. Penghitungan akan susah dilakukan jika siklus haid tidak teratur atau karena lupa mengingat tanggal pertama haid terakhirnya.
Usia kehamilan normal
Rata-rata usia kehamilan normal adalah 9 bulan 10 hari terhitung dari hari pertama haid terakhir (2 minggu sebelum pembuahan). Tapi, bisa saja kehamilan ini berlangsung kurang dari 40 minggu (sekitar 38 minggu) atau lebih dari 40 minggu (42 minggu).
Dalam praktek sehari-hari kadang-kadang ibu2 bidan lupa mengingatkan batas maksimal usia kehamilan, yang akibatnya sering terjadi kematian bayi dalam kandungan. Bisa juga bayi lewat bulan atau terlambat lahir, biasanya disebabkan oleh gangguan kelainan jalan lahir, atau karena ibu menderita diabetes mellitus, atau keracunan kehamilan. Batas maksimal usia kehamilan secara internasional sudah disepakati 42 minggu=294 hari (WHO). Jika sampai usia tersebut belum lahir maka dilakukan pengakhiran kehamilan dengan rangsangan persalinan (induksi) atau dengan operasi cesar tergantung kondisi bayi.
Artikel Yang Berkaitan
1. Jika Posisi Janin Sungsang.
2. Mengenal Proses Persiapan, Kelahiran Dan Menyusui Bayi Kembar.
3. bagaimana Cara Mencegah Dan Mengatasi Depresi Setelah Melahirkan.
4. Mimisan (Epistaksis) Saat Hamil.
5. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.
6. Waspadai TORCH Pada Kehamilan.
Pembagian usia kehamilan juga sering dibagi per tiga bulanan (trimester). Trimester pertama berarti kehamilan 0 – 14 minggu, trimester kedua berarti kehamilan 14 – 28 minggu, dan trimester ketiga berarti kehamilan 28 – 42 minggu.
Sekalipun bidan atau dokter dapat memperkirakan usia kehamilan Anda, akan lebih baik jika Anda mengetahui cara menghitung usia kehamilan sendiri. Menghitung usia kehamilan berguna untuk pemeriksaan, penjagaan kesehatan, dan memperkirakan kapan saatnya bayi akan lahir.
Perhitungan Usia Kehamilan.
1). Kapan haid terakhir/hari pertama haid terakhir (HPHT)
Pada umumnya penghitungan dilakukan mulai saat haid selesai. Memang secara medis bisa dilakukan seperti itu dengan catatan waktu terjadinya pelepasan sel telur diketahui pasti dalam hal ini dapat dilihat dengan ultrasonografi (USG) dan penghitungan seperti ini menghasilkan usia kehamilan cukup bulan 38 minggu.
Karena tidak praktis maka cara menghitung yang dipakai ialah dengan menghitung kapan tanggal hari pertama haid terakhir Anda. Begitu bulan berikutnya Anda tidak haid, maka sudah dihitung sebagai hitungan 1 bulan. Ini dapat dihitung apabila siklus haid normal. Dengan cara ini didapatkan usia kehamilan cukup bulan 40 minggu (280 hari).
2). Menghitung tinggi puncak rahim (fundus uteri).
Secara sederhana ada patokan penetuan usia kehamilan berdasarkan tingginya puncak rahim ibu saat diraba pada dinding perut. Ada 3 patokan, pertama: setinggi pusat = usia hamil 6 bulan, kedua: antara pusat - ujung tulang dada = 8 bulan dan terakhir antara pusat - pinggir atas tulang kemaluan (dibagian atas bulu kemaluan) = usia hamil 4 bulan. Bagaiman jika tinggi puncak rahim tidak berada pada tiga patokan diatas? Ya betul sekali: maka usia hamil kira-kira berada antara patok-patok diatas yaitu 5 bulan dan antara 7 bulan.
3). Deteksi denyut jantung janin pertama kali.
Jika dalam pemeriksaan dokter dapat mendengar detak janin untuk pertama kali, maka dapat diperkirakan usia janin sudah mencapai 12 minggu. Ukuran ini kurang begtu valid karena detak jantung usia ini masih sangat lemah.
4). Deteksi gerakan janin pertama kali.
Saat janin bergerak untuk pertama kalinya, diperkirakan usia kehamilan mencapai 18 minggu atau 4,5 bulan. Pada kehamilan pertama, ibu biasanya merasakan gerakan janin pada usia 5 bulan. Perhitungan ini keakuratannya tidak bisa dijadikan standar umum karena gerakan ini cukup lemah dan bisa jadi Anda sendiri tidak begitu merasakannya. Namun demikian, cara ini cukup bisa membantu untuk memastikan usia kehamilan. Semakin tua usia kehamilan semakin kuat gerakan janinnya.
5) Ultrasonografi (USG).
Penentuan usia kehamilan dapat dilakukan pula dengan melihat biometri janin, seperti panjang janin, lebar otak, ukuran jantung, ukuran ginjal, dan sebagainya. Alat ini cukup valid untuk memastikan usia kehamilan Anda.
Perhitungan Hari Perkiraan Lahir (HPL).
Untuk menghitung HPL, caranya mudah. Yang perlu anda ingat adalah Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Penghitungannya dilakukan dengan menggunakan rumus Naegele. Dimana cara menghitungnya yaitu hari pertama haid terakhir ditambah 7 hari, bulan dikurangi 3, dan tahunnya ditambah 1. Untuk haid terakhir di bulan Januari, Februari, dan Maret, bulannya ditambah 9, dan tahunnya tetap.
Misalnya, tanggal pertama haid terakhir adalah tanggal 10 Oktober 2010. Maka perkiraan lahirnya adalah 17 (20 + 7), bulan 7 (10-3), tahun 2011, atau 17 Juli 2011. Atau jika tanggal haid terakhir 10 Januari 2010, maka perkiraan lahirnya 17 (15+7), bulan 10 (1+9), tahun 2010, atau 17 Oktober 2010.
Penghitungan ini akan mendekati ketepatan jika siklus haid teratur (28-30 hari). Dominannya, bayi lahir 2 minggu sebelum atau sesudah penghitungan. Penghitungan akan susah dilakukan jika siklus haid tidak teratur atau karena lupa mengingat tanggal pertama haid terakhirnya.
Usia kehamilan normal
Rata-rata usia kehamilan normal adalah 9 bulan 10 hari terhitung dari hari pertama haid terakhir (2 minggu sebelum pembuahan). Tapi, bisa saja kehamilan ini berlangsung kurang dari 40 minggu (sekitar 38 minggu) atau lebih dari 40 minggu (42 minggu).
Dalam praktek sehari-hari kadang-kadang ibu2 bidan lupa mengingatkan batas maksimal usia kehamilan, yang akibatnya sering terjadi kematian bayi dalam kandungan. Bisa juga bayi lewat bulan atau terlambat lahir, biasanya disebabkan oleh gangguan kelainan jalan lahir, atau karena ibu menderita diabetes mellitus, atau keracunan kehamilan. Batas maksimal usia kehamilan secara internasional sudah disepakati 42 minggu=294 hari (WHO). Jika sampai usia tersebut belum lahir maka dilakukan pengakhiran kehamilan dengan rangsangan persalinan (induksi) atau dengan operasi cesar tergantung kondisi bayi.
Artikel Yang Berkaitan
1. Jika Posisi Janin Sungsang.
2. Mengenal Proses Persiapan, Kelahiran Dan Menyusui Bayi Kembar.
3. bagaimana Cara Mencegah Dan Mengatasi Depresi Setelah Melahirkan.
4. Mimisan (Epistaksis) Saat Hamil.
5. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.
6. Waspadai TORCH Pada Kehamilan.
Senin, 04 Oktober 2010
Jika Posisi Janin Sungsang
Kehamilan sungsang atau posisi sungsang adalah posisi dimana bayi di dalam rahim berada dengan kepala di atas sehingga pada saat persalinan normal, pantat atau kaki si bayi yang akan keluar terlebih dahulu dibandingkan dengan kepala pada posisi normal. Kehamilan sungsang dapat didiagnosis melalui bantuan ultrasonografi (USG).
Sebenarnya, seorang ibu hamil dapat mendeteksi sendiri kelainan letak janinnya. Jika posisi janinnya normal, setelah usia kehamilan 28-32 minggu, akan merasakan gerakan janin lebih banyak di atas pusar. Sedangkan jika janinnya sungsang, akan dirasakan tendangan janin yang lebih banyak ke arah bawah. Hal ini juga berarti kepala dan tangan janin berada di atas. Ciri lainnya adalah rahim terasa tertekan atau sesak karena bagian yang keras (kepala janin) mendesak tulang iga.
Kelainan letak janin tersebut juga bisa diketahui bidan atau dokter dengan cara meraba perut pada ibu hamil. Jika perlu, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan dokter untuk mencari penyebabnya, antara lain dengan menggunakan alat ultrasonografi (USG).
Penyebab sungsang
Faktor janin. Misalnya, ukurannya lebih kecil ketimbang ruangan dalam rahim. Atau sebaliknya, ukuran janin terlalu besar sehingga kepalanya tak bisa masuk ke rongga panggul. Selain itu bisa juga karena janin kembar, atau ada kelainan pada janin seperti kepalanya besar (hidrosefalus) atau tidak ada batok kepala (anencephaly).
Faktor bunda. Misalnya, bentuk rahim tidak normal atau adanya kelainan pada rahim, rongga panggul bunda sempit, cairan ketuban (amniotik) terlalu banyak, atau ada tumor di rahim yang menghalangi jalan lahir. Selain itu, bisa juga karena plasenta berada di bagian bawah rongga rahim, ari-ari yang pendek, ada lilitan tali pusat, atau Anda telah melahirkan banyak anak sehingga rahim sudah sangat elastis.
Jika dikaitkan dengan posisi kaki janin, maka ada 3 jenis sungsang :
Letak bokong (frank breech): letak bokong di bawah dengan kedua kaki ke atas, kadang kaki sampai menyentuh telinga.
Letak sungsang sempurna (complete breech): letak bokong di bawah dengan kedua kaki ada di samping bokong (seakan posisi janin “jongkok” dengan bokong di atas mulut rahim dan lutut terangkat ke perut.
Letak sungsang tidak sempurna (incomplete breech atau single footling breech): selain bokong, ada bagian tubuh lain, seperti kaki atau lutut, yang berada di bawah. Biasanya, satu kaki menjulur ke bawah hingga ke jalan lahir. Jenis sungsang ini jarang ditemukan.
Pada usia kehamilan 38 minggu, umumnya posisi janin sudah tidak berubah lagi.Yang paling penting adalah mengetahui mengapa terjadi presentasi bokong (kepala di atas, bokong di bawah); apakah ada penyulit yang menyertai, misalnya bayinya besar, letak plasenta menutupi jalan lahir, ada lilitan tali pusat dsbnya. Jika tidak ditemukan penyulit, boleh dicoba melakukan versi luar (memutar janin); cara ini mungkin berhasil, bisa juga tidak. Jika tidak berhasil, sebaiknya persalinan dilakukan dengan operasi sesar karena risiko kematian dan kesakitan (mortalitas dan morbiditas) bayi pada persalinan sungsang dibandingkan dengan persalinan normal, 3 kali lebih tinggi. Janin dengan posisi sungsang bisa saja lahir lewat jalan lahir, hanya saja, banyak komplikasi pada bayi akibat persalinan sungsang tersebut, antara lain after coming head (kepala macet di pintu panggul sementara bokong, perut, dan bahu sudah lahir).
Tip agar bayi tidak sungsang.
Yang harus diketahui oleh ibu muda yang baru mengalami masa kehamilan tetapi hamil sungsang, tidak perli khawatir karena memikirkan kehamilannya. Dimana usia kehamilan sangat berpengaruh terhadap posisi janin. Usia kehamilan 36 pekan bagi ibu yang baru pertama melahirkan, posisi janin masih bisa berubah-ubah, dari posisi sungsang ke posisi normal. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan apabila posisi janin dalam kehamilan Anda mengalami sungsang.
Melakukan gerakan seperti orang sujud, teknik ini bisa digunakan dan paling mudah untuk dilakukan yaitu dengan posisi seperti orang sujud selama 5-10 menit, apalagi jika melaksanakan shalat lima waktu, tentu akan lebih baik lagi dan mudah-mudahan dapat merubah posisi sungsang menjadi normal
Usahakan badan minimal gerak, misalnya jalan-jalan dalam batas wajar, sedikit bersih-bersih rumah atau yang lainnya.
Artikel Yang Berkaitan
1. Manfaat Air Putih Selama Kehamilan.
2. Mengenal Proses Persiapan, Kelahiran, Dan Menyusui Bayi Kembar.
3. Bagaimana Cara Mencegah dan Mengatasi Depresi setelah Melahirkan.
4. Mimisan (Epetaksis)Saat Hamil.
5. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.
6. Manfaat Buah Kurma Bagi Wanita Hamil, Melahirkan dan Menyusui.
Sebenarnya, seorang ibu hamil dapat mendeteksi sendiri kelainan letak janinnya. Jika posisi janinnya normal, setelah usia kehamilan 28-32 minggu, akan merasakan gerakan janin lebih banyak di atas pusar. Sedangkan jika janinnya sungsang, akan dirasakan tendangan janin yang lebih banyak ke arah bawah. Hal ini juga berarti kepala dan tangan janin berada di atas. Ciri lainnya adalah rahim terasa tertekan atau sesak karena bagian yang keras (kepala janin) mendesak tulang iga.
Kelainan letak janin tersebut juga bisa diketahui bidan atau dokter dengan cara meraba perut pada ibu hamil. Jika perlu, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan dokter untuk mencari penyebabnya, antara lain dengan menggunakan alat ultrasonografi (USG).
Penyebab sungsang
Faktor janin. Misalnya, ukurannya lebih kecil ketimbang ruangan dalam rahim. Atau sebaliknya, ukuran janin terlalu besar sehingga kepalanya tak bisa masuk ke rongga panggul. Selain itu bisa juga karena janin kembar, atau ada kelainan pada janin seperti kepalanya besar (hidrosefalus) atau tidak ada batok kepala (anencephaly).
Faktor bunda. Misalnya, bentuk rahim tidak normal atau adanya kelainan pada rahim, rongga panggul bunda sempit, cairan ketuban (amniotik) terlalu banyak, atau ada tumor di rahim yang menghalangi jalan lahir. Selain itu, bisa juga karena plasenta berada di bagian bawah rongga rahim, ari-ari yang pendek, ada lilitan tali pusat, atau Anda telah melahirkan banyak anak sehingga rahim sudah sangat elastis.
Jika dikaitkan dengan posisi kaki janin, maka ada 3 jenis sungsang :
Letak bokong (frank breech): letak bokong di bawah dengan kedua kaki ke atas, kadang kaki sampai menyentuh telinga.
Letak sungsang sempurna (complete breech): letak bokong di bawah dengan kedua kaki ada di samping bokong (seakan posisi janin “jongkok” dengan bokong di atas mulut rahim dan lutut terangkat ke perut.
Letak sungsang tidak sempurna (incomplete breech atau single footling breech): selain bokong, ada bagian tubuh lain, seperti kaki atau lutut, yang berada di bawah. Biasanya, satu kaki menjulur ke bawah hingga ke jalan lahir. Jenis sungsang ini jarang ditemukan.
Pada usia kehamilan 38 minggu, umumnya posisi janin sudah tidak berubah lagi.Yang paling penting adalah mengetahui mengapa terjadi presentasi bokong (kepala di atas, bokong di bawah); apakah ada penyulit yang menyertai, misalnya bayinya besar, letak plasenta menutupi jalan lahir, ada lilitan tali pusat dsbnya. Jika tidak ditemukan penyulit, boleh dicoba melakukan versi luar (memutar janin); cara ini mungkin berhasil, bisa juga tidak. Jika tidak berhasil, sebaiknya persalinan dilakukan dengan operasi sesar karena risiko kematian dan kesakitan (mortalitas dan morbiditas) bayi pada persalinan sungsang dibandingkan dengan persalinan normal, 3 kali lebih tinggi. Janin dengan posisi sungsang bisa saja lahir lewat jalan lahir, hanya saja, banyak komplikasi pada bayi akibat persalinan sungsang tersebut, antara lain after coming head (kepala macet di pintu panggul sementara bokong, perut, dan bahu sudah lahir).
Tip agar bayi tidak sungsang.
Yang harus diketahui oleh ibu muda yang baru mengalami masa kehamilan tetapi hamil sungsang, tidak perli khawatir karena memikirkan kehamilannya. Dimana usia kehamilan sangat berpengaruh terhadap posisi janin. Usia kehamilan 36 pekan bagi ibu yang baru pertama melahirkan, posisi janin masih bisa berubah-ubah, dari posisi sungsang ke posisi normal. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan apabila posisi janin dalam kehamilan Anda mengalami sungsang.
Melakukan gerakan seperti orang sujud, teknik ini bisa digunakan dan paling mudah untuk dilakukan yaitu dengan posisi seperti orang sujud selama 5-10 menit, apalagi jika melaksanakan shalat lima waktu, tentu akan lebih baik lagi dan mudah-mudahan dapat merubah posisi sungsang menjadi normal
Usahakan badan minimal gerak, misalnya jalan-jalan dalam batas wajar, sedikit bersih-bersih rumah atau yang lainnya.
Artikel Yang Berkaitan
1. Manfaat Air Putih Selama Kehamilan.
2. Mengenal Proses Persiapan, Kelahiran, Dan Menyusui Bayi Kembar.
3. Bagaimana Cara Mencegah dan Mengatasi Depresi setelah Melahirkan.
4. Mimisan (Epetaksis)Saat Hamil.
5. Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil.
6. Manfaat Buah Kurma Bagi Wanita Hamil, Melahirkan dan Menyusui.
Rabu, 29 September 2010
Manfaat Minum Air Putih Selama Kehamilan
Air putih sebenarnya sangat bermanfaat sekali, terutama bagi perempuan selama kehamilan. Kurangnya konsumsi air putih selama kehamilan akan berdampak buruk bagi perkembangan janin. Air putih dapat membantu mempersiapkan tubuh menghadapi berbagai perubahan tubuh secara psikologis, dari efek samping dan rasa tidak nyaman selama masa kehamilan.
Hormon kehamilan sangat membutuhkan banyak air. Asupan atau konsumsi air putih bagi ibu hamil harus lebih banyak dibandingkan masa sebelum kehamilan. Peningkatan konsumsi ini untuk mendukung sirkulasi yang ada di dalam cairan amnion atau cairan yang ada dalam selaput ketuban. Dimana jika terjadi kekurangan amnion bisa menyebabkan terjadinya tekanan pada organ janin yang dapat mengakibatkan cacat lahir, berpotensi meningkatkan kemungkinan keguguran hingga janin meninggal dalam kandungan.
Tidak hanya itu, kekurangan amnion juga bisa menghambat pertumbuhan janin, menyebabkan persalinan dini, dan komplikasi persalinan seperti pemampatan korda, cairan amnion bermekonium dan bedah caesar.
Dalam Journal of Perinatal Education, Kristen Montgomery, Ph.D., RN mengungkapkan jika seorang ibu sebelumnya mempunyai kebiasaaan kurang mengonsumsi air, maka selama hamil, mereka harus meningkatkan asupan air putih dan cairan lainnya untuk memenuhi kebutuhan tubuh mereka.
Pakar lainnya, Alan Greene, M.D. meminta ibu hamil untuk mengingat plasentanya, yaitu dengan mengkonsumsi kira-kira satu cangkir air setiap jamnya yang digunakan untuk melengkapi cairan amnion di dalam kandungan. Untuk itu, selayaknya ibu hamil harus mengkonsumsi air puti sebanyak itu sehingga tidak akan mengganggu pertumbuhan janin yang ada di dalam perutnya.
Seorang peneliti penulis dan konsultan pengobatan alami atas kekuatan air putih terkemuka, F. Batmanghelidj, M.D., atau akrab dipanggil Dr. B mengungkapkan bahwa masa awal pertumbuhan janin membutuhkan sangat banyak air.
Dalam bukunya, Your Body's Many Cries for Water dan Water for Health, for Healing, for Life, Dr. B menyampaikan pada ibu hamil untuk meningkatkan asupan air putih selama mengandung, atau jika belum, sebaiknya segera melakukannya.
"Setiap kali sel ibu memberikan pertumbuhan pada sel janin, 75 persen atau lebih volume sel harus diisi dengan air. Jadi selama fase perkembangan sel air untuk pertumbuhan sel janin disediakan oleh ibu," ungkapnya.
Kebiasaan rasa mual dan muntah, yang biasanya terjadi di pagi hari pada kehamilan trisemester pertama/morning sickness masuk dalam daftar gejala dehidrasi. Dr. B menulis, "Morning sickness adalah sinyal kehausan dari janin maupun ibunya. Ini adalah sinyal dehidrasi paling awal dari ibu dan janinnya," ungkapnya.
Di samping itu, mata bengkak, pergelangan kaki bengkak dan penimbunan cairan abnormal (edema) adalah sinyal-sinyal dehidrasi selama masa kehamilan.
Paul Chek, HHP mengatakan, “Sari buah olahan benar-benar tidak dapat menggantikan air putih.” Minuman yang melalui proses pasteurisasi, telah kehilangan nutrisi, dan jus juga banyak mengandung nutrisi sintetis murah sehingga lebih banyak racun daripada nutrisinya, lanjutnya di suatu program radio You Are What You Eat.
Chek juga mengatakan kepada pendengarnya bahwa dengan meminum sari buah, sebenarnya membuat seseorang perlu minum air putih tambahan untuk mencerna sari buah tersebut. Hanya jus sayur dan buah segar yang mengandung cukup nutrisi untuk menjamin kehilangan air putih. Untuk menghindari kehilangan nutrisi, sebaiknya Anda meminum jus buah dan sayur dalam waktu satu menit setelah pembuatan jus selesai.
Chek merekomendasikan minum air filter murni atau satu botol gelas air sumur artesis. Menghindari barang-barang berbahan dasar plastik merupakan hal penting bagi ibu hamil. Dr. B merekomendasikan untuk mendapatkan urin yang jernih sebagai tanda seseorang telah minum cukup air. Keduanya merekomendasikan untuk menambahkan sejumput garam laut tanpa olahan ke air putih untuk memastikan bahwa air meresap ke dalam sel dan bereaksi secara tepat. (James Goodlatte/The Epoch Times/feb)
Hormon kehamilan sangat membutuhkan banyak air. Asupan atau konsumsi air putih bagi ibu hamil harus lebih banyak dibandingkan masa sebelum kehamilan. Peningkatan konsumsi ini untuk mendukung sirkulasi yang ada di dalam cairan amnion atau cairan yang ada dalam selaput ketuban. Dimana jika terjadi kekurangan amnion bisa menyebabkan terjadinya tekanan pada organ janin yang dapat mengakibatkan cacat lahir, berpotensi meningkatkan kemungkinan keguguran hingga janin meninggal dalam kandungan.
Tidak hanya itu, kekurangan amnion juga bisa menghambat pertumbuhan janin, menyebabkan persalinan dini, dan komplikasi persalinan seperti pemampatan korda, cairan amnion bermekonium dan bedah caesar.
Dalam Journal of Perinatal Education, Kristen Montgomery, Ph.D., RN mengungkapkan jika seorang ibu sebelumnya mempunyai kebiasaaan kurang mengonsumsi air, maka selama hamil, mereka harus meningkatkan asupan air putih dan cairan lainnya untuk memenuhi kebutuhan tubuh mereka.
Pakar lainnya, Alan Greene, M.D. meminta ibu hamil untuk mengingat plasentanya, yaitu dengan mengkonsumsi kira-kira satu cangkir air setiap jamnya yang digunakan untuk melengkapi cairan amnion di dalam kandungan. Untuk itu, selayaknya ibu hamil harus mengkonsumsi air puti sebanyak itu sehingga tidak akan mengganggu pertumbuhan janin yang ada di dalam perutnya.
Seorang peneliti penulis dan konsultan pengobatan alami atas kekuatan air putih terkemuka, F. Batmanghelidj, M.D., atau akrab dipanggil Dr. B mengungkapkan bahwa masa awal pertumbuhan janin membutuhkan sangat banyak air.
Dalam bukunya, Your Body's Many Cries for Water dan Water for Health, for Healing, for Life, Dr. B menyampaikan pada ibu hamil untuk meningkatkan asupan air putih selama mengandung, atau jika belum, sebaiknya segera melakukannya.
"Setiap kali sel ibu memberikan pertumbuhan pada sel janin, 75 persen atau lebih volume sel harus diisi dengan air. Jadi selama fase perkembangan sel air untuk pertumbuhan sel janin disediakan oleh ibu," ungkapnya.
Kebiasaan rasa mual dan muntah, yang biasanya terjadi di pagi hari pada kehamilan trisemester pertama/morning sickness masuk dalam daftar gejala dehidrasi. Dr. B menulis, "Morning sickness adalah sinyal kehausan dari janin maupun ibunya. Ini adalah sinyal dehidrasi paling awal dari ibu dan janinnya," ungkapnya.
Di samping itu, mata bengkak, pergelangan kaki bengkak dan penimbunan cairan abnormal (edema) adalah sinyal-sinyal dehidrasi selama masa kehamilan.
Paul Chek, HHP mengatakan, “Sari buah olahan benar-benar tidak dapat menggantikan air putih.” Minuman yang melalui proses pasteurisasi, telah kehilangan nutrisi, dan jus juga banyak mengandung nutrisi sintetis murah sehingga lebih banyak racun daripada nutrisinya, lanjutnya di suatu program radio You Are What You Eat.
Chek juga mengatakan kepada pendengarnya bahwa dengan meminum sari buah, sebenarnya membuat seseorang perlu minum air putih tambahan untuk mencerna sari buah tersebut. Hanya jus sayur dan buah segar yang mengandung cukup nutrisi untuk menjamin kehilangan air putih. Untuk menghindari kehilangan nutrisi, sebaiknya Anda meminum jus buah dan sayur dalam waktu satu menit setelah pembuatan jus selesai.
Chek merekomendasikan minum air filter murni atau satu botol gelas air sumur artesis. Menghindari barang-barang berbahan dasar plastik merupakan hal penting bagi ibu hamil. Dr. B merekomendasikan untuk mendapatkan urin yang jernih sebagai tanda seseorang telah minum cukup air. Keduanya merekomendasikan untuk menambahkan sejumput garam laut tanpa olahan ke air putih untuk memastikan bahwa air meresap ke dalam sel dan bereaksi secara tepat. (James Goodlatte/The Epoch Times/feb)
Sabtu, 25 September 2010
Mengenal Proses Persiapan, Kelahiran, dan Menyusui Bayi Kembar
Banyak faktor diduga sebagai penyebab kehamilan kembar. Selain faktor genetik, obat penyubur yang dikonsumsi dengan tujuan agar sel telur matang secara sempurna, juga diduga ikut memicu terjadinya bayi kembar. Alasannya, jika indung telur bisa memproduksi sel telur dan diberi obat penyubur, maka sel telur yang matang pada saat bersamaan bisa banyak, bahkan sampai lima dan enam.
Kehamilan bayi kembar dapat diketahui saat awal kehamilannya melalui USG (Ultrasonografi). Pemeriksaan USG (ultrasonografi) akan memastikan kecurigaan adanya kehamilan kembar dengan lebih tepat dan aman. Dimana pada saat pemeriksaan akan terlihat 2 buah kepala yang berbeda atau dua buah detak jantung janin. Yang lain menilai kehamilan kembar ini dari pertumbuhan rahim yang cepat sehingga menimbulkan kecurigaan terjadinya kehamilan kembar. Berikut ini ada dua type kembar, yaitu anatara lain:
Kembar identik: disebut juga sebagai kembar monozygotik, yaitu kembar yang berasal dari satu telur. Mempunyai gen yang sama, jenis kelamin yang sama, dan muka yang serupa.
Kembar fraternal: disebut juga sebagai kembar dizygotik, yaitu kembar yang berasal dari dua telur. Mereka biasanya tidak terlalu mirip atau seperti kakak adik saja. Biasanya tipe kembar freternal tidak selalu memiliki jenis kelamin yang sama dimana : setengah bagian dari kembar fraternal adalah anak laki – anak perempuan; 1/4 bagian adalah anak laki – anak laki dan ; 1/4 bagian lagi anak perempuan-anak perempuan.
Seperti halnya kehamilan tunggal kehamilan kembar juga mempunyai resiko, dimana untuk kehamilan kembar resiko akan menjadi lebih tinggi. Tapi tentu saja bukan saatnya untuk menjadi kuatir setiap waktu, kehamilan kembar ini juga adalah anugerah dan anda tidak dapat mencegah untuk mendapatkan kehamilan kembar ini. Tetapi anda dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi kehamilan kembar anda dan resikonya. Persiapan yang dapat Anda lakukan untuk kehamilan kembar, yaitu ntara lain:
1. Nutrisi yang mencukupi: BBLR atau berat badan lahir rendah adalah salah satu dari kebanyakan permasalahan dengan kelahiran kembar. Dengan memberikan nutrisi makanan yang cukup dan sehat dengan diet yang seimbang, akan membantu menurunkan kemungkinan komplikasi. Makan dengan nutrisi yang mencukupi, dalam kehamilan ini anda memerlukan tambahan 300 - 500 kalori perhari, makan dengan variasi makanan seimbang.
2. Pemeriksaan Antenatal Care yang teratur: Setiap kehamilan sebaiknya melakukan pemeriksaan antenatalcare yang teratur sehingga dokter dapat melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap kehamilan baik ibu dan bayi. Begitu juga untuk kehamilan kembar anda perlu untuk melakukan pemeriksaan ANC yang teratur sesuai jadwal yang diberikan untuk memonitor kehamilan kembar anda sehingga dapat membantu untuk menurunkan resiko atau komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan kembar. Dengan melakukan pemeriksaan ANC teratur anda dapat lebih yakin bahwa anda dalam monitor dan penanganan medis yang terbaik sedapat mungkin.
3. Istirahat Yang Cukup: Pada kehamilan kembar tubuh anda bekerja dua kali lebih keras, untuk itu anda juga memerlukan istirahat dua kali lebih banyak. Cobalah untuk mencari waktu untuk beristirahat selama aktivitas anda sehari-hari. Carilah bantuan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga anda. Dokter anda mungkin akan menganjurkan anda untuk mengambil cuti kerja lebih awal bila anda bekerja, dan bahkan mungkin untuk melakukan istirahat tidur dirumah
4. Rencanakan dan Bicarakan Mulai dari Sekarang; Menghadapi kehamilan kembar ini anda akan mengalami perubahan dalam perasaan anda, bicarakan segalanya dengan pasangan anda, juga rencanakan apa yang ingin anda lakukan, segalanya akan berubah dengan kelahiran si kembar. Perlunya dukungan dari pihak suami juga keluarga untuk anda.
Kemungkinan melahirkan secara normal.
Kehamilan kembar bukan merupakan indikasi untuk melakukan sectio caesaria. Banyak kehamilan kembar yang dapat lahir secara normal, kecuali ada kelainan, misal, kelainan letak, prematuraitas sungsang, interlocking, ibu obesitas ,primi tua, kelainan jantung, plasenta previa, gawat janin dll.
Melahirkan bayi kembar secara persalinan Normal atau pervaginum adalah mungkin dan aman, tetapi persalinan normal pada bayi kembar tergantung dari banyak faktor, termasuk bagaimana posisi bayi saat kelahiran dan bagaimana bayi melalui persalinan ini. Juga tergantung dari keadaan kesehatan ibu hamil. Kecuali jika ada kelainan, misal, kelainan letak, prematuraitas sungsang, interlocking, ibu obesitas ,primi tua, kelainan jantung, plasenta previa, gawat janin dllmaka persalinan melalui operasi sectio caesaria akan dilakukan. Jadi bila anda sudah mengetahui anda memiliki kehamilan kembar, tidak perlu menjadi bingung dan gelisah, hadapilah kehamilan anda ini dengan kebahagian dan nikmati hari-hari anda selama kehamilan dengan suka cita , karena bila anda stress tidak akan membantu anda untuk lebih baik. Yang terpenting lakukan persiapan yang terbaik untuk kehamilan anda.
Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pada bayi lahir kembar.
IMD tidak hanya diberikan untuk Ibu dengan persalinan normal, tapi juga yang lahir dengan sectio caesaria. Biasanya harus ada kesepakatan antara tim operasi, kebijakan rumah sakit serta pasiennya. Kami melakukan hal tersebut dirumah sakit. Jadi sambil menyelesaikan operasi ibunya mencoba memberikan IMD pd bayinya dengan dibantu tenaga medis bidan yang ada.
Menyusui bayi kembar.
Secara teori, produksi ASI Anda dipengaruhi oleh “permintaan”. Jika Anda memiliki 3 bayi pun, maka produksi ASI Anda akan mengikuti permintaan ketiganya. Namun begitu, Anda tetap harus memngkonsumsi makanan yang bergizi - protein, buah-buahan serta sayuran. Anda juga memerlukan asupan kalori dan cairan yang lebih dibandingkan ibu yang menyusui 1 bayi.
Hampir semua ahli menganjurkan agar Anda menyusui bayi kembar Anda secara berbarengan. Kalau tidak, Anda bisa bayangkan betapa lelahnya jika harus menyusui bayi yang lain setelah selesai menyusui yang pertama.
Anda bisa menyusui keduanya dengan menggendong mereka masing-masing pada ketiak Anda, dengan posisi bayi agak tegak. Gunakan bantal untuk membantu. Atau, Anda juga bisa menyusui mereka dengan posisi seperti mengayun, di mana posisi bayi lebih rebah dan mereka bersilangan satu sama lain. Terkadang ada ibu yang mengkombinasikan kedua posisi ini. Yang jelas, temukan yang nyaman untuk Anda dan mereka.
Kehamilan bayi kembar dapat diketahui saat awal kehamilannya melalui USG (Ultrasonografi). Pemeriksaan USG (ultrasonografi) akan memastikan kecurigaan adanya kehamilan kembar dengan lebih tepat dan aman. Dimana pada saat pemeriksaan akan terlihat 2 buah kepala yang berbeda atau dua buah detak jantung janin. Yang lain menilai kehamilan kembar ini dari pertumbuhan rahim yang cepat sehingga menimbulkan kecurigaan terjadinya kehamilan kembar. Berikut ini ada dua type kembar, yaitu anatara lain:
Kembar identik: disebut juga sebagai kembar monozygotik, yaitu kembar yang berasal dari satu telur. Mempunyai gen yang sama, jenis kelamin yang sama, dan muka yang serupa.
Kembar fraternal: disebut juga sebagai kembar dizygotik, yaitu kembar yang berasal dari dua telur. Mereka biasanya tidak terlalu mirip atau seperti kakak adik saja. Biasanya tipe kembar freternal tidak selalu memiliki jenis kelamin yang sama dimana : setengah bagian dari kembar fraternal adalah anak laki – anak perempuan; 1/4 bagian adalah anak laki – anak laki dan ; 1/4 bagian lagi anak perempuan-anak perempuan.
Seperti halnya kehamilan tunggal kehamilan kembar juga mempunyai resiko, dimana untuk kehamilan kembar resiko akan menjadi lebih tinggi. Tapi tentu saja bukan saatnya untuk menjadi kuatir setiap waktu, kehamilan kembar ini juga adalah anugerah dan anda tidak dapat mencegah untuk mendapatkan kehamilan kembar ini. Tetapi anda dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi kehamilan kembar anda dan resikonya. Persiapan yang dapat Anda lakukan untuk kehamilan kembar, yaitu ntara lain:
1. Nutrisi yang mencukupi: BBLR atau berat badan lahir rendah adalah salah satu dari kebanyakan permasalahan dengan kelahiran kembar. Dengan memberikan nutrisi makanan yang cukup dan sehat dengan diet yang seimbang, akan membantu menurunkan kemungkinan komplikasi. Makan dengan nutrisi yang mencukupi, dalam kehamilan ini anda memerlukan tambahan 300 - 500 kalori perhari, makan dengan variasi makanan seimbang.
2. Pemeriksaan Antenatal Care yang teratur: Setiap kehamilan sebaiknya melakukan pemeriksaan antenatalcare yang teratur sehingga dokter dapat melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap kehamilan baik ibu dan bayi. Begitu juga untuk kehamilan kembar anda perlu untuk melakukan pemeriksaan ANC yang teratur sesuai jadwal yang diberikan untuk memonitor kehamilan kembar anda sehingga dapat membantu untuk menurunkan resiko atau komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan kembar. Dengan melakukan pemeriksaan ANC teratur anda dapat lebih yakin bahwa anda dalam monitor dan penanganan medis yang terbaik sedapat mungkin.
3. Istirahat Yang Cukup: Pada kehamilan kembar tubuh anda bekerja dua kali lebih keras, untuk itu anda juga memerlukan istirahat dua kali lebih banyak. Cobalah untuk mencari waktu untuk beristirahat selama aktivitas anda sehari-hari. Carilah bantuan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga anda. Dokter anda mungkin akan menganjurkan anda untuk mengambil cuti kerja lebih awal bila anda bekerja, dan bahkan mungkin untuk melakukan istirahat tidur dirumah
4. Rencanakan dan Bicarakan Mulai dari Sekarang; Menghadapi kehamilan kembar ini anda akan mengalami perubahan dalam perasaan anda, bicarakan segalanya dengan pasangan anda, juga rencanakan apa yang ingin anda lakukan, segalanya akan berubah dengan kelahiran si kembar. Perlunya dukungan dari pihak suami juga keluarga untuk anda.
Kemungkinan melahirkan secara normal.
Kehamilan kembar bukan merupakan indikasi untuk melakukan sectio caesaria. Banyak kehamilan kembar yang dapat lahir secara normal, kecuali ada kelainan, misal, kelainan letak, prematuraitas sungsang, interlocking, ibu obesitas ,primi tua, kelainan jantung, plasenta previa, gawat janin dll.
Melahirkan bayi kembar secara persalinan Normal atau pervaginum adalah mungkin dan aman, tetapi persalinan normal pada bayi kembar tergantung dari banyak faktor, termasuk bagaimana posisi bayi saat kelahiran dan bagaimana bayi melalui persalinan ini. Juga tergantung dari keadaan kesehatan ibu hamil. Kecuali jika ada kelainan, misal, kelainan letak, prematuraitas sungsang, interlocking, ibu obesitas ,primi tua, kelainan jantung, plasenta previa, gawat janin dllmaka persalinan melalui operasi sectio caesaria akan dilakukan. Jadi bila anda sudah mengetahui anda memiliki kehamilan kembar, tidak perlu menjadi bingung dan gelisah, hadapilah kehamilan anda ini dengan kebahagian dan nikmati hari-hari anda selama kehamilan dengan suka cita , karena bila anda stress tidak akan membantu anda untuk lebih baik. Yang terpenting lakukan persiapan yang terbaik untuk kehamilan anda.
Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pada bayi lahir kembar.
IMD tidak hanya diberikan untuk Ibu dengan persalinan normal, tapi juga yang lahir dengan sectio caesaria. Biasanya harus ada kesepakatan antara tim operasi, kebijakan rumah sakit serta pasiennya. Kami melakukan hal tersebut dirumah sakit. Jadi sambil menyelesaikan operasi ibunya mencoba memberikan IMD pd bayinya dengan dibantu tenaga medis bidan yang ada.
Menyusui bayi kembar.
Secara teori, produksi ASI Anda dipengaruhi oleh “permintaan”. Jika Anda memiliki 3 bayi pun, maka produksi ASI Anda akan mengikuti permintaan ketiganya. Namun begitu, Anda tetap harus memngkonsumsi makanan yang bergizi - protein, buah-buahan serta sayuran. Anda juga memerlukan asupan kalori dan cairan yang lebih dibandingkan ibu yang menyusui 1 bayi.
Hampir semua ahli menganjurkan agar Anda menyusui bayi kembar Anda secara berbarengan. Kalau tidak, Anda bisa bayangkan betapa lelahnya jika harus menyusui bayi yang lain setelah selesai menyusui yang pertama.
Anda bisa menyusui keduanya dengan menggendong mereka masing-masing pada ketiak Anda, dengan posisi bayi agak tegak. Gunakan bantal untuk membantu. Atau, Anda juga bisa menyusui mereka dengan posisi seperti mengayun, di mana posisi bayi lebih rebah dan mereka bersilangan satu sama lain. Terkadang ada ibu yang mengkombinasikan kedua posisi ini. Yang jelas, temukan yang nyaman untuk Anda dan mereka.
Rabu, 22 September 2010
Bagaimana Cara Mencegah Dan Mengatasi Depresi Setelah Melahirkan
Banyak wanita yang mengalami gangguan mood atau suasana hati setelah melahirkan. Sebagian besar dari mereka mengalami apa yang disebut baby blues syndrom, sedangkan 10-15% mengalami depresi setelah melahirkan atau yang dikenal dengan post partum depression. Baby blues syndrom atau post partum depression adalah suatu gangguan psikologis sementara yang ditandai dengan memuncaknya emosi pada minggu pertama setelah melahirkan. Suasana hati yang paling utama adalah kebahagiaan, namun emosi akan menjadi labil.
Post partum depression berhubungan dengan depresi yang dialami wanita selama kehamilan, single parent, konsumsi rokok dan atau obat-obatan terlarang selama masa kehamilan, muntah-muntah hebat selama kehamilan, menderita suatu penyakit selama kehamilan, kelainan psikologis lain sebelumnya yang mempengaruhi, dan adanya riwayat post partum depression terdahulu.
Gejala yang timbul.
Gejala yang dapat muncul yaitu insomnia, sering menangis, depresi, cemas, konsentrasi menurun, mudah marah, gangguan nafsu makan, kecendrungan untuk bunuh diri, dan sering berpikir tentang kematian. Kecemasan sangat menonjol pada keadaan ini akibat ibu terlalu khawatir bahkan seringkali terobsesi pada kesehatan dan kesejahteraan bayinya. Ibu mungkin menganggap bayinya sebagai beban, namun dapat juga sebaliknya memiliki perasaan takut yang berlebihan bahwa ia akan membahayakan bayinya.
Penderita dapat menangis selama beberapa waktu dan kemudian kembali normal, tetapi menangis lagi di waktu yang lain. Seluruh gejala terbilang ringan dan berlangsung selama beberapa hari, lalu hilang secara sepontan dalam waktu 2 minggu pertama setelah melahirkan sehingga baby blues tidak berpengaruh terhadap kemampuan ibu dalam mengasuh anak.
Untuk menghadapi semua ini keluarga maupun penderita hendaknya harus sabar dengan diri sendiri, mengerti bahwa semua perasaan ini adalah normal, dan dalam beberapa minggu segalanya akan terasa lebih baik untuk anda.
Pengobatan yang harus dijalani
Penatalaksanaan dapat dilakukan dengan memberikan dukungan moril dan obat anti depresi. Jika keadaan semakin membaik setelah 6 minggu, konsumsi obat dilanjutkan hingga 6 bulan untuk mencegah terjadinya kambuh. Akan tetapi apabila respon pengobatan buruk atau terjadi kambuh, maka segera hubungi psikiater. Obat anti depresi akan menembus ASI, sehingga obat yang diberikan adalah obat yang memiliki kadar rendah atau bahkan tidak terdeteksi dalam ASI agar tidak menimbulkan efek samping pada bayi. Namun ada juga yang membahayakan bayi sehingga ibu tidak dianjurkan untuk memberikan ASI.
Jika anda menemukan bahwa perasaan anda semakin tak menentu, sedih, bingung dan terasa sulit untuk mengurus diri anda sendiri dan keluarga anda, anda sebaiknya menghubungi dokter anda sehingga dokter anda dapat menentukan apakah anda menderita dari apa yang disebut depresi pasca persalinan sehingga dokter dapat memberikan penanganan dini yang terbaik untuk anda.
Ingat janganlah menjadi malu untuk membicarakan hal ini dengan dokter anda, ini adalah hal yang sering terjadi, anda tidak sendirian mengalami hal ini. Yang terpenting adalah menangani semuanya sedini mungkin. Dan dukungan dari suami juga keluarga adalah faktor penting yang akan membantu si ibu baru untuk mengatasi perasaannya ini.
Pencegahan
Pencegah terbaik adalah dengan mengurangi faktor resikoter jadinya gangguan psikologi pada ibu hamil dan ibu pasca persalinan. Berikut hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi faktor resiko, yaitu:
1.Pemberian suport atau dukungan dari segenap keluarga, lingkungan, maupun profesional selama kehamilan, persalinan dan paska persalinan dapat mencegah depresi dan mempercepat proses penyembuhan.
2. Mencari tau tentang gangguan psikologis yang mungkin terjadi pada ibu hamil maupun ibu yang baru saja melahirkan, baik lewat buku majalah maupun media online lainnya sehingga jika terjadi gejala dapat dikenali maupun ditangani secara dini.
3. Mempersiapkan diri secara mental terutama untuk wanita yang baru pertama kehamilan, dengan membaca buku atau artikel tentang kehamilan, persalinan maupun setelah melahirkan sehingga dapat membantu mengurangi ketakutan.
4. Mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan sehat, istirahat yang cukup, serta berolahraga minimal 15 menit per hari sehingga tetap bugar dan dapat menjaga suasana hati tetap baik.
5. Diusahakan untuk tidak mengambil keputusan yang berat selama kehamilan.
6. Bila perlu suami membantu dalam mempersiapkan keperuan sehari-hari atau ada pembatu yang memasak, mencuci dll.
7. Jika berisiko tinggi mengalami gangguan psikologis, jalani pengobatn profilaksis dan terapi psikologis selama kehamilan untuk mencegah atau menghilangka depresi.
Post partum depression berhubungan dengan depresi yang dialami wanita selama kehamilan, single parent, konsumsi rokok dan atau obat-obatan terlarang selama masa kehamilan, muntah-muntah hebat selama kehamilan, menderita suatu penyakit selama kehamilan, kelainan psikologis lain sebelumnya yang mempengaruhi, dan adanya riwayat post partum depression terdahulu.
Gejala yang timbul.
Gejala yang dapat muncul yaitu insomnia, sering menangis, depresi, cemas, konsentrasi menurun, mudah marah, gangguan nafsu makan, kecendrungan untuk bunuh diri, dan sering berpikir tentang kematian. Kecemasan sangat menonjol pada keadaan ini akibat ibu terlalu khawatir bahkan seringkali terobsesi pada kesehatan dan kesejahteraan bayinya. Ibu mungkin menganggap bayinya sebagai beban, namun dapat juga sebaliknya memiliki perasaan takut yang berlebihan bahwa ia akan membahayakan bayinya.
Penderita dapat menangis selama beberapa waktu dan kemudian kembali normal, tetapi menangis lagi di waktu yang lain. Seluruh gejala terbilang ringan dan berlangsung selama beberapa hari, lalu hilang secara sepontan dalam waktu 2 minggu pertama setelah melahirkan sehingga baby blues tidak berpengaruh terhadap kemampuan ibu dalam mengasuh anak.
Untuk menghadapi semua ini keluarga maupun penderita hendaknya harus sabar dengan diri sendiri, mengerti bahwa semua perasaan ini adalah normal, dan dalam beberapa minggu segalanya akan terasa lebih baik untuk anda.
Pengobatan yang harus dijalani
Penatalaksanaan dapat dilakukan dengan memberikan dukungan moril dan obat anti depresi. Jika keadaan semakin membaik setelah 6 minggu, konsumsi obat dilanjutkan hingga 6 bulan untuk mencegah terjadinya kambuh. Akan tetapi apabila respon pengobatan buruk atau terjadi kambuh, maka segera hubungi psikiater. Obat anti depresi akan menembus ASI, sehingga obat yang diberikan adalah obat yang memiliki kadar rendah atau bahkan tidak terdeteksi dalam ASI agar tidak menimbulkan efek samping pada bayi. Namun ada juga yang membahayakan bayi sehingga ibu tidak dianjurkan untuk memberikan ASI.
Jika anda menemukan bahwa perasaan anda semakin tak menentu, sedih, bingung dan terasa sulit untuk mengurus diri anda sendiri dan keluarga anda, anda sebaiknya menghubungi dokter anda sehingga dokter anda dapat menentukan apakah anda menderita dari apa yang disebut depresi pasca persalinan sehingga dokter dapat memberikan penanganan dini yang terbaik untuk anda.
Ingat janganlah menjadi malu untuk membicarakan hal ini dengan dokter anda, ini adalah hal yang sering terjadi, anda tidak sendirian mengalami hal ini. Yang terpenting adalah menangani semuanya sedini mungkin. Dan dukungan dari suami juga keluarga adalah faktor penting yang akan membantu si ibu baru untuk mengatasi perasaannya ini.
Pencegahan
Pencegah terbaik adalah dengan mengurangi faktor resikoter jadinya gangguan psikologi pada ibu hamil dan ibu pasca persalinan. Berikut hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi faktor resiko, yaitu:
1.Pemberian suport atau dukungan dari segenap keluarga, lingkungan, maupun profesional selama kehamilan, persalinan dan paska persalinan dapat mencegah depresi dan mempercepat proses penyembuhan.
2. Mencari tau tentang gangguan psikologis yang mungkin terjadi pada ibu hamil maupun ibu yang baru saja melahirkan, baik lewat buku majalah maupun media online lainnya sehingga jika terjadi gejala dapat dikenali maupun ditangani secara dini.
3. Mempersiapkan diri secara mental terutama untuk wanita yang baru pertama kehamilan, dengan membaca buku atau artikel tentang kehamilan, persalinan maupun setelah melahirkan sehingga dapat membantu mengurangi ketakutan.
4. Mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang dan sehat, istirahat yang cukup, serta berolahraga minimal 15 menit per hari sehingga tetap bugar dan dapat menjaga suasana hati tetap baik.
5. Diusahakan untuk tidak mengambil keputusan yang berat selama kehamilan.
6. Bila perlu suami membantu dalam mempersiapkan keperuan sehari-hari atau ada pembatu yang memasak, mencuci dll.
7. Jika berisiko tinggi mengalami gangguan psikologis, jalani pengobatn profilaksis dan terapi psikologis selama kehamilan untuk mencegah atau menghilangka depresi.
Selasa, 21 September 2010
Mimisan (Epistaksis) Saat Hamil
Hiung berdarah (Kedokteran: epistaksis atau Inggris: epistaxis) atau mimisan adalah satu keadaan pendarahan dari hidung yang keluar melalui lubang hidung. Ada dua tipe pendarahan pada hidung:
* Tipe anterior (bagian depan). Merupakan tipe yang biasa terjadi pada kiesselbach, 90%. Biasanya hanya terjadi pada 1 lubang hidung, anak tidak merasakan adanya tetes darah menuju faring atau mulut atau merasa menelan darah, kita tidak bisa melihat tetesan darah di faring/belakang rongga mulut. Tindakan penekanan/kompresi biasanya sudah ampuh untuk tipe anterior.
* Tipe posterior (bagian belakang, nasofaring). Ada baiknya dibawa ke dokter, karena cenderung tidak berespon terhadap teknik kompresi.
Mimisan atau keluarnya darah dari hidung cukup sering terjadi pada kehamilan yang disebabkan adanya perubahan hormon. Biasanya, mimisan terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Mimisan dapat terjadi ringan atau berat.
Penyebab mimisan, atau Epistaksis bukan karena seseorang hamil atau dulunya pernah mimisan. Namun, mimisan terjadi karena pecahnya pembuluh saraf di
daerah hidung. Seperti diketahui, saat hamil kadar hormon progesteron dalam tubuh meningkat. Nah, meningkatnya hormon ini akan menyebabkan otot-otot polos -termasuk otot-otot polos pembuluh darah akan mengalami relaksasi yang berlebihan.
Salah satu akibat dari relaksasi ini adalah, melebarnya pembuluh darah di daerah hidung. Karena hidung adalah daerah yang sensitif, maka perubahan tekanan, suhu atau bersin sekalipun bisa menyebabkan pembuluh darah di sekitar hidung ini pecah yang kemudian bisa menutup lagi.
Perlu diingat, mimisan ini tidak terjadi pada semua bumil. Sebaliknya, mimisan sering terjadi pada mereka yang sensitif atau ada kelainan-kelainan struktur tulang daerah hidung, misalnya tulangnya miring atau mukosanya (lapisan kulit dalam) miring.
Bila mimisan terjadi sangat banyak serta sulit berhenti, segera pergi ke dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan (THT) untuk tindakan lebih lanjut dan dicari penyebabnya.
Tak perlu khawatir, mimisan tidak berpengaruh negatif terhadap janin yang dikandung, hanya sedikit mengganggu kenyamanan saja.
Mimisan tidak disebabkan Anda mengonsumsi suatu makanan atau minuman tertentu. Namun, mimisan bisa saja terjadi karena kekurangan vitamin C sebagai antioksidan untuk jaringan ikat, salah satunya untuk jaringan otot-otot pembuluh darah. Walau begitu, bukan berarti mimisan pasti terjadi karena kurangnya vitamin C.
Perawatan untuk mencegah mimisan
Untuk mencegah terjadinya mimisan, hal yang harus Anda lakukan ialah, hindari faktor pencetus alergi, asup vitamin C, jangan terlalu lama berada di bawah sinar matahari (berpanas-panasan) karena mimisan bisa timbul tiba-tiba tanpa gejala, jangan lupa istirahatlah yang cukup.
Aliran darah akan berhenti setelah darah berhasil dibekukan dalam proses pembekuan darah. Sebuah opini medis mengatakan bahwa ketika pendarahan terjadi, lebih baik jika posisi kepala dimiringkan ke depan (posisi duduk)untuk mengalirkan darah dan mencegahnya masuk ke kerongkongan dan lambung.
Pertolongan pertama jika terjadi mimisan adalah dengan memencet hidung bagian depan selama tiga menit. Selama pemencetan sebaiknya bernafas melalui mulut. Perdarahan ringan biasanya akan berhenti dengan cara ini. Lakukan hal yang sama jika terjadi perdarahan berulang, jika tidak berhenti sebaiknya kunjungi dokter untuk bantuan.
Untuk pendarahan hidung yang kronis yang disebabkan keringnya mukosa hidung, biasanya dicegah dengan menyemprotkan salin pada hidung hingga tiga kali sehari.
Jika disebabkan tekanan, dapat digunakan kompres es untuk mengecilkan pembuluh darah (vasokonstriksi). Jika masih tidak berhasil, dapat digunakan tampon hidung. Tampon hidung dapat menghentikan pendarahan dan media ini dipasang 1-3 hari.
Berikut hal-hal yang perlu anda lakukan pada saat terkena mimisan
1. Jangan menyumpal kedua lubang hidung dengan benda apapun termasuk tisu.
2. Tekan kedua lubang hidung dengan ibu jari dan telunjuk selama beberapa menit lalu kompres dengan air dingin. Air dingin membuat pembuluh darah di sekitar hidung mengerut, hal ini dilakukan agar perdarahan yang sedang terjadi berhenti.
3. Hindari posisi berbaring ataupun mendongakkan kepala karena darah dapat masuk ke saluran pernapasan.
Kematian akibat pendarahan hidung adalah sesuatu yang jarang. Namun, jika disebabkan kerusakan pada arteri maksillaris dapat mengakibatkan pendarahan hebat melalui hidung dan sulit untuk disembuhkan. Tindakan pemberian tekanan, vasokonstriktor kurang efektif. Dimungkinkan penyembuhan struktur arteri maksillaris (yang dapat merusak saraf wajah) adalah solusi satu-satunya.
* Tipe anterior (bagian depan). Merupakan tipe yang biasa terjadi pada kiesselbach, 90%. Biasanya hanya terjadi pada 1 lubang hidung, anak tidak merasakan adanya tetes darah menuju faring atau mulut atau merasa menelan darah, kita tidak bisa melihat tetesan darah di faring/belakang rongga mulut. Tindakan penekanan/kompresi biasanya sudah ampuh untuk tipe anterior.
* Tipe posterior (bagian belakang, nasofaring). Ada baiknya dibawa ke dokter, karena cenderung tidak berespon terhadap teknik kompresi.
Mimisan atau keluarnya darah dari hidung cukup sering terjadi pada kehamilan yang disebabkan adanya perubahan hormon. Biasanya, mimisan terjadi pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Mimisan dapat terjadi ringan atau berat.
Penyebab mimisan, atau Epistaksis bukan karena seseorang hamil atau dulunya pernah mimisan. Namun, mimisan terjadi karena pecahnya pembuluh saraf di
daerah hidung. Seperti diketahui, saat hamil kadar hormon progesteron dalam tubuh meningkat. Nah, meningkatnya hormon ini akan menyebabkan otot-otot polos -termasuk otot-otot polos pembuluh darah akan mengalami relaksasi yang berlebihan.
Salah satu akibat dari relaksasi ini adalah, melebarnya pembuluh darah di daerah hidung. Karena hidung adalah daerah yang sensitif, maka perubahan tekanan, suhu atau bersin sekalipun bisa menyebabkan pembuluh darah di sekitar hidung ini pecah yang kemudian bisa menutup lagi.
Perlu diingat, mimisan ini tidak terjadi pada semua bumil. Sebaliknya, mimisan sering terjadi pada mereka yang sensitif atau ada kelainan-kelainan struktur tulang daerah hidung, misalnya tulangnya miring atau mukosanya (lapisan kulit dalam) miring.
Bila mimisan terjadi sangat banyak serta sulit berhenti, segera pergi ke dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan (THT) untuk tindakan lebih lanjut dan dicari penyebabnya.
Tak perlu khawatir, mimisan tidak berpengaruh negatif terhadap janin yang dikandung, hanya sedikit mengganggu kenyamanan saja.
Mimisan tidak disebabkan Anda mengonsumsi suatu makanan atau minuman tertentu. Namun, mimisan bisa saja terjadi karena kekurangan vitamin C sebagai antioksidan untuk jaringan ikat, salah satunya untuk jaringan otot-otot pembuluh darah. Walau begitu, bukan berarti mimisan pasti terjadi karena kurangnya vitamin C.
Perawatan untuk mencegah mimisan
Untuk mencegah terjadinya mimisan, hal yang harus Anda lakukan ialah, hindari faktor pencetus alergi, asup vitamin C, jangan terlalu lama berada di bawah sinar matahari (berpanas-panasan) karena mimisan bisa timbul tiba-tiba tanpa gejala, jangan lupa istirahatlah yang cukup.
Aliran darah akan berhenti setelah darah berhasil dibekukan dalam proses pembekuan darah. Sebuah opini medis mengatakan bahwa ketika pendarahan terjadi, lebih baik jika posisi kepala dimiringkan ke depan (posisi duduk)untuk mengalirkan darah dan mencegahnya masuk ke kerongkongan dan lambung.
Pertolongan pertama jika terjadi mimisan adalah dengan memencet hidung bagian depan selama tiga menit. Selama pemencetan sebaiknya bernafas melalui mulut. Perdarahan ringan biasanya akan berhenti dengan cara ini. Lakukan hal yang sama jika terjadi perdarahan berulang, jika tidak berhenti sebaiknya kunjungi dokter untuk bantuan.
Untuk pendarahan hidung yang kronis yang disebabkan keringnya mukosa hidung, biasanya dicegah dengan menyemprotkan salin pada hidung hingga tiga kali sehari.
Jika disebabkan tekanan, dapat digunakan kompres es untuk mengecilkan pembuluh darah (vasokonstriksi). Jika masih tidak berhasil, dapat digunakan tampon hidung. Tampon hidung dapat menghentikan pendarahan dan media ini dipasang 1-3 hari.
Berikut hal-hal yang perlu anda lakukan pada saat terkena mimisan
1. Jangan menyumpal kedua lubang hidung dengan benda apapun termasuk tisu.
2. Tekan kedua lubang hidung dengan ibu jari dan telunjuk selama beberapa menit lalu kompres dengan air dingin. Air dingin membuat pembuluh darah di sekitar hidung mengerut, hal ini dilakukan agar perdarahan yang sedang terjadi berhenti.
3. Hindari posisi berbaring ataupun mendongakkan kepala karena darah dapat masuk ke saluran pernapasan.
Kematian akibat pendarahan hidung adalah sesuatu yang jarang. Namun, jika disebabkan kerusakan pada arteri maksillaris dapat mengakibatkan pendarahan hebat melalui hidung dan sulit untuk disembuhkan. Tindakan pemberian tekanan, vasokonstriktor kurang efektif. Dimungkinkan penyembuhan struktur arteri maksillaris (yang dapat merusak saraf wajah) adalah solusi satu-satunya.
Senin, 20 September 2010
Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil
Dimana saat usia kehamilan Anda semakin bertambah, maka banyak sekali keluhan yang sering kita dengar pada wanita hamil terutama kesulitan untuk tidur dengan nyaman di malam hari. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu karena keadaan perut yang semakin membesar, gerakan bayi dalam kandungan, rasa tak enak didaerah ulu hati, dsb.
Berikut beberapa hal yang dapat Anda coba lakukan untuk membantu Anda agar tidur lebih nyaman di malam hari.
1. Cobalah mengatur posisi tidur.
Secara medis, ibu hamil dianjurkan untuk tidur dengan posisi miring ke kiri, hal ini dapat membantu mengoptimalkan aliran darah oksigen dan nutrisi ke plasenta. Dengan posisi ini maka rahim tidak menekan pembuluh darah besar yang dapat mengganggu aliran darah dari ibu ke janin. Sehingga asupan darah untuk pertumbuhan janin pun tetap berjalan baik.
Agar terasa lebih rileks, cobalah ganjal kaki dengan bantal. Dari tumit hingga betis dengan dua bantal, dan dari lutut hingga pangkal paha diganjal dengan 1 bantal. Posisi ini memungkinkan ibu hamil merasa lebih nyaman karena seluruh bagian kakinya memiliki penahan.
2. Mandi dengan air hangat.
Dengan mandi air hangat menggunakan sabun yang wangi dan segar akan membuat tubuh Anda menjadi rileks sehingga membantu anda siap untuk tidur dengan nyaman.
3. Minum segelas susu hangat.
Minum segelas susu hangat akan membantu anda untuk dapat tidur hal ini didasarkan susu mengandung asam amino tryptophan yang meningkatkan kadar serotonin dalam otak yang akan membantu anda untuk dapat tidur.
4. Hindari makan terlalu banyak saat menjelang tidur.
Saat hamil seringkali anda merasa ingin makan sesuatu saat malam hari tapi hati - hatilah karena bila keinginan untuk makan itu datang di waktu malam hari karena dapat mempengaruhi tidur anda. Cobalah untuk menghindari makan yang banyak atau terlalu kenyang saaat menjelang tidur. Anda dapat mengantinya dengan snak yang ringan atau segelas susu hangat.Hal ini untuk mengurangi rasa tak enak di daerah ulu hati atau perut anda yang juga akan dapat mempengaruhi saat tidur anda.
5. Hubungan seks.
Menurut beberapa ahli seksiologi, seks adalah suatu tindakan yang dilakuakan untuk melepas ketegangan yang diakibatkan oleh zat hormonal (endhorphin). Karena setelah melakukan seks, biasanya pasangan suami istri akan merasa lebih rileks dan melepas ketegangan.
Sedangkan menurut ahli penelitian, hormon endorfin yang terlepas dan mengalir kealiran darah saat melakukan akifitas seks berlangsung dapat menimbulkan perasaan tenang, rileks, gembira dan perasaan nyaman. Perasaan seperti inilah yang yang membuat orang mudah tertidur.
Tapi bila anda merasa ' Tidak Ingin" melakukan hal ini, mintalah pasangan anda untuk memberikan pijatan secara lembut sehingga anda akan merasa lebih rileks dan perasaan bahagia karena diperhatikan / dimanjakan.
6. Latihan menarik nafas.
Latihan menarik nafas dalam yang teratur dapat menolong mengurangi ketegangan otot dan membantu anda untuk tidur lebih baik.
Carilh posisi yang nyaman buat anda, duduk, berdiri ataupun berbaring, lalu tariklah nafas melalui hidung secara perlahan lalu tahan nafas selama 1-2 detik dan keluarkan nafas melalui mulut secara perlahan lakukan beberapa kali.
7. Selalu beristirahatlah selagi ada kesempatan untuk beristirahat.
Dengan istirahat pada waktu tertentu selagi Anda mempunyai kesempatan akan sangat banyak membantu. Apalagi jika janin banyak melakukan gerakan, kenali dan gunakan waktu di luar itu untuk istirahat.
8. Hindari banyak mengkonsumsi cairan menjelang tidur.
Kecenderungan Anda minum lebih banyak selama hamil dalam rangka memenuhi kebutuhan cairan, otomatis akan membuat proses pengeluaran cairan pun bertambah sering. Selain itu, rahim yang kian membesar akan mendesak kandung kemih Anda sehingga kapasitasnya berkurang. Untuk itu, dianjurkan untuk mengurangi konsumsi cairan lewat jam 5 sore atau bila mungkin jangan meminum apapun 2 jam menjelang tidur.
Berikut beberapa hal yang dapat Anda coba lakukan untuk membantu Anda agar tidur lebih nyaman di malam hari.
1. Cobalah mengatur posisi tidur.
Secara medis, ibu hamil dianjurkan untuk tidur dengan posisi miring ke kiri, hal ini dapat membantu mengoptimalkan aliran darah oksigen dan nutrisi ke plasenta. Dengan posisi ini maka rahim tidak menekan pembuluh darah besar yang dapat mengganggu aliran darah dari ibu ke janin. Sehingga asupan darah untuk pertumbuhan janin pun tetap berjalan baik.
Agar terasa lebih rileks, cobalah ganjal kaki dengan bantal. Dari tumit hingga betis dengan dua bantal, dan dari lutut hingga pangkal paha diganjal dengan 1 bantal. Posisi ini memungkinkan ibu hamil merasa lebih nyaman karena seluruh bagian kakinya memiliki penahan.
2. Mandi dengan air hangat.
Dengan mandi air hangat menggunakan sabun yang wangi dan segar akan membuat tubuh Anda menjadi rileks sehingga membantu anda siap untuk tidur dengan nyaman.
3. Minum segelas susu hangat.
Minum segelas susu hangat akan membantu anda untuk dapat tidur hal ini didasarkan susu mengandung asam amino tryptophan yang meningkatkan kadar serotonin dalam otak yang akan membantu anda untuk dapat tidur.
4. Hindari makan terlalu banyak saat menjelang tidur.
Saat hamil seringkali anda merasa ingin makan sesuatu saat malam hari tapi hati - hatilah karena bila keinginan untuk makan itu datang di waktu malam hari karena dapat mempengaruhi tidur anda. Cobalah untuk menghindari makan yang banyak atau terlalu kenyang saaat menjelang tidur. Anda dapat mengantinya dengan snak yang ringan atau segelas susu hangat.Hal ini untuk mengurangi rasa tak enak di daerah ulu hati atau perut anda yang juga akan dapat mempengaruhi saat tidur anda.
5. Hubungan seks.
Menurut beberapa ahli seksiologi, seks adalah suatu tindakan yang dilakuakan untuk melepas ketegangan yang diakibatkan oleh zat hormonal (endhorphin). Karena setelah melakukan seks, biasanya pasangan suami istri akan merasa lebih rileks dan melepas ketegangan.
Sedangkan menurut ahli penelitian, hormon endorfin yang terlepas dan mengalir kealiran darah saat melakukan akifitas seks berlangsung dapat menimbulkan perasaan tenang, rileks, gembira dan perasaan nyaman. Perasaan seperti inilah yang yang membuat orang mudah tertidur.
Tapi bila anda merasa ' Tidak Ingin" melakukan hal ini, mintalah pasangan anda untuk memberikan pijatan secara lembut sehingga anda akan merasa lebih rileks dan perasaan bahagia karena diperhatikan / dimanjakan.
6. Latihan menarik nafas.
Latihan menarik nafas dalam yang teratur dapat menolong mengurangi ketegangan otot dan membantu anda untuk tidur lebih baik.
Carilh posisi yang nyaman buat anda, duduk, berdiri ataupun berbaring, lalu tariklah nafas melalui hidung secara perlahan lalu tahan nafas selama 1-2 detik dan keluarkan nafas melalui mulut secara perlahan lakukan beberapa kali.
7. Selalu beristirahatlah selagi ada kesempatan untuk beristirahat.
Dengan istirahat pada waktu tertentu selagi Anda mempunyai kesempatan akan sangat banyak membantu. Apalagi jika janin banyak melakukan gerakan, kenali dan gunakan waktu di luar itu untuk istirahat.
8. Hindari banyak mengkonsumsi cairan menjelang tidur.
Kecenderungan Anda minum lebih banyak selama hamil dalam rangka memenuhi kebutuhan cairan, otomatis akan membuat proses pengeluaran cairan pun bertambah sering. Selain itu, rahim yang kian membesar akan mendesak kandung kemih Anda sehingga kapasitasnya berkurang. Untuk itu, dianjurkan untuk mengurangi konsumsi cairan lewat jam 5 sore atau bila mungkin jangan meminum apapun 2 jam menjelang tidur.
Minggu, 19 September 2010
Manfaat Buah Kurma Bagi Wanita Hamil, Melahirkan Dan Menyusui
Kurma kering (tamr) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.
Dalam kurma juga terdapat hormon yang mirip dengan hormon oksitosin (hormon yang dihasilkan neurohipofisa, bekerja untuk merangsang kontraksi otot polos dinding rahim selama coitus dan melahirkan) yang membantu proses kelahiran. Caranya, hormon oksitosin tersebut menyatu dengan reseptomya memulai kontraksi otot yang teratur secara bertahap, sehingga menyebabkan perluasan leher rahim dan dari situ terjadilah proses kelahiran.
Penelitian yang terbaru juga menyatakan bahwa buah kurma basah (ruthab) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Dengan memakan buah kurma ketika akan melahirkan, selain buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga memudahkan dalam melahirkan anaknya.
Perempuan hamil yang akan melahirkan biasanya sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya. Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam kurma basah (ruthab ). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh.
Buah kurma matang juga sangat kaya dengan unsur kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan, karena itu dianjurkan untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan). Kadar besi dan kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.
Kurma basah (Ruthab) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oksitosin yang dapat membantu proses kalahiran. Dimana hormon oksitosin adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita melahirkan dan menyusui.
Setelah persalinan,hormon oksitosin juga bermanfaat untuk mengeringkan rahim, meningkatkan kontraksi otot-ototnya yang terajut satu sama lain seperti jaring, dan serat otot-otot yang terjaring tersebut berkontraksi sedemikian rupa sehingga menyempitkan celah-oelah rajutan tersebut yang diantara matanya terdapat kantong darah lembut dan mengeluarkan darah. Hal ini menyebabkan berhentinya perdarahan secara bertahap.
Demikian juga eerat-serat pembulu darah vena yang berada di sekitar saluran susu di payudarah juga mengalami kontraksi, sehingga menjadikan derasnya air susu ketika saluran-saluran ini beserta air susu yang dikandungnya mengalami kontraksi. Dari sana sempurnalah proses penyusuan anak.
Adapun untuk jumlah konsumsinya cukup 3 atau 5 butir per hari. Wallahu’alam bisshowab.
Kamis, 26 Agustus 2010
Waspadai TORCH Pada Kehamilan
TORCH adalah istilah untuk menggambarkan gabungan dari beberapa jenis penyakit infeksi yaitu Toxoplasma,Other infections (Hepatitis B, Sifilis, Varicella-Zoster Virus, HIV, dan Parvovirus B19), Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes. Keempat jenis penyakti infeksi ini, sama-sama berbahaya bagi janin bila infeksi diderita oleh ibu hamil.
* Toksoplasma
Penyebab: Penyakit ini sering dihubungkan dengan kucing atau anjing sebagai penyebabnya. Penyebab penyakit ini adalah parasit dengan nama Toxoplasma gondii yang umumnya hidup pada binatang mamalia seperti anjing dan kucing.
Gejala: Pada umumnya, infeksi Toxoplasma terjadi tanpa disertai gejala yang spesipik. Kira-kira hanya 10-20% kasus infeksi. Toxoplasma yang disertai gejala ringan, mirip gejala influenza, bisa timbul rasa lelah, malaise, demam, dan umumnya tidak menimbulkan masalah. Infeksi Toxoplasma berbahaya bila terjadi saat ibu sedang hamil atau pada orang dengan sistem kekebalan tubuh terganggu (misalnya penderita AIDS, pasien transpalasi organ yang mendapatkan obat penekan respon imun).
Diagnosis: secara klinis sukar ditentukan karena gejala-gejalanya tidak spesifik atau bahkan tidak menunjukkan gejala (sub klinik). Oleh karena itu, pemeriksaan laboratorium mutlak diperlukan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Pemeriksaan yang lazim dilakukan adalah Anti-Toxoplasma IgG, IgM dan IgA, serta Aviditas Anti-Toxoplasma IgG. Pemeriksaan tersebut perlu dilakukan pada orang yang diduga terinfeksi Toxoplasma, ibu-ibu sebelum atau selama masa hamil (bila hasilnya negatif pelu diulang sebulan sekali khususnya pada trimester pertma, selanjutnya tiap trimeter), serta bayi baru lahir dari ibu yang terinfeksi Toxoplasma.
Penularan: Parasit ini akan keluar bersama kotoran anjing atau kucing. Melalui kotoran inilah akhirnya dapat menghinggapi manusia. Penyebaran lainnya adalah melalui lalat, kecoa atau serangga lain yang menghinggapi kotoran tersebut lalu menempel pada makanan yang telah matang atau pada sayuran yang bila tidak dimasak dengan tepat dapat menular pada manusia. Bisa pula menyebar melalui daging yang kurang matang saat diolah.
Akibat: Jika wanita hamil terinfeksi Toxoplasma maka akibat yang dapat terjadi adalah abortus spontan atau keguguran (4%), lahir mati (3%) atau bayi menderita Toxoplasmosis bawaan. pada Toxoplasmosis bawaan, gejala dapat muncul setelah dewasa, misalnya kelinan mata dan atelinga, retardasi mental, kejang-kejang dn ensefalitis.
* Rubela
Gejala: tanda dan gejala infeksi Rubella sangat bervariasi untuk tiap individu, bahkan pada beberapa pasien tidak dikenali, terutama apabila ruam merah tidak tampak. Infeksi Rubella biasanya ditandai dengan demam akut, ruam pada kulit dan pembesaran kelenjar getah bening. Infeksi ini disebabkan oleh virus Rubella, dapat menyerang anak-anak dan dewasa muda.
Diagnosis: pemeriksaan laboratorium yang dilakukan meliputi pemeriksaan anti-rubella IgG dan IgM. Pemeriksaan Anti-rubella IgG dapat digunakan untuk mendeteksi adanya kekebalan pada saat sebelum hamil. Jika ternyata belum memiliki kekebalan, dianjurkan untuk divaksinasi. Pemeriksaan Anti-rubella IgG dan IgM terutama sangat berguna untuk diagnosis infeksi akut pada kehamilan < 18 minggu dan risiko infeksi rubella bawaan. Penyebab: Dikenal juga dengan penyakit campak Jerman. Seseorang yang terinfeksi penyakit ini dapat dikenali dengan adanya ruam pada bagian tubuh, nyeri otot, demam (walau tidak selalu menyertai infeksi penyakit ini) dan adanya pembesaran getah bening.
Penularan: Media penularannya melalui pernafasan, air liur, keringat, darah atau hubungan seksual dari penderita rubela lainnya. Maka, untuk ibu hamil, sebaiknya menjaga jarak bila ada teman atau kerabat yang sedang menderita rubela atau campak Jerman agar tidak tertular.
Akibat: Infeksi Rubella berbahaya bila tejadi pada wanita hamil muda, karena dapat menyebabkan kelainan pada bayinya. Jika infeksi terjadi pada bulan pertama kehamilan maka risiko terjadinya kelainan adalah 50%, sedangkan jika infeksi tejadi trimester pertama maka risikonya menjadi 25% (menurut America College of Obstatrician and Gynecologists, 1981). Hal yang dapat dialami oleh bayi apabila ibu terinfeksi penyakit ini adalah bayi terlahir cacat atau menderita kelainan seperti kerusakan pada otak, kebutaan, tuna rungu atau bisu.
* Cytomegalovirus (CMV)
Diagnosis: pemeriksaan laboratorium sangat bermanfaat untuk mengetahui infeksi akut atau infeski berulang, dimana infeksi akut mempunyai risiko yang lebih tinggi. Pemeriksaan laboratorium yang silakukan meliputi Anti CMV IgG dan IgM, serta Aviditas Anti-CMV IgG.
Penyebab: infeksi CMV disebabkan oleh virus Cytomegalo, dan virus ini temasuk golongan virus keluarga Herpes. Seperti halnya keluarga herpes lainnya, virus CMV dapat tinggal secara laten dalam tubuh dan CMV merupakan salah satu penyebab infeksi yang berbahaya bagi janin bila infeksi yang berbahaya bagi janin bila infeksi terjadi saat ibu sedang hamil.
Akibat: jika ibu hamil terinfeksi, maka janin yang dikandung mempunyai risiko tertular sehingga mengalami gangguan misalnya pembesaran hati, pembesaran kepala, kuning, pengapuran otak, ketulian, retardasi mental, bentuk kaki dan tangan yang tidak normal dan lain-lain.
* Herpes Simpleks tipe II
Penyebab: Herpes terbagi atas 2 jenis, sedangkan infeksi herpes pada alat genital (kelamin) disebabkan oleh Virus Herpes Simpleks tipe II (HSV II). Virus ini dapat berada dalam bentuk laten, menjalar melalui serabut syaraf sensorik dan berdiam diganglion sistem syaraf otonom. Tanda dari seseorang terinfeksi penyakit ini adalah keputihan atau muncul bintik pada alat kelamin.
Diagnosis: pemeriksaan laboratorium, yaitu Anti-HSV II IgG dan Igm sangat penting untuk mendeteksi secara dini terhadap kemungkinan terjadinya infeksi oleh HSV II dan mencaegah bahaya lebih lanjut pada bayi bila infeksi terjadi pada saat kehamilan.
Penularan: Penularannya adalah melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan penderita lain. Bisa juga ditularkan melalui hubungan seksual.
Akibat: bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi HSV II biasanya memperlihatkan lepuh pada kulit, tetapi hal ini tidak selalu muncul sehingga mungkin tidak diketahui. Infeksi HSV II pada bayi yang baru lahir dapat berakibat fatal (Pada lebih dari 50 kasus)
Preeklampsia (Keracunan pada Kehamilan)
Preeklampsia atau keracunan pada kehamilan, sering juga disebut toksemia merupakan suatu kondisi yang bisa dialami oleh setiap wanita hamil. Ini biasanya terjadi pada trimester ketiga kehamilan atau bisa juga muncul pada trimester kedua. Beberapa kondisi yang memiliki kemungkinan mengalami preeklampsia, yaitu kehamilan pertama, kehamilan bayi kembar, ibu hamil pengidap diabetes, ibu hamil yang memiliki riwayat hipertensi, memiliki masalah dengan ginjal, dan juga wanita yang hamil pertama pada usia 20 tahun serta di atas 35 tahun.
Risiko preeklampsia juga meningkat pada kehamilan pada ibu yang memang sudah pernah mengalami preeklamsia pada kehamilan sebelumnya. Jika hal ini tidak ditangani dengan tepat dan cepat, preeklampsia akan segera berubah menjadi eklampsia, yaitu infeksi dan pendarahan. Dan ini bisa berakibat fatal.
Gejala-gejala yang timbul.
Kondisi preeklampsia sangat kompleks dan dan sangat besar pengaruhnya pada ibu maupun janin. Gejala dapat dikenali melalui pemeriksaan kehamilan yang rutin. Kendati tak jarang si ibu merasa dirinya sehat-sehat saja. Adapun gejala-gejala klinisnya adalah sebagai berikut:
* Biasanya si ibu akan merasakan sakit kepala yang teramat sering.
Tekanan darah yang tnggi ataupun peningkatan tekanan darah merupakan hal yang penting untuk menentukan seorang ibu hamil mengalami preeklamspsia atau tidak. Pada kasus ini akan ditemukan peningkatan tekanan darah lebih dari 130/90 mmHg.
* Terjadi pembengkakan di daerah kaki dan tungkai.
Pada kondisi yang lebih berat, pembengkakan terjadi di seluruh tubuh karena pembuluh kapiler bocor, sehingga air yang merupakan bagian sel merembes dan masuk ke dalam jaringan tubuh dan tertimbun di bagian tertentu.
* Pada pemeriksaan akan ditemukan kadar protein tinggi di dalam urin karena gangguan dari ginjal.
Gejala preeklampsia ringan menunjukan angka kadar protein urin lebih tinggi dari 500 mg per 24 jam. Yang parah dapat mencapai angka 5gram dalam 24 jam. Pengeluaran urin pun kurang dari 400ml per 24 jam.
* Pada beberapa kasus juga ditemukan gejala penglihatan menjadi kabur dan sensitif terhadap cahaya. Si ibu juga sering merasakan nyeri perut bagian atas, biasanya di bawah rusuk sebelah kanan, disertai mual dan muntah yang berlebihan. Terjadi juga gejala perubahan pada refleks, serta ada darah pada air kencing
* Kenaikan berat badan lebih dari 1,36 kg setiap minggu selama trimester kedua dan lebih dari 0,45 kg setiap minggu pada trimester ketiga.
Akibat yang dapat terjadi pada ibu dan janin
* Akibat pada ibu
Otak, dapat terjadi pembengkakan di otak sehingga timbul kejang dan penurunan kesadaran. Dapat juga terjadi pecahnya pembuluh darah di otak akibat hipertensi.
Jantung, terjadi payah jantug.
Ginjal, ditemukan adanya gagal ginjal
Mata, bisa terjadi kebutaan akibat penekanan saraf mata yang disebabkan bengkak maupun lepasnya selaput retina mata. kebanyakan bersifat sementara. Namun demikian pemulihan membutuhkan waktu yang lama.
Sistem darah, terjadi pecahnya sel darah merah dengan penurunan kadar zat pembekuan darah.
* Akibat bagi janin.
Janin yang dikandung akan hidup dalam rahim dengan nutrisi dan oksigen dibawah normal. Hal ini terjadi karena pembuluh darah yang menyalurkan darah ke plasenta menyempit. Karena buruknya nutrisi, pertumbuhan janin menjadi terhambat sehingga terjadi bayi dengan berat lahir rendah, bisa juga prematur,dan biru saat dilahirkan (asfiksia).
Pada kasus preeklampsia yang berat, janin harus segera dilahirkan jika sudah menunjukan kegawatan. Hal ini biasanya dilakukan demi penyelamatan nyawa ibu tanpa melihat janin suadah bisa hidup di luar kandungan atau tidak. Tapi, adakalanya keduanya tidak bisa ditolong lagi.
Tindakan pencegahan.
Hendaknya ibu hamil melakukan pemeriksaan kandungan secara rutin dan konsultasi pada dokter, minimal setiap bulan pada kehamilan awal dan seminggu sekali menjelang kelahiran. Hal ini bertujuan, agar segera diketahui kemungkinan ada gejala preeklampsia. Sehingga bisa dilakukan penanganan sesegera mungkin.
Jika diketahui terdapat penyakit preeklampsia, dokter tentu saja tidak akan menunggu penyakit ini menjadi parah. Bila perlu tanpa melihat usia kehamilan, persalinan dapat dianjurkan atau mengakhiri kehamilan. Tergantung keadaan, persalinan persalinan dilakukan dengan induksi atau bedah cecar.
Risiko preeklampsia juga meningkat pada kehamilan pada ibu yang memang sudah pernah mengalami preeklamsia pada kehamilan sebelumnya. Jika hal ini tidak ditangani dengan tepat dan cepat, preeklampsia akan segera berubah menjadi eklampsia, yaitu infeksi dan pendarahan. Dan ini bisa berakibat fatal.
Gejala-gejala yang timbul.
Kondisi preeklampsia sangat kompleks dan dan sangat besar pengaruhnya pada ibu maupun janin. Gejala dapat dikenali melalui pemeriksaan kehamilan yang rutin. Kendati tak jarang si ibu merasa dirinya sehat-sehat saja. Adapun gejala-gejala klinisnya adalah sebagai berikut:
* Biasanya si ibu akan merasakan sakit kepala yang teramat sering.
Tekanan darah yang tnggi ataupun peningkatan tekanan darah merupakan hal yang penting untuk menentukan seorang ibu hamil mengalami preeklamspsia atau tidak. Pada kasus ini akan ditemukan peningkatan tekanan darah lebih dari 130/90 mmHg.
* Terjadi pembengkakan di daerah kaki dan tungkai.
Pada kondisi yang lebih berat, pembengkakan terjadi di seluruh tubuh karena pembuluh kapiler bocor, sehingga air yang merupakan bagian sel merembes dan masuk ke dalam jaringan tubuh dan tertimbun di bagian tertentu.
* Pada pemeriksaan akan ditemukan kadar protein tinggi di dalam urin karena gangguan dari ginjal.
Gejala preeklampsia ringan menunjukan angka kadar protein urin lebih tinggi dari 500 mg per 24 jam. Yang parah dapat mencapai angka 5gram dalam 24 jam. Pengeluaran urin pun kurang dari 400ml per 24 jam.
* Pada beberapa kasus juga ditemukan gejala penglihatan menjadi kabur dan sensitif terhadap cahaya. Si ibu juga sering merasakan nyeri perut bagian atas, biasanya di bawah rusuk sebelah kanan, disertai mual dan muntah yang berlebihan. Terjadi juga gejala perubahan pada refleks, serta ada darah pada air kencing
* Kenaikan berat badan lebih dari 1,36 kg setiap minggu selama trimester kedua dan lebih dari 0,45 kg setiap minggu pada trimester ketiga.
Akibat yang dapat terjadi pada ibu dan janin
* Akibat pada ibu
Otak, dapat terjadi pembengkakan di otak sehingga timbul kejang dan penurunan kesadaran. Dapat juga terjadi pecahnya pembuluh darah di otak akibat hipertensi.
Jantung, terjadi payah jantug.
Ginjal, ditemukan adanya gagal ginjal
Mata, bisa terjadi kebutaan akibat penekanan saraf mata yang disebabkan bengkak maupun lepasnya selaput retina mata. kebanyakan bersifat sementara. Namun demikian pemulihan membutuhkan waktu yang lama.
Sistem darah, terjadi pecahnya sel darah merah dengan penurunan kadar zat pembekuan darah.
* Akibat bagi janin.
Janin yang dikandung akan hidup dalam rahim dengan nutrisi dan oksigen dibawah normal. Hal ini terjadi karena pembuluh darah yang menyalurkan darah ke plasenta menyempit. Karena buruknya nutrisi, pertumbuhan janin menjadi terhambat sehingga terjadi bayi dengan berat lahir rendah, bisa juga prematur,dan biru saat dilahirkan (asfiksia).
Pada kasus preeklampsia yang berat, janin harus segera dilahirkan jika sudah menunjukan kegawatan. Hal ini biasanya dilakukan demi penyelamatan nyawa ibu tanpa melihat janin suadah bisa hidup di luar kandungan atau tidak. Tapi, adakalanya keduanya tidak bisa ditolong lagi.
Tindakan pencegahan.
Hendaknya ibu hamil melakukan pemeriksaan kandungan secara rutin dan konsultasi pada dokter, minimal setiap bulan pada kehamilan awal dan seminggu sekali menjelang kelahiran. Hal ini bertujuan, agar segera diketahui kemungkinan ada gejala preeklampsia. Sehingga bisa dilakukan penanganan sesegera mungkin.
Jika diketahui terdapat penyakit preeklampsia, dokter tentu saja tidak akan menunggu penyakit ini menjadi parah. Bila perlu tanpa melihat usia kehamilan, persalinan dapat dianjurkan atau mengakhiri kehamilan. Tergantung keadaan, persalinan persalinan dilakukan dengan induksi atau bedah cecar.
Kamis, 19 Agustus 2010
Pengaruh Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Tingkat Kecerdasan Anak
Di Indonesia tingkat Anemia pada ibu hamil cukup tinggi. Keadaan ini memang dapat disebabkan oleh adanya anemia sebelum kehamilan, karena anemia pada perempuan muda juga cukup tinggi. Namun, anemia juga bisa terjadi akibat kehamilan.
Kehamilan dapat menimbulkan anemia karena saat hamil terjadi peningkatan volume darah sehingga sel darah merah relatif menjadi lebih rendah. Selain itu,pada kehamilan keperluan akan zat-zat makanan bertambah dan terjadi perubahan-perubahan dalam darah dan sumsum tulang. Berkurangnya asupan makanan karena mual dan muntah serta risiko perdarahan pada waktu persalinan juga akan meningkatkan risiko anemia.
Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr% ada trimeter 1 dan 3 atau kadar <10,5 gr% pada trimeter 2. Untuk mencegah terjadinya anemia, biasanya dokter akan memberikan suplemen zat besi dengan asam folat. Namun, kalau sampai terjadi anemia berat, penanganan seperti transfusi darah mungkin saja diperlukan, tergantung dari bagimana kasusnya.
Pada ibu hamil, suplai zat-zat makanan ke janin yang sedang tumbuh tergantung pada jumlah darah ibu yang mengalir melalui plasenta dan zat gizi yang diangkutnya. Kekurangan zat gizi pada masa dini perkembangan otak, akan mengakibatkan berkurangnya pertumbuhan otak, sehingga lebih sedikit sel-sel otak yang berukuran normal. Bagian terpenting dari otak adalah korteks, yang merupakan kendali utama perilaku kecerdasan.
Asupan gizi dan nutrisi sangat penting bagi ibu hamil dan janinnya. Omega 3 dan DHA bagi janin diperlukan dalam jumlah cukup untuk pembentukan sistem saraf pusat. Studi lainnya menunjukan bahwa gangliosida berperan pada struktur otak, migrasi sel-sel otak, pembentukan sinapsis, dan myelinisasi. Selain itu gangliosida berpengaruh terhadap fungsi otak, terutama fungsi belajar dan mengingat. Kolin dihantarkan kepada janin melalui plasenta ibu. Beberapa penelitian menunjukan asupan kolin di saat kehamilan mempengaruhi perkembangan otak terutama fungsi mengingat.
Dalam sebuah penelitian di Bantul Yogjakarta (oleh : Slamet Iskandar) di mana ada perbedaan tingkat kecerdasan (IQ) anak umur 5-6 tahun yang dilahirkan oleh ibu hamil anemia dan tidak anemia. Ibu hamil anemia mempunyai probabilitas 6,81 kali lebih besar untuk melahirkan anak dengan nilai IQ dibawah rata-rata dibandingkan dengan
ibu hamil yang tidak anemia.
Anemia sebaiknya tidak dibiarkan saja karena akibatnya bisa fatal, baik pada ibu maupun janinnya. Risiko yang terjadi antara lain keguguran, kelahiran prematur, persalinan lama, perdarahan pasca-melahirkan, bayi lahir dengan berat rendah, hingga kemungkinan bayi lahir dengan cacat bawaan.
Anemia ternyata memberikan dampak serius bagi ibu dan janin yang dikandung. Karenanya, sudah selayaknya ibu hamil dan keluarga memperhatikan hal ini. Yakni dengan jalan segera melakukan pemeriksaan kehamilannya pada dokter dan memperoleh penanganan yang tepat jika ternyata menderita anemia. Karena persalinan yang lancar dan anak yang sehat merupakan dambaan seluruh keluarga.
Kehamilan dapat menimbulkan anemia karena saat hamil terjadi peningkatan volume darah sehingga sel darah merah relatif menjadi lebih rendah. Selain itu,pada kehamilan keperluan akan zat-zat makanan bertambah dan terjadi perubahan-perubahan dalam darah dan sumsum tulang. Berkurangnya asupan makanan karena mual dan muntah serta risiko perdarahan pada waktu persalinan juga akan meningkatkan risiko anemia.
Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr% ada trimeter 1 dan 3 atau kadar <10,5 gr% pada trimeter 2. Untuk mencegah terjadinya anemia, biasanya dokter akan memberikan suplemen zat besi dengan asam folat. Namun, kalau sampai terjadi anemia berat, penanganan seperti transfusi darah mungkin saja diperlukan, tergantung dari bagimana kasusnya.
Pada ibu hamil, suplai zat-zat makanan ke janin yang sedang tumbuh tergantung pada jumlah darah ibu yang mengalir melalui plasenta dan zat gizi yang diangkutnya. Kekurangan zat gizi pada masa dini perkembangan otak, akan mengakibatkan berkurangnya pertumbuhan otak, sehingga lebih sedikit sel-sel otak yang berukuran normal. Bagian terpenting dari otak adalah korteks, yang merupakan kendali utama perilaku kecerdasan.
Asupan gizi dan nutrisi sangat penting bagi ibu hamil dan janinnya. Omega 3 dan DHA bagi janin diperlukan dalam jumlah cukup untuk pembentukan sistem saraf pusat. Studi lainnya menunjukan bahwa gangliosida berperan pada struktur otak, migrasi sel-sel otak, pembentukan sinapsis, dan myelinisasi. Selain itu gangliosida berpengaruh terhadap fungsi otak, terutama fungsi belajar dan mengingat. Kolin dihantarkan kepada janin melalui plasenta ibu. Beberapa penelitian menunjukan asupan kolin di saat kehamilan mempengaruhi perkembangan otak terutama fungsi mengingat.
Dalam sebuah penelitian di Bantul Yogjakarta (oleh : Slamet Iskandar) di mana ada perbedaan tingkat kecerdasan (IQ) anak umur 5-6 tahun yang dilahirkan oleh ibu hamil anemia dan tidak anemia. Ibu hamil anemia mempunyai probabilitas 6,81 kali lebih besar untuk melahirkan anak dengan nilai IQ dibawah rata-rata dibandingkan dengan
ibu hamil yang tidak anemia.
Anemia sebaiknya tidak dibiarkan saja karena akibatnya bisa fatal, baik pada ibu maupun janinnya. Risiko yang terjadi antara lain keguguran, kelahiran prematur, persalinan lama, perdarahan pasca-melahirkan, bayi lahir dengan berat rendah, hingga kemungkinan bayi lahir dengan cacat bawaan.
Anemia ternyata memberikan dampak serius bagi ibu dan janin yang dikandung. Karenanya, sudah selayaknya ibu hamil dan keluarga memperhatikan hal ini. Yakni dengan jalan segera melakukan pemeriksaan kehamilannya pada dokter dan memperoleh penanganan yang tepat jika ternyata menderita anemia. Karena persalinan yang lancar dan anak yang sehat merupakan dambaan seluruh keluarga.
Kamis, 12 Agustus 2010
Infertilitas (Kemandulan)
Banyak pasangan yang menikah bahkan sudah bertahun-tahun, tapi tidak kunjung juga bisa menimang buah cinta mereka. Meski berbagai usaha telah mereka lakukan agar segera mendapatkan momongan, ternyata belum juga membuahkan hasil. Hal ini tentu saja akan membuat mereka bertanya-tanya, adakah yang salah pada diri mereka? atau mungkin diantara mereka ada yang mengalami kemandulan.
Penyebab kemandulan secara umum....
Infertilitas atau kemandulan adalah ketidakmampuan menghasilkan keturunan (anak). Bagi manusia, kemandulan tidak hanya terjadi pada perempuan tetapi juga banyak dari kaum laki-laki yang mengalaminya.
Dalam ilmu kedokteran, untuk menyatakan seseorang mengalami kemandulan atau tidak memerlukan beberapa pemeriksaan terlebih dahulu. Disini kita tidak bisa memvonis begitu saja tanpa pemeriksaan yang rinci yang menyatakan seseorang tersebut mengalami infertil atau mandul. Mungkin saja mereka termasuk kedalam golongan subfertil, yang masih mempunyai kemungkinan untuk memiliki keturunan, meskipun harus bersabar dan tentunya banyak berdoa.
Apa yang menjadi penyebab dari kemandulan....
Bila ditinjau secara umum kemandulan mempunyai penyebab yang bervariasi. Bisa faktor kelelahan fisik, psikologi, hormon, keturunan, maupun penyakit atau kelainan lain.
>>1. Secara psikologis. Seseorang yang sedang mengalami stress tentu saja akan kurang berkonsentrasi saat melakukan hubungan seks. Pada wanita hal ini bisa mengakibatkan masa subur tidak tumbuh, karena tidak ada telur yang masak.
>>2. Pengaruh hormon. Seseorang yang tertekan atau mengalami stress seperti telah disebutkan diatas...bisa saja berpengaruh terhadap produksi hormon, dan sedikit banyak juga akan berpengaruh terhadap kualitas hubungan tersebut.
>>3. Kelelahan Fisik. Seseorang yang sedang mengalami kelelahan fisik, tentu saja tidak dapat mencurahkan segenap tenaga maupun perasaan saat berhubungan seks hali ini sangat berpengaruh terhadap produksi hormon sehingga dimungkinkan seseorang untuk sulit memperoleh keturunan.
>>4. Faktor penyakit atau kelainan. Bisa saja. karena itu riwayat dari penyakit pasien tentu harus diperiksa. Misal, seorang istri yang pernah terserang TBC, maka salurannya (tuba falopii)bisa terkena infeksi. Jadi, meskipun sudah dinyatakan sembuh, akan susah sekali untuk mempunyai keturunan.
>>5. Faktor keturunan. Bila secara fpsikologis maupun riwayat penyakit tidak bermasalh, bisa saja kemungkinan kesulitan memiliki anak itu disebabkan karena faktor keturunan.
Penyebab kemandulan secara umum....
Infertilitas atau kemandulan adalah ketidakmampuan menghasilkan keturunan (anak). Bagi manusia, kemandulan tidak hanya terjadi pada perempuan tetapi juga banyak dari kaum laki-laki yang mengalaminya.
Dalam ilmu kedokteran, untuk menyatakan seseorang mengalami kemandulan atau tidak memerlukan beberapa pemeriksaan terlebih dahulu. Disini kita tidak bisa memvonis begitu saja tanpa pemeriksaan yang rinci yang menyatakan seseorang tersebut mengalami infertil atau mandul. Mungkin saja mereka termasuk kedalam golongan subfertil, yang masih mempunyai kemungkinan untuk memiliki keturunan, meskipun harus bersabar dan tentunya banyak berdoa.
Apa yang menjadi penyebab dari kemandulan....
Bila ditinjau secara umum kemandulan mempunyai penyebab yang bervariasi. Bisa faktor kelelahan fisik, psikologi, hormon, keturunan, maupun penyakit atau kelainan lain.
>>1. Secara psikologis. Seseorang yang sedang mengalami stress tentu saja akan kurang berkonsentrasi saat melakukan hubungan seks. Pada wanita hal ini bisa mengakibatkan masa subur tidak tumbuh, karena tidak ada telur yang masak.
>>2. Pengaruh hormon. Seseorang yang tertekan atau mengalami stress seperti telah disebutkan diatas...bisa saja berpengaruh terhadap produksi hormon, dan sedikit banyak juga akan berpengaruh terhadap kualitas hubungan tersebut.
>>3. Kelelahan Fisik. Seseorang yang sedang mengalami kelelahan fisik, tentu saja tidak dapat mencurahkan segenap tenaga maupun perasaan saat berhubungan seks hali ini sangat berpengaruh terhadap produksi hormon sehingga dimungkinkan seseorang untuk sulit memperoleh keturunan.
>>4. Faktor penyakit atau kelainan. Bisa saja. karena itu riwayat dari penyakit pasien tentu harus diperiksa. Misal, seorang istri yang pernah terserang TBC, maka salurannya (tuba falopii)bisa terkena infeksi. Jadi, meskipun sudah dinyatakan sembuh, akan susah sekali untuk mempunyai keturunan.
>>5. Faktor keturunan. Bila secara fpsikologis maupun riwayat penyakit tidak bermasalh, bisa saja kemungkinan kesulitan memiliki anak itu disebabkan karena faktor keturunan.
Sabtu, 07 Agustus 2010
Teknik Berbicara Dengan Bayi
Para psikolog dahulu berpendapat bahwa bayi akan mulai belajar setelah ia dilahirkan..bahkan ibaratkan kertas putih ia akan dapat diberi warna sesuai dengan keinginan pemiliknya. Akan tetapi dalam penelitian dewasa ini, ditemukan bahwa selama dalam rahim bayi sudah dapat belajar, merasa dan mengetahui perbedaan antara gelap dan terang. Penelitian lain juga menunjukan bahwa dengan seringnya bayi untuk diajak berkomunikasi akan berdampak pada intelegensia berupa IQ yang tinggi, dan saat lahir hingga besar nanti, menjadi lebih pandai di sekolah.
Agar dapat memahami apa yang Anda ajarkan, Anda harus belajar berbicara agar bayi Anda dapat mendengar Anda.Walaupun bayi Anda sudah dapat mendengar Anda pada usia kehamilan 18 minggu, namun suara-suara dari luar rahim masih tersaring melalui perut dan plasenta yang berisi cairan tempat bayi berkembang. Anda harus mengarahkan dan mengeraskan suara Anda untuk mencapai telinga-telinga bayi Anda yang mungil itu.
Ketika berbicara kepada bayi Anda, dianjurkan untuk menggunakan megafon, selebar kertas yang digulung atau tabung berlubang yang dapat mengarahkan suara Anda ke perut. Dengan demikian Anda tidak perlu berteriak atau pun membentak tetapi bayi Anda sudah dapat mendengar Anda.
Teknik berbicara dengan bayi akan lain lagi untuk seorang ayah atau kakak. Mereka dapat menempelkan pipinya pada perut Anda dekat dengan posisi kepala bayi dan dapat langsung berbicara kepada bayi. Tentu saja mereka dapat berbicara dengan suara normal dan menenangkan, tidak perlu berteriak. Sesekali dapat diselingi dengan menunggu jawaban sang bayi.
Cara lain yang efektif untuk berkomunikasi dengan bayi Anda adalah dengan berbaring di dalam bak rendam yang berisikan air hangat dengan dada dan leher di dalam air dan dagu sedikit di atas permukaan air. Dengan cara ini suara ibu akan terdengar lebih besar sehingga Anda tidak memerlukan alat untuk mengarahkan suara Anda ke perut.
Ketika kandungan berusia lima bulan atau 20 minggu, kemampuan bayi Anda untuk merasakan stimulus telah berkembang dengan cukup baik sehingga Anda mulai dapat untuk mengajarkannya beberapa hal. Bulan kelima kehamilan adalah waktu alami untuk memulai hubungan sentuhan dengan bayi Anda. Karena waktu ini sangat khusus dimana sang ibu mulai merasakan bahwa bayinya benar-benar nyata, baik secara fisik maupun emosional. Sang ibu banyak merasakan gerakan-gerakan bayi dalam rahimnya.
Nah, beberapa hal tersebut di atas adalah yang perlu Anda perhatikan sebelum Anda memulai komunikasi dan pendidikan terhadap buah hati Anda saat berada dalam kandungan, selamat mencoba....dan semoga bermanfaat
Agar dapat memahami apa yang Anda ajarkan, Anda harus belajar berbicara agar bayi Anda dapat mendengar Anda.Walaupun bayi Anda sudah dapat mendengar Anda pada usia kehamilan 18 minggu, namun suara-suara dari luar rahim masih tersaring melalui perut dan plasenta yang berisi cairan tempat bayi berkembang. Anda harus mengarahkan dan mengeraskan suara Anda untuk mencapai telinga-telinga bayi Anda yang mungil itu.
Ketika berbicara kepada bayi Anda, dianjurkan untuk menggunakan megafon, selebar kertas yang digulung atau tabung berlubang yang dapat mengarahkan suara Anda ke perut. Dengan demikian Anda tidak perlu berteriak atau pun membentak tetapi bayi Anda sudah dapat mendengar Anda.
Teknik berbicara dengan bayi akan lain lagi untuk seorang ayah atau kakak. Mereka dapat menempelkan pipinya pada perut Anda dekat dengan posisi kepala bayi dan dapat langsung berbicara kepada bayi. Tentu saja mereka dapat berbicara dengan suara normal dan menenangkan, tidak perlu berteriak. Sesekali dapat diselingi dengan menunggu jawaban sang bayi.
Cara lain yang efektif untuk berkomunikasi dengan bayi Anda adalah dengan berbaring di dalam bak rendam yang berisikan air hangat dengan dada dan leher di dalam air dan dagu sedikit di atas permukaan air. Dengan cara ini suara ibu akan terdengar lebih besar sehingga Anda tidak memerlukan alat untuk mengarahkan suara Anda ke perut.
Ketika kandungan berusia lima bulan atau 20 minggu, kemampuan bayi Anda untuk merasakan stimulus telah berkembang dengan cukup baik sehingga Anda mulai dapat untuk mengajarkannya beberapa hal. Bulan kelima kehamilan adalah waktu alami untuk memulai hubungan sentuhan dengan bayi Anda. Karena waktu ini sangat khusus dimana sang ibu mulai merasakan bahwa bayinya benar-benar nyata, baik secara fisik maupun emosional. Sang ibu banyak merasakan gerakan-gerakan bayi dalam rahimnya.
Nah, beberapa hal tersebut di atas adalah yang perlu Anda perhatikan sebelum Anda memulai komunikasi dan pendidikan terhadap buah hati Anda saat berada dalam kandungan, selamat mencoba....dan semoga bermanfaat
Jumat, 06 Agustus 2010
Endometriosis
Memang dulu penyakit ini jarang untuk ditemui, karena biasanya gadis sudah mulai menikah pada usia yang masih muda. Tetapi kini, banyak wanita yang menikah mereka menunda kehamilannya hanya karena alasan karir maupun pendidikan. Karena itu saat ini kasus ginekologi yang satu ini sering kita temui.
Endometriosis adalah suatu kondisi yang tidak lazim, dimana pertumbuhan dari sel-sel yang serupa dengan yang membentuk bagian dalam dari kandungan (endometrial cell), namun pada lokasi di luar dari kandungan. Sel-sel dari endometriosis melekatkan dirinya pada jaringan di luar kandungan dan disebut endometriosis implant. Biasanya implant ini sering ditemukan pada ovarium, tabung-tabung Fallopian, permukaan-permukaan luar dari kandungan an usus-usus, serta pada lapisan permukaan dari rongga pelvis. Mereka juga dapat ditemukan pada vagina, leher rahim (cervix),dan kantong kemih.
Endometrium yang tumbuh menyimpang ini dapat menyebabkan peradangan yang serius. Tuba falapii (yang memungkinkan sperma dan telur saling bertemu, dan nantinya mengantarkan embrio yang dihasilkan kembali masuk ke dalam rahim) kadang-kadang tersumbat karena adanya pelekatan akibat peradangan. Peradangan pelvis dan penyumbatan tuba falopii menjadi penyebab utama dari nyeri pelvis dan ketidaksuburan.
Penyebabnya.....
Penyebab pastinya belum ditemukan. Mengapa endometrium bisa menyimpang di dalam perut, hingga kini masih menjadi misteri dan merupakan tantangan bagi dunia kedokteran untuk mengungkapkannya. Ada beberapa teori mengenai hal ini. Salah satu teori yang dianggap paling memungkinkan menjadi penyebabya adalah teori regorgitasi/ aliran balik. Menurut teori ini, setiap kali wanita mengalami menstruasi, darah menstruasi tidak hanya keluar dari vagina, tetapi juga ada yang tertarik mundur masuk ke dalam perut melalui tuba falopii. Bila hal ini terjadi pada wanita normal, maka ada mekanisme pertahanan yang membuang darah menstruasi yang mengalir balik. Namun bila aliran balik ini berlebihan atau bila mekanisme pertahanan tidak begitu ampuh,darah menstruasi yang terdiri dari sel-sel hidup akan menumbuhkan suatu jaringan di dalam ovarium atau di balik rahim. Semakin lama, jaringan ini akan mengakar dan menyebabkan kerusakan sehingga menimbulkan rasa nyeri dan distorsi anatomi pelvis.
Kemungkinan lain adalah bahwa area-area yang melapisi organ-organ pelvis memiliki sel-sel primitif yang mampu untuk tumbuh ke dalam bentuk-bentuk lain dari jaringan, seperti sel-sel endometrial. Proses ini diistilahkan caelomic metaplasia.
Yang beresiko mengalami endometriosis.....
Setiap wanita, baik yang belum maupun yang sudah menikah dapat mengalami endometriosis.Memang yang lebih beresiko adalah wanita yang sudah menikah tapi mereka menunda-nunda kehamilan hingga akhir masa reproduksinya. Karena tidak lekas hamil, mereka terus menerus mengalami siklus menstruasi yang memburuk. Sebagian darah menstruasi yang tidak keluar melalui vagina,isa membentuk jaringan yang semakin lama semakin besar, dan terjadilah endometriosis.
Sementara kebanyakan kasus-kasus dari endometriosis didiagnosa pada wanita-wanita yang berumur sekitar 25-35 tahun, endometriosis telah dilaporkan pada gadis-gadis muda seumur 11 tahun. Endometriosis jarang ditemukan pada wanita postmenopouse. Endometriosis lebih umum ditemukan pada wanita-wanita kulit putih dibandingkan wanita-wanita Amerika keturuna Afrika dan Asia.
Bagaimana mengatasinya....
Pengobatan pada endometriosis ditujukan untuk menanggulangi gangguan-gangguan yang terjadi pada penderita, misalkan rasa nyeri, infertilitas, kista 'darah', dan sebagainya. Obat-obatan antiperadangan nonsteroid atau nonsteriodal anti-inflammatory drugs atau NASAIDs seperti ibuprofen atau naproxen sodium) umumnya diresepkan untuk membantu membebaskan nyeri pelvis dan kejang menstruasi.
Bagi wanita muda yang endometriosisnya belum terlalu parah, biasanya dokter akan memberi obat untuk menghentikan menstruasi sementara (bisa sampai 9x menstruasi). Hal ini dilakukan agar jaringan yang sudah terbentuk tidak membesar dan luluh sedikit demi sedikit.
Pereda nyeri anti radang juga dapat digunakan untuk mengatasi gejala ini. Bila wanita juga melakukan kegiatan seksual secara aktif namun belum siap untuk hamil, pil KB oral(pil pencegah kehamilan oral) menjadi pilihan yang tepat. Pil ini bisa menurunkan peradangan dan rasa nyeri, selain mencegah kehamilan.
Bila rasa nyeri sangatlah parah dan berlangsung lama, apalagi bila disertai gangguan lainnya, seperti infertilitas dan kista darah, sering kali diperlukan laparoskopi untuk menegaskan diagnosa serta memberikan terapi bedah sekaligus. Banyak jenis bedah yang sering dilakukan dengan menggunakan laparoskopi tanpa perlu membedah perut, termasukmengangkat kista ovarium jinak, dan umumnya adalah jenis bedah untu mengatasi endimetriosis.
Endometriosis adalah suatu kondisi yang tidak lazim, dimana pertumbuhan dari sel-sel yang serupa dengan yang membentuk bagian dalam dari kandungan (endometrial cell), namun pada lokasi di luar dari kandungan. Sel-sel dari endometriosis melekatkan dirinya pada jaringan di luar kandungan dan disebut endometriosis implant. Biasanya implant ini sering ditemukan pada ovarium, tabung-tabung Fallopian, permukaan-permukaan luar dari kandungan an usus-usus, serta pada lapisan permukaan dari rongga pelvis. Mereka juga dapat ditemukan pada vagina, leher rahim (cervix),dan kantong kemih.
Endometrium yang tumbuh menyimpang ini dapat menyebabkan peradangan yang serius. Tuba falapii (yang memungkinkan sperma dan telur saling bertemu, dan nantinya mengantarkan embrio yang dihasilkan kembali masuk ke dalam rahim) kadang-kadang tersumbat karena adanya pelekatan akibat peradangan. Peradangan pelvis dan penyumbatan tuba falopii menjadi penyebab utama dari nyeri pelvis dan ketidaksuburan.
Penyebabnya.....
Penyebab pastinya belum ditemukan. Mengapa endometrium bisa menyimpang di dalam perut, hingga kini masih menjadi misteri dan merupakan tantangan bagi dunia kedokteran untuk mengungkapkannya. Ada beberapa teori mengenai hal ini. Salah satu teori yang dianggap paling memungkinkan menjadi penyebabya adalah teori regorgitasi/ aliran balik. Menurut teori ini, setiap kali wanita mengalami menstruasi, darah menstruasi tidak hanya keluar dari vagina, tetapi juga ada yang tertarik mundur masuk ke dalam perut melalui tuba falopii. Bila hal ini terjadi pada wanita normal, maka ada mekanisme pertahanan yang membuang darah menstruasi yang mengalir balik. Namun bila aliran balik ini berlebihan atau bila mekanisme pertahanan tidak begitu ampuh,darah menstruasi yang terdiri dari sel-sel hidup akan menumbuhkan suatu jaringan di dalam ovarium atau di balik rahim. Semakin lama, jaringan ini akan mengakar dan menyebabkan kerusakan sehingga menimbulkan rasa nyeri dan distorsi anatomi pelvis.
Kemungkinan lain adalah bahwa area-area yang melapisi organ-organ pelvis memiliki sel-sel primitif yang mampu untuk tumbuh ke dalam bentuk-bentuk lain dari jaringan, seperti sel-sel endometrial. Proses ini diistilahkan caelomic metaplasia.
Yang beresiko mengalami endometriosis.....
Setiap wanita, baik yang belum maupun yang sudah menikah dapat mengalami endometriosis.Memang yang lebih beresiko adalah wanita yang sudah menikah tapi mereka menunda-nunda kehamilan hingga akhir masa reproduksinya. Karena tidak lekas hamil, mereka terus menerus mengalami siklus menstruasi yang memburuk. Sebagian darah menstruasi yang tidak keluar melalui vagina,isa membentuk jaringan yang semakin lama semakin besar, dan terjadilah endometriosis.
Sementara kebanyakan kasus-kasus dari endometriosis didiagnosa pada wanita-wanita yang berumur sekitar 25-35 tahun, endometriosis telah dilaporkan pada gadis-gadis muda seumur 11 tahun. Endometriosis jarang ditemukan pada wanita postmenopouse. Endometriosis lebih umum ditemukan pada wanita-wanita kulit putih dibandingkan wanita-wanita Amerika keturuna Afrika dan Asia.
Bagaimana mengatasinya....
Pengobatan pada endometriosis ditujukan untuk menanggulangi gangguan-gangguan yang terjadi pada penderita, misalkan rasa nyeri, infertilitas, kista 'darah', dan sebagainya. Obat-obatan antiperadangan nonsteroid atau nonsteriodal anti-inflammatory drugs atau NASAIDs seperti ibuprofen atau naproxen sodium) umumnya diresepkan untuk membantu membebaskan nyeri pelvis dan kejang menstruasi.
Bagi wanita muda yang endometriosisnya belum terlalu parah, biasanya dokter akan memberi obat untuk menghentikan menstruasi sementara (bisa sampai 9x menstruasi). Hal ini dilakukan agar jaringan yang sudah terbentuk tidak membesar dan luluh sedikit demi sedikit.
Pereda nyeri anti radang juga dapat digunakan untuk mengatasi gejala ini. Bila wanita juga melakukan kegiatan seksual secara aktif namun belum siap untuk hamil, pil KB oral(pil pencegah kehamilan oral) menjadi pilihan yang tepat. Pil ini bisa menurunkan peradangan dan rasa nyeri, selain mencegah kehamilan.
Bila rasa nyeri sangatlah parah dan berlangsung lama, apalagi bila disertai gangguan lainnya, seperti infertilitas dan kista darah, sering kali diperlukan laparoskopi untuk menegaskan diagnosa serta memberikan terapi bedah sekaligus. Banyak jenis bedah yang sering dilakukan dengan menggunakan laparoskopi tanpa perlu membedah perut, termasukmengangkat kista ovarium jinak, dan umumnya adalah jenis bedah untu mengatasi endimetriosis.
Kehamilan Ektopik (Kehamilan Diluar Kandungan)
Kehamilan ektopik merupakan istilah yang digunakan untuk kasus kehamilan di luar kandungan.Kehamilan ini adalah kondisi abnormal pada wanita hamil. Kehamilan ini ditandai dengan pendarahan. Bahkan ,kehamilan ektopik lebih berbahaya karena mengancam jiwa jika tidak ditangani sesegera mungkin atau perawatan yang lebih intensif. Oleh karena itu, pencegahan dini dengan pengakhiran kehamilan adalah jalan yang sering disarankan.
Kehamilan ektopik jelas berbeda dengan kehamilan normal. Terjadinya kehamilan normal diawali dengan pertemuan antara sel telur dan sperma pada masa subur seorang wanita. Sperma masuk melalui rongga rahim menuju saluran telur dan bertemu dengan ovum (yang dikeluarkan pada saat ovulasi). Hasil pembuahan ini kemudian oleh rambut-rambut getar yang terdapat pada saluran telur dibawa ke rongga rahim, yang selanjutnya akan tumbuh menjadi janin. Hal inilah tidak terjadi dalam kehamilan ektopik.
istilah ektopik diambil dari bahasa latin yang artinya: di luar tempat yang seharusnya. Dalam bahasa awam istilah ini kita kenal dengan kehamilan di luar kandungan.
Secara normal, saluran telur (tuba falopii) terdiri dari bulu-bulu getar(fimbrae) pada bagian permukaan yang berfungsi sebagai pembawa hasil pembuahan menuju rongga rahim. Pada wanita yang pernah mengalami infeksi terutama infeksi radang panggul kronis, akan mengalami kelainan struktur pada saluran tersebut,bisa berupa perlekatan atau tidak berfungsinya fimbrae. Pada kondisi inilah yang akhirnya hasil pembuahan itu tumbuh di luar rahim, misalnya di dalam mulut rahim, di dalam saluran telur, indung telur, atau di dalam jaringan penggantung rahim atau bahkan bisa terjadi juga di dalam rongga perut.
Jadi kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan terjadi bila sel telur yang telah dibuahi tidak melekat di rahim tetapi di tempat yang berbeda seperti yang telah disebutkan di atas. Bila mana embrio melekat di saluran telur (tuba falopii), maka pertumbuhan embrio akan menyebabkan saluran telur membengkak atau pecah.
Penyebabnya....
Terjadinya kehamilan ektopik dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya :
>> Infeksi akibat hubungan sek yang tidak sehat, misalkan karena GO(gonorhoe)
>> Karena tekanan dari luar, misalkan tumbuhnya tumor.
>> Saluran telur yang rusak karena radang perut, misalkan usus buntu, infeksi
Chlamydia atau karena operasi rongga perut.
>> IUD (spiral) juga bisa meningkatkan resiko kehamilan ektopik.
>> Beberapa kelainan lain yang menyimpang dari keadaan normal bisa juga menjadi penyebab kehamilan ektopik ini.
Gejalanya....
Biasanya gejala ini akan terasa pada sekitar 6-10 minggu usia kehamilan. Jika Anda mendapatkan gejala sebagai berikut, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter Anda :
>> Pendarahan vagina di luar menstruasi
>> Sakit di salah satu sisi pinggul
>> Nyeri di perut bagian bawah
>> Sering Mual-mual dan pingsan
Pada tahap lanjut, kehamilan ektopik dapat menimbulkan gejala berikut:
>> Ibu hamil dalam keadaan pucat.
>> Sering keluar flek- flek darah.
>> Hipotensi dan denyut nadi yang cepat.
Diagnosis....
Ada sejumlah tes yang dapat dilakukan jika diduga mengalami kehamilan ektopik.
>> Laparoskopi, yaitu melalui sayatan kecil di perut dapat dengan mudah melihat bila ada embrio di luar rahim.
>> Menggunakan ultrasound, dokter dapat melihat kehamilan ektopik, karena adanya darah di saluran telur yang rusak atau ada embrio di luar uterus.
>> Dengan mengukur kadar hormon kehamilan hCG (human chorionic gonadotopin). Dalam kehamilan normal, kadar hCG berlipat dua kira-kira setiap dua hari hingga minggu ke-12. Jika hCG diperkirakan tidak meningkat, mungkin ada sesuatu yang salah dalam kehamilan.
Pengobatan.....
Kehamilan ektopik kebanyakan selalu dibatalkan, dokter akan mencoba untuk menahan laju pertumbuhan embrio dengan obat-obatan. Semakin cepat kehamilan ektopik terdeteksi, semakin besar kemungkinan kehamilan dapat dibatalkan tanpa menimbulkan efek jangka panjang.
Dalam situasi yang serius, misal jika tuba falopi sudah mengembang, maka diperlukan operasi.
Pencegahan....
Mungkin hal yang paling murah dan efektif dalam pencegahan kehamilan ektopik adalah sosialisasi tentang masalah ini kepada remaja atau pun lewat jalur pendidikan dengan memasukkan pada mata pelajaran tertentu yang berkaitan. Sehingga mereka dapat mengetahui gejala maupun penyebabnya dan apabila mengalami dapat sedini mungkin untuk segera memeriksakan diri.
Adapun pencegahan lain yang dapat dilakukan yaitu dengan menjaga kebersihan organ seksual, melakukan hubungan seks dengan pasangan yang sah dan jika keputihan diobati. Terutama keputihan yang warnanya agak kehijauan dan disertai gatal serta bau kurang sedap.
Kehamilan ektopik jelas berbeda dengan kehamilan normal. Terjadinya kehamilan normal diawali dengan pertemuan antara sel telur dan sperma pada masa subur seorang wanita. Sperma masuk melalui rongga rahim menuju saluran telur dan bertemu dengan ovum (yang dikeluarkan pada saat ovulasi). Hasil pembuahan ini kemudian oleh rambut-rambut getar yang terdapat pada saluran telur dibawa ke rongga rahim, yang selanjutnya akan tumbuh menjadi janin. Hal inilah tidak terjadi dalam kehamilan ektopik.
istilah ektopik diambil dari bahasa latin yang artinya: di luar tempat yang seharusnya. Dalam bahasa awam istilah ini kita kenal dengan kehamilan di luar kandungan.
Secara normal, saluran telur (tuba falopii) terdiri dari bulu-bulu getar(fimbrae) pada bagian permukaan yang berfungsi sebagai pembawa hasil pembuahan menuju rongga rahim. Pada wanita yang pernah mengalami infeksi terutama infeksi radang panggul kronis, akan mengalami kelainan struktur pada saluran tersebut,bisa berupa perlekatan atau tidak berfungsinya fimbrae. Pada kondisi inilah yang akhirnya hasil pembuahan itu tumbuh di luar rahim, misalnya di dalam mulut rahim, di dalam saluran telur, indung telur, atau di dalam jaringan penggantung rahim atau bahkan bisa terjadi juga di dalam rongga perut.
Jadi kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan terjadi bila sel telur yang telah dibuahi tidak melekat di rahim tetapi di tempat yang berbeda seperti yang telah disebutkan di atas. Bila mana embrio melekat di saluran telur (tuba falopii), maka pertumbuhan embrio akan menyebabkan saluran telur membengkak atau pecah.
Penyebabnya....
Terjadinya kehamilan ektopik dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya :
>> Infeksi akibat hubungan sek yang tidak sehat, misalkan karena GO(gonorhoe)
>> Karena tekanan dari luar, misalkan tumbuhnya tumor.
>> Saluran telur yang rusak karena radang perut, misalkan usus buntu, infeksi
Chlamydia atau karena operasi rongga perut.
>> IUD (spiral) juga bisa meningkatkan resiko kehamilan ektopik.
>> Beberapa kelainan lain yang menyimpang dari keadaan normal bisa juga menjadi penyebab kehamilan ektopik ini.
Gejalanya....
Biasanya gejala ini akan terasa pada sekitar 6-10 minggu usia kehamilan. Jika Anda mendapatkan gejala sebagai berikut, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter Anda :
>> Pendarahan vagina di luar menstruasi
>> Sakit di salah satu sisi pinggul
>> Nyeri di perut bagian bawah
>> Sering Mual-mual dan pingsan
Pada tahap lanjut, kehamilan ektopik dapat menimbulkan gejala berikut:
>> Ibu hamil dalam keadaan pucat.
>> Sering keluar flek- flek darah.
>> Hipotensi dan denyut nadi yang cepat.
Diagnosis....
Ada sejumlah tes yang dapat dilakukan jika diduga mengalami kehamilan ektopik.
>> Laparoskopi, yaitu melalui sayatan kecil di perut dapat dengan mudah melihat bila ada embrio di luar rahim.
>> Menggunakan ultrasound, dokter dapat melihat kehamilan ektopik, karena adanya darah di saluran telur yang rusak atau ada embrio di luar uterus.
>> Dengan mengukur kadar hormon kehamilan hCG (human chorionic gonadotopin). Dalam kehamilan normal, kadar hCG berlipat dua kira-kira setiap dua hari hingga minggu ke-12. Jika hCG diperkirakan tidak meningkat, mungkin ada sesuatu yang salah dalam kehamilan.
Pengobatan.....
Kehamilan ektopik kebanyakan selalu dibatalkan, dokter akan mencoba untuk menahan laju pertumbuhan embrio dengan obat-obatan. Semakin cepat kehamilan ektopik terdeteksi, semakin besar kemungkinan kehamilan dapat dibatalkan tanpa menimbulkan efek jangka panjang.
Dalam situasi yang serius, misal jika tuba falopi sudah mengembang, maka diperlukan operasi.
Pencegahan....
Mungkin hal yang paling murah dan efektif dalam pencegahan kehamilan ektopik adalah sosialisasi tentang masalah ini kepada remaja atau pun lewat jalur pendidikan dengan memasukkan pada mata pelajaran tertentu yang berkaitan. Sehingga mereka dapat mengetahui gejala maupun penyebabnya dan apabila mengalami dapat sedini mungkin untuk segera memeriksakan diri.
Adapun pencegahan lain yang dapat dilakukan yaitu dengan menjaga kebersihan organ seksual, melakukan hubungan seks dengan pasangan yang sah dan jika keputihan diobati. Terutama keputihan yang warnanya agak kehijauan dan disertai gatal serta bau kurang sedap.
Jumat, 30 Juli 2010
Berkomunikasi dengan Bayi Sejak Dalam Kandungan
Saat bayi dalam kandungan, bayi Anda mengalami perkembangan yang lebih pesat dibanding tahap-tahap lain dalam kehidupannya. Inilah kesempatan emas dalam memulai hubungan dengan buah hati Anda. Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa pemberian stimulasi kepada bayi sebelum ia dilahirkan dapat membantu mengembangkan orientasi dan efektifitas bayi dalam menghadapi dunia luar setelah dilahirkan. Bayi-bayi tersebut lebih mampu mengontrol gerakan-gerakan mereka dan lebih siap menghadapi lingkungan setelah mereka dilahirkan.
Selain itu, jika kita memberikan stimulasi pada buah hati kita sejak dalam kandungan akan berdampak pada bayi tersebut ketika mereka dilahirkan. Dimana bayi Anda akan tampak lebih tenang, waspada, dan bahagia.Juga biasanya akan lebih perhatian terutama terhadap suara dari orang tuanya dan lebih termotifasi untuk terus belajar.
Hal tersebut diatas dapat terjadi karena Anda telah mengajak berbicara dengan bayi Anda beberapa bulan selama Ia dalam kandungan. Sehingga bayi Anda akan mengenali pola suara dari kedua orang tuanya lebih awal dan Ia akan lebih memperhatikan berbagai hal yang Anda katakan. Oleh karena itu bayi Anda ingin selalu mendengarkan suara Anda yang murni dan menyenangkan, meskipun tentu saja belum dapat sepenuhnya memahami arti dari kata-kata tersebut.
Untuk memberikan stimulasi ini tentu saja ibulah yang harus berperan aktif memberikannya sejak dalam kandungan. Karena ibulah yang secara emosional lebih dekat dengan sang bayi karena lebih dapat merasakan gerakan dan respon bayi di dalam perutnya. Selain ibu, ayah atau anggota keluarga yang lainya juga perlu dilibatkan dalam pemberian stimulasi kepada bayi. Hal ini akan membuat seluruh anggota keluarga mempunyai ikatan dengan bayi sebelum ia dilahirkan. Tentu ini akan memberikan banyak manfaat kelak ketika bayi Anda sudah mulai dilahirkan.
Adapun manfaat yang dapat Anda peroleh dengan menstimulasi lebih dini kepada bayi seperti telah kita uraikan di atas antara lain :
1. Dengan Anda memberikan perhatian penuh kepada bayi sebelum ia dilahirkan Anda akan mendapat tanggapan lebih baik darinya ketika ia dilahirkan.
2. Dengan melibatkan seluruh anggota keluarga dalam menstimulasi, akan membantu mereka berhubungan dengan bayi setelah dilahirkan.
3. Adanya stimulasi gerakan maupun sentuhan orang tua sejak dalam kandungan akan berdampak pada bayi Anda terhadap rasa perhatian maupun kasih sayang.
4. Adanya stimulasi/rangsangan akan membantu otak bayi menjadi lebih efisien dan mnambah kapasitas belajar setelah dilahirkan. Perlu diingat, bahwa masa pertumbuhan otak bayi terjadi sejak dalam kandungan hingga ia berusia dua tahun.
5. Memberikan stimulasi pada bayi juga akan mempercepat bayi Anda untuk belajar mengenai sebab akibat dan dapat juga mengembangkan kebiasaan-kebiasaan baik misalkan berbicara dengan jelas kepada bayi lalu Anda menunggu tanggapan darinya. Kebiasaan ini dapat Anda teruskan setelah ia lahir.
Selain itu, jika kita memberikan stimulasi pada buah hati kita sejak dalam kandungan akan berdampak pada bayi tersebut ketika mereka dilahirkan. Dimana bayi Anda akan tampak lebih tenang, waspada, dan bahagia.Juga biasanya akan lebih perhatian terutama terhadap suara dari orang tuanya dan lebih termotifasi untuk terus belajar.
Hal tersebut diatas dapat terjadi karena Anda telah mengajak berbicara dengan bayi Anda beberapa bulan selama Ia dalam kandungan. Sehingga bayi Anda akan mengenali pola suara dari kedua orang tuanya lebih awal dan Ia akan lebih memperhatikan berbagai hal yang Anda katakan. Oleh karena itu bayi Anda ingin selalu mendengarkan suara Anda yang murni dan menyenangkan, meskipun tentu saja belum dapat sepenuhnya memahami arti dari kata-kata tersebut.
Untuk memberikan stimulasi ini tentu saja ibulah yang harus berperan aktif memberikannya sejak dalam kandungan. Karena ibulah yang secara emosional lebih dekat dengan sang bayi karena lebih dapat merasakan gerakan dan respon bayi di dalam perutnya. Selain ibu, ayah atau anggota keluarga yang lainya juga perlu dilibatkan dalam pemberian stimulasi kepada bayi. Hal ini akan membuat seluruh anggota keluarga mempunyai ikatan dengan bayi sebelum ia dilahirkan. Tentu ini akan memberikan banyak manfaat kelak ketika bayi Anda sudah mulai dilahirkan.
Adapun manfaat yang dapat Anda peroleh dengan menstimulasi lebih dini kepada bayi seperti telah kita uraikan di atas antara lain :
1. Dengan Anda memberikan perhatian penuh kepada bayi sebelum ia dilahirkan Anda akan mendapat tanggapan lebih baik darinya ketika ia dilahirkan.
2. Dengan melibatkan seluruh anggota keluarga dalam menstimulasi, akan membantu mereka berhubungan dengan bayi setelah dilahirkan.
3. Adanya stimulasi gerakan maupun sentuhan orang tua sejak dalam kandungan akan berdampak pada bayi Anda terhadap rasa perhatian maupun kasih sayang.
4. Adanya stimulasi/rangsangan akan membantu otak bayi menjadi lebih efisien dan mnambah kapasitas belajar setelah dilahirkan. Perlu diingat, bahwa masa pertumbuhan otak bayi terjadi sejak dalam kandungan hingga ia berusia dua tahun.
5. Memberikan stimulasi pada bayi juga akan mempercepat bayi Anda untuk belajar mengenai sebab akibat dan dapat juga mengembangkan kebiasaan-kebiasaan baik misalkan berbicara dengan jelas kepada bayi lalu Anda menunggu tanggapan darinya. Kebiasaan ini dapat Anda teruskan setelah ia lahir.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Secara tradisional usia kehamilan sering dinyatakan dalam bulan. Untuk mengkonversinya ke dalam hitungan minggu, tentu sangat mudah. Satu b...
-
Sebenarnya perkembangan bayi akan sangat dipengaruhi rangsangan atau stimulasi yang kita berikan. Stimulasi itu dapat berupa aktivitas yang ...
-
Penyakit ini bukanlah penyakit yang asing di telinga kita, karena cukup banyak anak di Indonesia yang terjangkit penyakit ini. Bahkan diperk...
-
Biang keringat atau ruam panas pada bayi meruakan bintik-bintik kecil yang dapat muncul di seluruh bagian tubuh bayi, biasanya timbul pada c...
-
Kehamilan sungsang atau posisi sungsang adalah posisi dimana bayi di dalam rahim berada dengan kepala di atas sehingga pada saat persali...
-
Impetigo merupakanh infeksi kulit yang mudah untuk menjalar/menular. Kebanyakan impetigo menyerang bayi dan anak-anak, yang ditandai dengan ...
-
Perawatan dan pengobatan demam tifoid ( Typhoid fever ) adalah dengan meniadakan serangan kuman mempercepat pembasmian kuman, memperpendek ...
-
Yaitu adanya cairan yang keluar di sekitar tali pusat bayi. Tetapi merupakan hal yang normal apabila pendarahan yang terjadi disekitar tali ...
-
Diare merupakan penyakit dimana penderita mengalami perangsangan buang air besar dan terus-menerus dimana tinja atau feses sangat lunak dan ...
-
Radang otak atau sering dikenal dengan meningitis merupakan peradangan di selaput-selaput otak yang disebut meningen, yang mengelilingi otak...











