Sekarang ini banyak sekali produk makanan yang kita konsumsi sehari-hari yang mengandung bahan pengawet. Biasanaya untuk produk makanan dalam kemasan baik dalam kaleng, plastik atau kemasan lainnya, hal ini dimaksudkan agar makanan cukupawet dalam kurun waktu yang relatif lama dan tidak dapat rusak karena ditumbuhi jamur, bakteri atau mikroorganisme lainnya.
Untuk produksi makanan agar tetap terjaga keawetannya, maka pengawetan dapat dilakukan pada waktu proses produksinya, yaitu dengan penambahan bahan pengawet kimiawi ataupun tanpa bahan pengawet kimia.
Produksi makanan yang diawetkan tanpa bahan pengawet kimiawi, proses pengawetannya dapat dilakukan melalui berbagai cara, yaitu antara lain:
O Dengan proses pengasapan.
O Dengan proses pengeringan.
O Melalui proses pengepakan (packaging) dengan vacum bebas oksigen.
O Dengan proses Irradiasi ataupun Pasteurisasi.
O Menggunakan tekanan hidrostatik tinggi (Pascalization).
Sedangkan penambahan bahan pengawet kimiawi pada bahan makanan haruslah aman untuk kesehatan dan penggunaannya haruslah sesuai dengan aturan yang diizinkan. Pengawet makanan ini dihasilkan dari sintesis kimia maupun bahan alami yang mengandung Benzoat atau Sorbat yang diperoleh dari hasil ekstraksi dari tanaman atau buah-buahan.
Asam Benzoat sangat poten terhadap ragi dan bakteri, sehingga paling efektif menghambat pertumbuhan kapang. Bisa digunakan hingga 1000 mg/Kg produk. Asupan maksimal bahan ini per hari 5 mg/Kg BB.
Sedangkan untuk kelompok Sorbat bersifat antimikroba yang sangat kuat sehingga efektif untuk menghambat pertumbuhan kapang dan ragi. Tidak berpengaruh terhadap cita rasa makanan, ditambahkan maksimal 1000 mg/Kg produk dan asupan tiap hari maksimal 25 mg/Kg BB.
Tampilkan postingan dengan label Obat-obtan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat-obtan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 11 Mei 2011
Bahan Pengawet Untuk Makanan
Selasa, 19 April 2011
Akibat Defisiensi Zinc (Zn)
Zinc atau Seng (Zn) adalah zat gizi tipe II,zat gizi ini mempunyai sifat ketergantungan antara yang satu dengan yang lain. Dimana zat gizi yang paling rendah kandungannya adalah yang akan menentukan peranannya.
Akibat dari defisiensi tidak ada gejala yang spesifik, karena merupakan struktur dari enzim. Fenomena yang menonjol akibat defisiensinya adalah anoreksia (tidak nafsu makan) dan terhambatnya pertumbuhan.
Kelompok Yang Rentan Defisiensi Seng:
O. Anak anak yang dalam masa pertumbuhan.
O. Ibu hamil dan menyusui.
O. Orang yang telah lanjut usia.
O. Individu atau populasi yang sedikit mengkonsumsi bahan makanan sumber seng yang mudah diserap.
Kebutuhan Seng per Orang per Hari:
O. Bayi (3-5mg).
O. Anak usia 1-9thn (8-10mg).
O. 10thn->60thn (15mg).
O. Ibu hamil (+5mg).
O. Ibu menyusui (+10mg).
Akibat Defisiensi Seng:
O. Terhambatnya pertumbuhan.
O. Gangguan kontrol selera,penurunan ketajaman rasa.
O. Penurunan daya kekebalan tubuh.
O. Penurunan efisiensi penggunaan makanan.
O. Lambatnya proses penyembuhan luka, Impotensia.
O. Kelainan pada kulit.
O. Kekurangan zat Seng kronis akan mengganggu pusat sistem saraf dan fungsi otak.
Artikel Yang Berkaitan
1. Zing Micronutrien Yang Mempunyai Makromanfaat.
2. Suplementasi Zinc.
3. Obat-obatan Tanpa Resep.
4. Jangan Sembarangan Minum Obat.
Akibat dari defisiensi tidak ada gejala yang spesifik, karena merupakan struktur dari enzim. Fenomena yang menonjol akibat defisiensinya adalah anoreksia (tidak nafsu makan) dan terhambatnya pertumbuhan.
Kelompok Yang Rentan Defisiensi Seng:
O. Anak anak yang dalam masa pertumbuhan.
O. Ibu hamil dan menyusui.
O. Orang yang telah lanjut usia.
O. Individu atau populasi yang sedikit mengkonsumsi bahan makanan sumber seng yang mudah diserap.
Kebutuhan Seng per Orang per Hari:
O. Bayi (3-5mg).
O. Anak usia 1-9thn (8-10mg).
O. 10thn->60thn (15mg).
O. Ibu hamil (+5mg).
O. Ibu menyusui (+10mg).
Akibat Defisiensi Seng:
O. Terhambatnya pertumbuhan.
O. Gangguan kontrol selera,penurunan ketajaman rasa.
O. Penurunan daya kekebalan tubuh.
O. Penurunan efisiensi penggunaan makanan.
O. Lambatnya proses penyembuhan luka, Impotensia.
O. Kelainan pada kulit.
O. Kekurangan zat Seng kronis akan mengganggu pusat sistem saraf dan fungsi otak.
Artikel Yang Berkaitan
1. Zing Micronutrien Yang Mempunyai Makromanfaat.
2. Suplementasi Zinc.
3. Obat-obatan Tanpa Resep.
4. Jangan Sembarangan Minum Obat.
Selasa, 12 April 2011
Suplementasi Zinc
Suplementasi Zinc/Seng (Zn) adalah cara untuk memberikan tambahan Seng. Suplementasi dapat diberikan dalam bentuk cairan, tablet atau kapsul. Karena anak dibawah 5 tahun sulit untuk menelan tablet atau kapsul, maka suplemen Seng diberikan langsung pada anak-anak sebaiknya dalam bentuk cairan.
Biaya yang diperlukan untuk penyediaan suplementasi Zinc dalam bentuk cairan maupun tablet relatif tidak tinggi dibandingkan dengan penyediaan sejumlah makanan yang kaya akan Zinc pada sasaran.
Kelompok Yang Rentan Defisiensi Seng
O. Anak-anak dalam masa pertumbuhan.
O. Ibu hamil dan menyusui.
O. Orang tua/usia lanjut.
O. Individu atau populasi yang sedikit mengkonsumsi bahan makanan sumber Seng yang mudah diserap.
Dosis Pemakaian
O. KEP Berat:
- Usia 6 bulan s/d 1 tahun setengah sendok teh setiap hari.
- Usia diatas 1 tahun 1 sendok teh/hari.
Pemulihan:
- Usia 6 bulan s/d 1 tahun setengah sendok teh 2x perminggu (senin dan kamis).
- Usia diatas 1 tahun 1 sendok teh 3x perminggu (senin, kamis dan sabtu).
O. Ibu Hamil dan Menysui:
- Trisemester I : 2 sendok teh/hari (bisa dilanjutkan trisemester II dan III).
- WUS : 2 sendok teh 3x seminggu.
Artikel Yang Berkaitan
1. Zing Micronutrien Yang Mempunyai Makromanfaat.
2. Akibat Defisiensi Zinc.
3. Obat-obatan Tanpa Resep.
4. Jangan Sembarangan Minum Obat.
Biaya yang diperlukan untuk penyediaan suplementasi Zinc dalam bentuk cairan maupun tablet relatif tidak tinggi dibandingkan dengan penyediaan sejumlah makanan yang kaya akan Zinc pada sasaran.
Kelompok Yang Rentan Defisiensi Seng
O. Anak-anak dalam masa pertumbuhan.
O. Ibu hamil dan menyusui.
O. Orang tua/usia lanjut.
O. Individu atau populasi yang sedikit mengkonsumsi bahan makanan sumber Seng yang mudah diserap.
Dosis Pemakaian
O. KEP Berat:
- Usia 6 bulan s/d 1 tahun setengah sendok teh setiap hari.
- Usia diatas 1 tahun 1 sendok teh/hari.
Pemulihan:
- Usia 6 bulan s/d 1 tahun setengah sendok teh 2x perminggu (senin dan kamis).
- Usia diatas 1 tahun 1 sendok teh 3x perminggu (senin, kamis dan sabtu).
O. Ibu Hamil dan Menysui:
- Trisemester I : 2 sendok teh/hari (bisa dilanjutkan trisemester II dan III).
- WUS : 2 sendok teh 3x seminggu.
Artikel Yang Berkaitan
1. Zing Micronutrien Yang Mempunyai Makromanfaat.
2. Akibat Defisiensi Zinc.
3. Obat-obatan Tanpa Resep.
4. Jangan Sembarangan Minum Obat.
Zinc Micronutrien Yang Mempunyai Makromanfaat
Zinc atau disebut juga Seng (Zn), merupakan micronutrien yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Peran Seng dalam tumbuh kembang anak, terkait dengan peranannya dalam tubuh yaitu:
O. Seng merupakan komponen metoloenzim yang berpengaruh terhadap stabilitas membran.
O. Seng merupakan kofaktor dari beberapa enzim yang terlibat pada metabolisme tulang.
O. Peranannyadalam polymerase RNA yang sangat penting dalam pertumbuhan pada tingkat sel.
O. Peranan Seng terhadap hormon pertumbuhan yaitu Growth Hormon Binding Protein.
Manfaat Seng (Zn)
O. Membantu meningkatkan nafsu makan bagi anak.
O. Membantu meningkatkan sistem kekebalan (imunitas) tubuh.
O. Membantu meningkatkan tumbuh kembang anak.
Artikel Yang Berkaitan
1. Akibat Defisiensi Zinc (Zn).
2. Suplementasi Zinc.
3. Obat-obatan Tanpa Resep.
4. Jangan Sembarangan Minum Obat.
O. Seng merupakan komponen metoloenzim yang berpengaruh terhadap stabilitas membran.
O. Seng merupakan kofaktor dari beberapa enzim yang terlibat pada metabolisme tulang.
O. Peranannyadalam polymerase RNA yang sangat penting dalam pertumbuhan pada tingkat sel.
O. Peranan Seng terhadap hormon pertumbuhan yaitu Growth Hormon Binding Protein.
Manfaat Seng (Zn)
O. Membantu meningkatkan nafsu makan bagi anak.
O. Membantu meningkatkan sistem kekebalan (imunitas) tubuh.
O. Membantu meningkatkan tumbuh kembang anak.
Artikel Yang Berkaitan
1. Akibat Defisiensi Zinc (Zn).
2. Suplementasi Zinc.
3. Obat-obatan Tanpa Resep.
4. Jangan Sembarangan Minum Obat.
Sabtu, 27 November 2010
Obat-Obatan Tanpa Resep
Obat-obatan jenis ini dapat dibeli di apotek atau toko obat tanpa menggunakan resep dokter. Obat-obatan ini dapat membantu menyembuhkan anak Anda. Ada beragam jenis obat-obatan tanpa resep. Anda hanya perlu menggunakan sedikit saja untuk anak Anda. Beberapa jenis obat-obatan yang harus Anda ketahui misalnya:
O Tylenol (asetaminofen), obat ini digunakan untuk menyembuhkan demam atau sakit.
O Robitussin DM, obat ini digunakan untuk menyembuhkan batuk kering yang mengganggu tidur anak Anda.
O Dimetapp Elixir atau PediaCare, obat ini digunakan untuk menyembuhkan hidung tersumbat atau ingus meler.
O Salep Calamine, salep ini digunakan untuk mengobati sakit karena gigitan serangga atau gatal karena tanaman beracun.
O Desitin> atau salep zinc oksida, salep ini digunakan untuk mengobatiruam popok anak Anda.
O Benadryl (bebas alkohol), obat ini digunakan mengobati ingus meler, batuk, ruam yang gatal, atau mabuk kendaraan.
Penggunaan Obat
O Konsultasikan pada dokter sebelum Anda memberikan obat jenis ini pada bayi berusia kurang dari 9 bulan. Anda dapat menggunakan salep kulit untuk mengobati ruam popok tanpa konsultasi dengan dokter.
O Gunakan obat-obatan jenis ini pada keadaan yang mendesak. Jika anak Anda demam, tetapi tetap mau makan dan bermain, Anda tidak perlu memberikan asetaminofen.
O Jangan berikan aspirin pada anak-anak, karena dapat menyebabkan anak bertambah sakit. Lebih baik Anda memberikan asetaminofen.
O Berikan dosis yang benar, karena obat-obatan yang melebihi dosis dapat menyebabkan keracunan, bahkan kematian. Baca petunjuk pemakaiannya jika ragu tanyakan pada dokter, perawat, atau petugas apotek.
O Jangan membangunkan anak Anda dari tidurnya untuk memberikan obat kecuali atas petunjuk dokter.
O Selalu berikan obat dengan menggunakan sendok, gelas takar, atau pipet yang disertakan dalam obat tersebut.
O Jangan menggunakan sendok dapur untuk mengukur dosis obat, cara ini obat yang diberikan dapat kelebihan atau kurang.
O Jangan berikan obat pada anak yang mengantuk, menangis, atau yang sedang batuk. Anak Anda dapat tersedak kerenanya.
O Jangan menyamakan ukuran sendok teh dengan sendok makan.
Simbol untuk sendok teh adalah: sdt
Simbol untuk sendok makan adalah: sdm
3 sendok teh setara dengan 1 sendok makan
sdt = sendok teh = 5 ml atau 5 cc
sdm = sendok makan = 15 ml atau 15 cc
O Simpan obat di dalam kotak obat dan jauhkan dari jangkauan anak Anda.
Hal-hal yang perlu diketahui
O Baca petunjuk pemakaian dengan benar setap kali memberikan onat.
O Obat-obatan jenis ini tidak dapat membuat anak sembuh dengan cepat, dan dapat membantu anak Anda merasa lebih baik.
O Jika anak Anda menderita asma, periksakan ke dokter sebelum memberikan obat-obatan jenis ini.
O Jika Anda ragu untuk memberikan obat, tidak tau dosis, anak alergi terhadap obat tertentu (timbulnya pembengkakan pada wajah, ruam-ruam pada kulit, sesak nafas, atau muntah), dan jika sakit berlanjut maka segeralah hubungi dokter Anda.
O Tylenol (asetaminofen), obat ini digunakan untuk menyembuhkan demam atau sakit.
O Robitussin DM, obat ini digunakan untuk menyembuhkan batuk kering yang mengganggu tidur anak Anda.
O Dimetapp Elixir atau PediaCare, obat ini digunakan untuk menyembuhkan hidung tersumbat atau ingus meler.
O Salep Calamine, salep ini digunakan untuk mengobati sakit karena gigitan serangga atau gatal karena tanaman beracun.
O Desitin> atau salep zinc oksida, salep ini digunakan untuk mengobatiruam popok anak Anda.
O Benadryl (bebas alkohol), obat ini digunakan mengobati ingus meler, batuk, ruam yang gatal, atau mabuk kendaraan.
Penggunaan Obat
O Konsultasikan pada dokter sebelum Anda memberikan obat jenis ini pada bayi berusia kurang dari 9 bulan. Anda dapat menggunakan salep kulit untuk mengobati ruam popok tanpa konsultasi dengan dokter.
O Gunakan obat-obatan jenis ini pada keadaan yang mendesak. Jika anak Anda demam, tetapi tetap mau makan dan bermain, Anda tidak perlu memberikan asetaminofen.
O Jangan berikan aspirin pada anak-anak, karena dapat menyebabkan anak bertambah sakit. Lebih baik Anda memberikan asetaminofen.
O Berikan dosis yang benar, karena obat-obatan yang melebihi dosis dapat menyebabkan keracunan, bahkan kematian. Baca petunjuk pemakaiannya jika ragu tanyakan pada dokter, perawat, atau petugas apotek.
O Jangan membangunkan anak Anda dari tidurnya untuk memberikan obat kecuali atas petunjuk dokter.
O Selalu berikan obat dengan menggunakan sendok, gelas takar, atau pipet yang disertakan dalam obat tersebut.
O Jangan menggunakan sendok dapur untuk mengukur dosis obat, cara ini obat yang diberikan dapat kelebihan atau kurang.
O Jangan berikan obat pada anak yang mengantuk, menangis, atau yang sedang batuk. Anak Anda dapat tersedak kerenanya.
O Jangan menyamakan ukuran sendok teh dengan sendok makan.
Simbol untuk sendok teh adalah: sdt
Simbol untuk sendok makan adalah: sdm
3 sendok teh setara dengan 1 sendok makan
sdt = sendok teh = 5 ml atau 5 cc
sdm = sendok makan = 15 ml atau 15 cc
O Simpan obat di dalam kotak obat dan jauhkan dari jangkauan anak Anda.
Hal-hal yang perlu diketahui
O Baca petunjuk pemakaian dengan benar setap kali memberikan onat.
O Obat-obatan jenis ini tidak dapat membuat anak sembuh dengan cepat, dan dapat membantu anak Anda merasa lebih baik.
O Jika anak Anda menderita asma, periksakan ke dokter sebelum memberikan obat-obatan jenis ini.
O Jika Anda ragu untuk memberikan obat, tidak tau dosis, anak alergi terhadap obat tertentu (timbulnya pembengkakan pada wajah, ruam-ruam pada kulit, sesak nafas, atau muntah), dan jika sakit berlanjut maka segeralah hubungi dokter Anda.
Rabu, 22 September 2010
Jangan Sembarangan Minum Obat
Sekarang ini sudah banyak sekali obat-obatan yang beredar baik di apotik, toko atau diwarung yang dekat dengan rumah Anda. Beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk mengurangi keluhan seperti demam, sakit kepala, influenza, sakit gigi, nyeri punggung, otot pegal, kram menstruasi, dan nyeri arthritis sangat laris dipasaran.
Masyarakat juga sudah terbiasa untuk melawan berbagai jenis penyakit, hal yang pertama dilakukan adalah minum obat penangkal sakit yang dijual secara bebas dipasaran. Untuk itu, perlu diingat pentingnya dosis yang sudah tertera pada kemasan obat tersebut.
Sehabis meminum obat, beristirahatlah ini akan sangat banyak membantu. Bila tidak ada tanda –tanda perbaikan dalam satu dua hari, sebaiknya periksalah ke dokter terdekat. Pesan atau peringatan ini biasanya juga sudah tertulis di dalam kemasan obat. Memang kebanyakan berbagai obat pereda rasa sakit yang di jual bebas sifatnya hanya membantu untuk sementara.
Jika Anda membeli obat tanpa resep dokter, perhatikan label obat yang Anda beli, agar tidak salah meminum obat. Berikut ini beberapa hal yang harus Anda perhatikan:
1. Jangan minum aspirin atau obat ati pembenggkakan lain seperti ibuprofen, naproxen sodium, dan ketoprofen, bila Anda mudah mengalami alergi (sesak nafas, pembengkakan, shock, atau gatal-gatal), punya penyakit asma, gangguan perut, serta masalah pendarahan.
2. Jangan minum melebihi dosis yang dianjurkan. Jangan mencampur satu jenis obat dengan jenis lain, misalnya obat tanpa resep dengan obat obat yang diresepkan dokter.
3. Jangan mengunakan produk penghilang sakit lebih dari 10 hari, obat flu lebuh dari 3 hari, dan obat sakit kepala lebih dari 48 jam tanpa persetujuan dokter.
4. Untuk obat-obatan jenis ibuprofen, naproxen sodium, dan ketoprofen sebaiknya diminum dalam waktu sesingkat mungkin. Jenis obat ini bersifat menurunkan produksi prostaglandin, yang berperan membantu aliran darah ke ginjal. Tanpa prostaglandin, ginjal tak dapat bekerja efektif. Penggunaan yan terus-menerus akan memperberat kerja ginjal. Akibatnya resiko radang atau kerusakan ginjal akan meningkat.
5. Efek samping yan paling sering terjadi dari penggunaan obat anti nyeri adalah ganguan perut. Mekanismenya sama, menekan produksi prostaglandin. Kadar yang rendah ini melemahkan daya tahan perut terhadap luka, bakteri, dan virus.
6. Minum acetaminophen antara 6-8 tablet per hari dalam jangka panjang akan membahayakan lever (hati) Anda. Sebetulnya lever punya kemampuan besar untuk menguraikan zat ini. Tapi bila telah melampaui batas, lever akan membuangnya dengan cara lain. Bentuk pembuangan inilah yang jadi racun bagi tubuh.
7. Bila Anda melakukan olahraga lebih dari 30 menit, maka jangan minum obat penghilang nyeri, karena bisa menyebabkan dehidrasi. Agar bisa terus berlatih, ada atlit yang sengaja minu obat penghilang nyeri untuk menutupi rasa sakit akibat cedra. Padahal untuk penyembuhan luka, cedra, atau pembengkakan, tubuh mesti melewati fase perbaikan dan regenerasi, serta fase pemulihan jaringan. Obat penghilang nyeri membuat fase ini terlewat sehingga cedar biasanya malah berkepanjangan.
8. Apapun obat penghilang sakit yang diminum, bantulah pencernaan Anda dengan makan sesuatu sebelumnya.
Masyarakat juga sudah terbiasa untuk melawan berbagai jenis penyakit, hal yang pertama dilakukan adalah minum obat penangkal sakit yang dijual secara bebas dipasaran. Untuk itu, perlu diingat pentingnya dosis yang sudah tertera pada kemasan obat tersebut.
Sehabis meminum obat, beristirahatlah ini akan sangat banyak membantu. Bila tidak ada tanda –tanda perbaikan dalam satu dua hari, sebaiknya periksalah ke dokter terdekat. Pesan atau peringatan ini biasanya juga sudah tertulis di dalam kemasan obat. Memang kebanyakan berbagai obat pereda rasa sakit yang di jual bebas sifatnya hanya membantu untuk sementara.
Jika Anda membeli obat tanpa resep dokter, perhatikan label obat yang Anda beli, agar tidak salah meminum obat. Berikut ini beberapa hal yang harus Anda perhatikan:
1. Jangan minum aspirin atau obat ati pembenggkakan lain seperti ibuprofen, naproxen sodium, dan ketoprofen, bila Anda mudah mengalami alergi (sesak nafas, pembengkakan, shock, atau gatal-gatal), punya penyakit asma, gangguan perut, serta masalah pendarahan.
2. Jangan minum melebihi dosis yang dianjurkan. Jangan mencampur satu jenis obat dengan jenis lain, misalnya obat tanpa resep dengan obat obat yang diresepkan dokter.
3. Jangan mengunakan produk penghilang sakit lebih dari 10 hari, obat flu lebuh dari 3 hari, dan obat sakit kepala lebih dari 48 jam tanpa persetujuan dokter.
4. Untuk obat-obatan jenis ibuprofen, naproxen sodium, dan ketoprofen sebaiknya diminum dalam waktu sesingkat mungkin. Jenis obat ini bersifat menurunkan produksi prostaglandin, yang berperan membantu aliran darah ke ginjal. Tanpa prostaglandin, ginjal tak dapat bekerja efektif. Penggunaan yan terus-menerus akan memperberat kerja ginjal. Akibatnya resiko radang atau kerusakan ginjal akan meningkat.
5. Efek samping yan paling sering terjadi dari penggunaan obat anti nyeri adalah ganguan perut. Mekanismenya sama, menekan produksi prostaglandin. Kadar yang rendah ini melemahkan daya tahan perut terhadap luka, bakteri, dan virus.
6. Minum acetaminophen antara 6-8 tablet per hari dalam jangka panjang akan membahayakan lever (hati) Anda. Sebetulnya lever punya kemampuan besar untuk menguraikan zat ini. Tapi bila telah melampaui batas, lever akan membuangnya dengan cara lain. Bentuk pembuangan inilah yang jadi racun bagi tubuh.
7. Bila Anda melakukan olahraga lebih dari 30 menit, maka jangan minum obat penghilang nyeri, karena bisa menyebabkan dehidrasi. Agar bisa terus berlatih, ada atlit yang sengaja minu obat penghilang nyeri untuk menutupi rasa sakit akibat cedra. Padahal untuk penyembuhan luka, cedra, atau pembengkakan, tubuh mesti melewati fase perbaikan dan regenerasi, serta fase pemulihan jaringan. Obat penghilang nyeri membuat fase ini terlewat sehingga cedar biasanya malah berkepanjangan.
8. Apapun obat penghilang sakit yang diminum, bantulah pencernaan Anda dengan makan sesuatu sebelumnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Secara tradisional usia kehamilan sering dinyatakan dalam bulan. Untuk mengkonversinya ke dalam hitungan minggu, tentu sangat mudah. Satu b...
-
Sebenarnya perkembangan bayi akan sangat dipengaruhi rangsangan atau stimulasi yang kita berikan. Stimulasi itu dapat berupa aktivitas yang ...
-
Penyakit ini bukanlah penyakit yang asing di telinga kita, karena cukup banyak anak di Indonesia yang terjangkit penyakit ini. Bahkan diperk...
-
Biang keringat atau ruam panas pada bayi meruakan bintik-bintik kecil yang dapat muncul di seluruh bagian tubuh bayi, biasanya timbul pada c...
-
Kehamilan sungsang atau posisi sungsang adalah posisi dimana bayi di dalam rahim berada dengan kepala di atas sehingga pada saat persali...
-
Impetigo merupakanh infeksi kulit yang mudah untuk menjalar/menular. Kebanyakan impetigo menyerang bayi dan anak-anak, yang ditandai dengan ...
-
Perawatan dan pengobatan demam tifoid ( Typhoid fever ) adalah dengan meniadakan serangan kuman mempercepat pembasmian kuman, memperpendek ...
-
Yaitu adanya cairan yang keluar di sekitar tali pusat bayi. Tetapi merupakan hal yang normal apabila pendarahan yang terjadi disekitar tali ...
-
Diare merupakan penyakit dimana penderita mengalami perangsangan buang air besar dan terus-menerus dimana tinja atau feses sangat lunak dan ...
-
Radang otak atau sering dikenal dengan meningitis merupakan peradangan di selaput-selaput otak yang disebut meningen, yang mengelilingi otak...





