Tampilkan postingan dengan label Dunianya Pasutri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunianya Pasutri. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Desember 2010

Terlalu Sering Berhubungan Seks Bikin Pikun

Berhubungan seks secara rutin bermanfaat untuk kesehatan. Namun jika terlalu sering tentu ada risikonya, sehingga ada frekuensi ideal yang dianjurkan. Berbagai penelitian menyimpulkan bahwa hubungan seks bisa meredakan stres sehingga bisa meningkatkan kualitas hidup. Bahkan beberapa mengklaim, aktivitas tersebut dapat mengurangi risiko berbagai jenis kanker asalkan dilakukan dengan pasangan tetap.

Namun jika dilakukan secara berlebihan, hubungan seks ternyata juga tidak baik untuk kesehatan. Jauh sebelum ada penelitian tentang kaitan antara hubungan seks dengan risiko kanker, ilmu pengobatan di China sudah lebih dulu mengaitkan keduanya.

Teori pengobatan tradisional China mengenal istilah Jing, yakni komponen dalam ginjal yang disebut juga 'getah kehidupan'. Fungsinya adalah menyuplai energi untuk berbagai mekanisme tubuh manusia dalam menjaga kesehatan. Jing terbentuk dari sari-sari makanan dan minuman yang dikonsumsi manusia. Pada pria, kadarnya akan mengalami penurunan setiap kali mencapai orgasme yang disertai ejakulasi.

Jika ejakulasi terjadi terlalu sering maka dampaknya adalah ketidakseimbangan energi yang memicu berbagai gangguan kesehatan. Di antaranya adalah nyeri punggung, radang persendian terutama di lutut, cepat pikun, bahkan impotensi dan gairah seks yang menurun.

Sebuah literatur kuno dari Tiongkok yang berusia 2.000 tahun menyebutkan secara detail berapa kali sebaiknya seorang pria berhubungan seks, atau lebih tepatnya mengalami ejakulasi. Sebab selain melalui hubungan seks, ejakulasi juga bisa dicapai dengan masturbasi dan mimpi basah. Untuk usia 20 tahun idealnya berhubungan seks tidak lebih dari 2x sehari. Usia 30 tahun 1x sehari, 40 tahun 3 hari sekali, 50 tahun tiap 5 hari sekali dan tiap 10 hari sekali untuk usia 60 tahun.

Artikel Yang Berkaitan

1. Ranjangku Bermasalah.
2. Mnjaga Stamina Untuk Bahagia

Sabtu, 27 November 2010

Ranjangku Bermasalah

Mungkin terlihat sepele, tapi persoalan yang sepele tersebut bisa membuat anda jadi berabe. Bagaimana tidak, saat berhubungan intim atau jima’ sedang berjalan tiba- tiba terdengar bunyi engkriiit- enkriiit mengikuti irama….,wah ini bisa mengganggu konsentrasi anda. Anda juga bisa malu kalo bunyinya sampe ke kamar sebelah. Mungkin juga bisa menjadi bencana, kalo saja kroposnya kayu atau besi pada ranjang membuat anda jatuh terperosok. Pokoknya serba tidak nyaman deh.
Kenikmatan seksual, ataupun kepuasan berjima’ haruslah memperhatikan keinginan atau hasrat kedua belah pihak. Karena hal tersebut dapat tercapai apabila kedua pasangan saling memuaskan. Anda jangan egois….kususnya suami, yang main sradak- sruduk aja langsung tancap gas tanpa melakukan perangsangan dulu. Kurang asik….bro.

Selain faktor di atas ada faktor ekstern yang juga perlu diperhatikan, misalnya keadaan lingkungan atau suasana yang mendukung dan fasilitas sebagai tempat untuk melakukan jima’. Dengan memperhatikan foktor- faktor di atas mudah- mudahan ”surga dunia” yang tentunya ingin anda raih dapat tercapai
Perlu di ingat, bahwa ranjang bagi kebanyakan orang merupakan tempat yang paling utama untuk melakukan jima’. Walaupun kegiatan yang asyik- asyik ini bisa dilakukan di mana saja sesuai dengan keinginan anda, tetapi mungkin keberadaan ranjang tidak bisa tergantikan.
Ranjang biasanya terbuat dari kayu ataupun dari bahan logam terutama besi. Kayu bisa kropos karena rayap dan besi bisa berkarat dan akhirnya kropos lalu patah dan rusak. Oleh karena itu, semuanya perlu dijaga agar semua yang dikhawatirkan bisa dicegah atau bahkan bisa awet dan tahan lama.
Penjelasan diatas menegaskan, kondisi ranjang sangatlah berpengaruh terhadap kenyamanan anda. Bener nggak bro….ora yo ara popo (dalam bahasa Jawa). Selain nyaman dalam melakukan foreplay, nyaman dalam berhubungan suami istri anda juga akan nyaman dalam melakukan aktifitas malam….tidur tentunya.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan sebagai bahan antisipasi anda utuk menghadapi masalah yang mungkin terjadi pada ranjang anda :
1. Pada waktu pembelian pastikan kondisi ranjang anda dalam kondisi yang baik. Cek kondisi kayu atau besi pada ranjang tersebut, terutama pada kualitas bahan dan sambungan sehingga nantinya anda tidak merasa dirugikan.
2. Naiklah di atas ranjang dan goyang- goyangkan ranjang tersebut, hal ini untuk memastikan bahwa ranjang anda kuat dan aman. Bila ranjang anda berbunyi, carilah sumber bunyi periksa dan perbaiki ranjang anda sesegera mungkin agar kerusakannya tidak bertambah parah.
3. Cek ranjang anda secara berkala. Baik pada kayu atapun besinya dan pada sambungannya (terutama mur, baut,paku dan laslasan)
4. Perbaiki sesegera mungkin apabila terjadi kerusakan.
5. Sebagai antisipasi lakukan penyemprotan bahan pengawet agar kayu tidak mudah terkena rayap dan lakukan pengecetan pada besi untuk mencegah terjadinya korosi.
6. Terima kasih dan selamat mencoba.

Minggu, 10 Oktober 2010

Menjaga Stamina Untuk Bahagia

Jima' atau berhubungan seksual bagi pasangan suami istri merupakan aktivitas yang lumrah. Dalam hal ini tentu saja membutuhkan kesiapan baik fisik maupun psikologi demi tercapainya salah satu tujuan jima', yaitu kepuasan seksual. Lebih- lebih jima' dimaknai lebih dari sekedar berhubungan seks melainkan juga sesuatu yang bernilai ibadah, maka persiapan dan kesiapan menjadi lebih penting.

Bersukurlah bagi pasutri yang tidak mempunyai problem dalam hubungan yang istimewa ini. Hal ini bukan berlebihan, karena hal yang satu ini sering menjadi masalah bagi bagi sebagian pasutri. Umumnya mereka merasa terganggu kebahagiaannya karena tidak mampu menemukan sesuatu kepuasan dalam berhubungan.

Ada beberapa faktor yang memicu gagalnya pasutri memeperoleh kepuasan tersebut, salah satunya adalah stamina yang loyoo. Ini merupakan faktor yang paling sering ditemui dalam dunia seks pasutri. Istri memang tidak tertutup kemungkinan untuk mengalami hal ini, tapi pada umumnya pihak suamilah yang sering mengalaminya. Istri yang belum merasakan haknya harus kecewa karena sang suami udah loyoo duluan.

Coba Anda bayangkan, bila dihitung berapa banyak energi yang dikeluarkan, untuk sekali berhubungan seks. Dimana untuk sekali berhubungan saja banyak ahli yang memperkirakan diperlukan energi setara dengan tenaga untuk lari sprint 2x100 meter. Sebagian orang mungkin akan menganggap remeh masalah ini. Bagi mereka untuk bisa tampil prima, hanya dengan mengandalkan obat kuat. Mereka lupa, bahwa obat kuat akan banyak menimbulkan efek samping, baik pada ginjal, jantung, tekanan darah dan lainnya. Bahkan banyak kasus dewasa ini, kematian yang disebabkan efek samping dari obat kuat tersebut.

Resiko dan efek samping tentu saja tidak terdapat pada latihan-latihan kebugaran atau olah raga dalam upaya menjaga stamina Anda. Untuk memdapatkan kekuatan yang baik serta stamina yang prima tentu akan membutuhkan latihan fisik yang teratur. Atlet lari yang baik dan berprestasi adalah yang rutin melakukan latihan. Pasukan militer khusus yang siap tempur juga harus melewati berbagai penempaan diri. Demikian juga, untuk siap tempur di ranjang, pasutri perlu menjaga stamina agar selalu prima.

Dalam jurnal American medical Assosiation, para peneliti menemukan bahwa disfungsi seksual cendrung terjadi pada mereka dengan kondisi fisik dan emosional yang kurang.

Penelitian Dr. Tim Lahaye juga menyebutkan bahwa orang yang kurang kurang menggerakan fisiknya akan bergantung pada mentalnya sehingga kesehatan seksualnya akan terpengaruh. Menurutnya, otot yang lemah akan menurunkan tenaga vital dan menurunkan kepercayaan diri, padahal keduanya justru penting dalam hubungan seks.

Ada tiga tempat otot yang perlu Anda perhatikan dan dilatih agar memperoleh kenikmatan seksual yaitu antara lain:

1. Melatih otot jantung.

Latihan yang bisa Anda lakukan supaya daya kerja jantung atau kekuatan jantung meningkat adalah dengan latihan aerobik. latihan ini bisa dilakukan dengan lari, berjalan cepat, naik turun tangga, bersepeda baik dijalan maupun statis, lompat tali, senam, dan berenang. Latihan yang Anda lakukan minimal 15-30 menit dan harus rutin dilakukan.

2. Melatih otot panggul.

Latihan ini bermanfaat bagi kekuatan panggul. Setiap pasangan suami istri tentunya tau bahwa panggul memiliki peranan yang sangat pentingdalam melakukan hubungan intim. Lakukan pemanasan senam untuk panggul minimal 15 sampai 20 menit secara teratur.

3. Melatih otot lengan, bahu dan dada.

Latihan ini bertujuan memperkuat otot-otot lengan, bahu, dada. Jadi, ketika Anda berada di posisi atas dan pasangan Anda di bawah dengan kaki melingkar di pinggang, Anda tetap kuat untuk melakukan gerakan ke atas maupun menekan.

Untuk melatuh otot lengan, bahu, dan dada, Anda bisa melakukannya dengan satu macam latihan, yaitu dengan mendorong bagian tubuh keatas atau bisa dikenal dengan push up.

Ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan ketika melakukan latihan-latihan tersebut, yaitu antara lain:

* Berlatih secara teratur minimal 15-30 menit 3 kali seminggu.

* Hindari makanan yang berkadar lemak tinggi.

* Aturlah keseimbangan antara mengkonsumsi makanan istirahat dan aktivitas.

* Keyakinan bahwa dengan berolahraga yang cukup dan teratur akan banyak manfaat-manfaat lain yang kita peroleh.

Artikel Yang Berkaitan

1. Teknik Agar Mempunyai Anak Laki-Laki.
2. Bila Anda Ingin Hamil, Hal-Hal Yanng perlu Diperhatikan.
3. Masa Subur pada Wanita.
4. Infertilitas (Kemandulan).
5. Infertilitas Kemandulan Pada laki-Laki.
6. Bercinta Dan Permusuhan.